Kemkomdigi Sediakan 8.000 Akun Canva Pro Gratis Bagi Talenta Kreatif

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Kemkomdigi Sediakan 8.000 Akun Canva Pro Gratis Bagi Talenta Kreatif

Kementerian Komunikasi dan Digital dan Canva sepakat bekerja sama untuk membagikan 8.000 akun Canva Pro gratis kepada talenta kreatif dan pelaku UMKM dalam acara di Garuda Spark Innovation Hub Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (06/02/2026). (ANTARA/HO-Kementerian Komunikasi dan Digital)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kabar gembira bagi para talenta yang bisa membuat desain dan lainnya. Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menyediakan 8.000 akun Canva Pro gratis.

Akun ini dipruntukan bagi talenta kreatif serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Program penyediaan alat pendukung pembuatan konten digital tersebut merupakan bagian dari kerja sama Kemkomdigi dengan Canva, yang ditandai dengan pelaksanaan kegiatan "Canva Hangout feat Komdigi: Bikin Ide Digital Makin Nyata" di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta Pusat, Jumat (6/2).

"Saya ucapkan selamat atas kerja sama yang kita laksanakan hari ini, ini baru langkah pertama, ke depan akan terus diperluas agar semakin banyak individu dan komunitas yang dapat terlibat dan merasakan manfaatnya," kata Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid.

Baca juga:

Data Pribadi Pelamar Kerja Kemkomdigi Bocor, Tautan Diklaim Sudah Ditutup

Meutya mengapresiasi capaian global Canva dalam mendukung kelahiran desain baru selama tahun 2025.

"Kami cukup terharu mendengar laporan bahwa dalam tahun 2025 ada 1 miliar desain baru yang lahir dari Canva. Semoga semakin banyak kreator Indonesia yang berkontribusi dari capaian besar tersebut," katanya.

Sektor ekonomi kreatif saat ini memberikan sumbangan antara 7 persen dan 8 persen pada Produk Domestik Bruto (PDB) dengan nilai kontribusi mencapai sekitar Rp1.600 triliun per tahun serta penyerapan tenaga kerja lebih dari 50 juta.

Nilai ekonomi digital Indonesia tercatat mencapai USD 90 miliar pada 2024 dan diproyeksikan meningkat menjadiUSD 360 miliar.

"Pertumbuhan tersebut didorong oleh e-commerce, layanan keuangan digital, transportasi berbasis aplikasi, serta meningkatnya adopsi teknologi digital oleh UMKM yang berkontribusi sekitar 60 persen terhadap PDB nasional," kata Meutya.

Desain dan konten digital kini telah menjadi kebutuhan untuk mendukung pemasaran produk UMKM dan sudah menjadi kebutuhan utama untuk mendesain, memasarkan, dan menjual produk. (*)

#Komdigi #Ekonomi Kreatif #UMKM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Mendesak otoritas keuangan dan perbankan untuk memberikan penundaan pembayaran atau penyesuaian bunga pinjaman bagi UMKM terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Karhutla Ancam Usaha Lokal, Pakar Minta Pemerintah Intervensi Penundaan Bayar Bunga Pinjaman
Indonesia
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
JPPI meminta pemerintah memprioritaskan petani, peternak, dan UMKM lokal dalam rantai pasok MBG agar program berdampak pada ekonomi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
JPPI Minta Petani, Peternak, dan UMKM Lokal Jadi Pemasok Utama Program MBG
Indonesia
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Sebanyak 16,4 persen responden pelaku bisnis mengatakan, permasalahan pengembangan bisnis masih ada pada birokrasi,
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Hasil Survei Kadin Sebut Birokrasi dan Kebijakan Pengaruhi Perkembangan UMKM
Indonesia
Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi
Penelusuran dilakukan untuk mengidentifikasi sumber penyebaran, sarana yang digunakan, serta pihak-pihak yang terlibat sesuai dengan kewenangan masing-masing lembaga.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Komdigi Bersama Polisi Bakal Lebih Aktif Usut Jual Beli Data Pribadi
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Indonesia
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Surat peringatan pemadaman internet nasional yang mengatasnamakan kementerian kami adalah murni tindakan pemalsuan dan berita bohong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Kabar Pemadaman Internet 25 - 27 dan Gangguan Satelit Komunikasi Nasional Dipastikan Hoaks
Indonesia
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Komdigi membantah isu pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Gandeng aparat penegak hukum temukan pelaku penyebar hoaks.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Komdigi Gandeng Aparat Kejar Pelaku Penyebar Hoaks Pemadaman Internet
Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Kementerian Komdigi menegaskan kepada PSE Lingkup Privat yang telah menerima surat pemberitahuan untuk segera menyelesaikan proses pendaftaran sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
Susi Air, Kereta Cepat, Lion Air dan Puluhan Situs Penjualan Tiket di Ultimatum Komdigi
Indonesia
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Berikut 22 produk, fitur, dan layanan yang masuk kategori risiko tinggi bagi anak berdasarkan hasil verifikasi Komdigi.
Yusuf Abdillah - Rabu, 16 September 2026
Daftar 22 Platform Berisiko Tinggi untuk Anak Menurut Komdigi, Ada YouTube dan Telegram
Bagikan