Kemhan Pesan 2 Kapal Patroli Bagi TNI AL Buatan Lampung Kapal TNI. (Foto: TNI AL)

MerahhPutih.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memesan dua kapal patroli Offshore Patrol Vessel (OPV) dan OPV 90 meter buatan dalam negeri untuk memperkuat alutsista TNI Angkatan Laut.

Pembangunan OPV dan OPV 90 meter di PT Daya Radar Utama , merupakan salah satu bentuk pembinaan industri pertahanan dalam negeri yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan keahlian dalam membangun kapal perang di masa mendatang serta mendorong pemulihan ekonomi nasional.

Baca Juga:

Pusdiklat Kemenhan Jadi RS Satelit COVID-19, Siswa Beralih Kursus Online

"Hal ini seiring dengan program pemerintah untuk mewujudkan industri pertahanan dalam negeri yang unggul, tumbuh, tangguh, dan dapat bersaing di kancah industri perkapalan internasional. Pengadaan kapal ini, merupakan investasi pemerintah dalam mengelola kekayaan laut sebagai potensi ekonomi yang memberikan kontribusi bagi pemulihan dan peningkatan perekonomian nasional," Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabaranahan Kemhan) Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari di Lampung, Kamis (27/8).

Kabaranahan Kemhan dalam sambutannya mengatakan, Upacara First Steel Cutting adalah momen penting sebagai tanda dimulainya proses pembangunan fisik kapal dan diharapkan menjadi awal yang baik untuk kelanjutan pembangunan kapal.

Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabaranahan Kemhan) Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari . (Foto: Kemhan)
Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabaranahan Kemhan) Marsekal Muda TNI Yusuf Jauhari . (Foto: Kemhan)

Kabaranahan Kemhan berharap jajaran PT Daya Radar Utama dan Satgas Yekda OPV dan OPV 90 meter beserta jajarannya dapat bekerja sama dengan baik dalam melaksanakan pembangunan kedua kapal perang OPV dan OPV 90 meter sehingga kapal ini nantinya diterima sesuai dengan tepat mutu dan tepat waktu. Pelaksanaan kegiatan First Steel Cutting Kapal Offshore Patrol Vessel (OPV) dan OPV 90 meter dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan sebagai upaya mencegah penyebaran COVID-19.

Baca Juga:

24 Pegawai KPK yang tak Lulus TWK Ikuti Diklat Bela Negara Bersama Kemenhan

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Survei BI Indikasikan Penggunaan Tenaga Kerja Menurun
Indonesia
Survei BI Indikasikan Penggunaan Tenaga Kerja Menurun

Perlambatan kinerja antara lain terjadi pada sektor pertambangan dan penggalian, sektor perdagangan, hotel dan restoran, serta kegiatan usaha sektor industri pengolahan di tengah kebijakan pembatasan mobilitas.

Anies Beberkan Bukti Kasus COVID-19 di Jakarta Melandai
Indonesia
Anies Beberkan Bukti Kasus COVID-19 di Jakarta Melandai

Kasus pandemi COVID-19 di DKI Jakarta mulai menunjukkan kondisi yang semakin membaik. Situasi ini didasari turunnya kasus aktif di Jakarta.

Ketum PBNU Nilai Puasa Tak Sekedar Tahan Makan dan Minum, Tapi Juga Tak Sebar Hoaks
Indonesia
Ketum PBNU Nilai Puasa Tak Sekedar Tahan Makan dan Minum, Tapi Juga Tak Sebar Hoaks

PBNU mengajak umat untuk mematuhi seluruh keputusan pemerintah

DPR Didesak Terbitkan Surat Pembatalan Rencana Isoman di Hotel Berbintang
Indonesia
DPR Didesak Terbitkan Surat Pembatalan Rencana Isoman di Hotel Berbintang

"Harus ada surat yang kemudian menyatakan bahwa surat sebelumnya itu dibatalkan," ujar Lucius

Jelang Sidang Lanjutan, Rizieq Bakal Dibeking Puluhan Pengacara
Indonesia
Jelang Sidang Lanjutan, Rizieq Bakal Dibeking Puluhan Pengacara

Sebanyak 34 tim pengacara terdakwa Rizieq Shihab bakal menghadiri ruang sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (23/3) besok.

Nama Marzuki Alie dan Pramono Anung Muncul di Sidang Suap dan Gratifikasi Nurhadi
Indonesia
Nama Marzuki Alie dan Pramono Anung Muncul di Sidang Suap dan Gratifikasi Nurhadi

Nama mantan Ketua DPR Marzuki Alie dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung mincul dalam sidang lanjutan perkara suap dan gratifikasi mantan Sekertaris MA Nurhadi .

Komnas HAM Minta Stigma Tidak Pancasilais Terhadap 75 Pegawai KPK Disetop
Indonesia
Komnas HAM Minta Stigma Tidak Pancasilais Terhadap 75 Pegawai KPK Disetop

Komnas HAM meminta setiap pihak untuk menghentikan stigmatisasi

 PPATK Diminta Telusuri Pengumpulan Dana Aksi Teror Lewat Crowdfunding
Indonesia
PPATK Diminta Telusuri Pengumpulan Dana Aksi Teror Lewat Crowdfunding

"Kecenderungan ini diiringi dengan perubahan rekrutmen, pengumpulan donasi, lokasi berkumpul dan metode kerja," kata Azis Syamsuddin.

Polisi Ciduk Pelaku Pengancaman Melalui Media Sosial
Indonesia
Polisi Ciduk Pelaku Pengancaman Melalui Media Sosial

Tersangka merasa tidak suka, kemudian melontarkan kalimat ancaman kepada pemilik akun Tiktok melalui kolom komentar.