Kementerian PU Bangun Huntara Modular Bagi Korban Bencana, Rampung Sebelum Ramadan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 11 Februari 2026
Kementerian PU Bangun Huntara Modular Bagi Korban Bencana, Rampung Sebelum Ramadan

Huntara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan pembangunan hunian sementara modular (huntara modular) bagi masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Bener Meriah, Aceh rampung minggu pertama bulan Ramadan 2026.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, proyek ini diharapkan dapat segera ditempati jika sudah selesai. Sehingga warga terdampak bencana tidak lagi bertahan di tempat pengungsian saat Ramadan dan bisa menyambut Idulfitri di hunian yang lebih layak.

"Progresnya masih sesuai schedule. Insya Allah minggu pertama Ramadan ini bisa selesai," kata Menteri PU, ditulis, Rabu (11/2).

Huntara modular tersebut dibangun di atas lahan seluas 30.000 meter persegi atau sekitar tiga hektare. Total luas bangunan mencapai 4.855 meter persegi, yang terdiri dari 19 blok hunian.

Baca juga:

15.956 Unit Huntara Bakal Dibangun Bagi Korban Banjir di Aceh

Setiap blok disusun menggunakan sistem konstruksi modular baja prefabrikasi, dengan total 228 modul hunian yang disiapkan untuk menampung 228 kepala keluarga.

Metode konstruksi modular dipilih untuk mempercepat proses pembangunan tanpa mengurangi kualitas bangunan. Dengan sistem ini, unit hunian dapat dirakit lebih cepat di lokasi, sehingga target dapat tercapai sesuai rencana.

Bagi para warga terdampak, kehadiran huntara ini menjadi harapan baru setelah berbulan-bulan hidup dalam kondisi serba terbatas.

Selain unit hunian, kawasan huntara modular juga dilengkapi berbagai fasilitas penunjang kebutuhan dasar penghuni. Area non-hunian seluas 2.210 meter persegi disiapkan untuk fasilitas sanitasi, selasar, serta ruang aktivitas bersama.

Secara keseluruhan, tersedia 114 unit shower dan 114 unit kloset, termasuk empat unit fasilitas khusus bagi penyandang disabilitas.

Kawasan ini juga dilengkapi hunian ramah difabel, toilet difabel, area multifungsi, area parkir, serta mushola untuk menunjang aktivitas sosial dan ibadah penghuni.

Sistem pendukung hunian disiapkan secara terpadu, mulai dari penyediaan air bersih hingga listrik. Kebutuhan air bersih dipasok dari sumur bor sedalam sekitar 52 meter yang dibangun Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Aceh.

Sementara itu, pengolahan air kotor dilakukan menggunakan biotank, dan suplai listrik disediakan oleh PLN.

Dengan dukungan fasilitas yang lebih lengkap, huntara modular ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat berteduh sementara, tetapi juga ruang hidup yang layak bagi warga terdampak hingga hunian tetap mereka tersedia.

Targetnya, para masyarakat terdampak bencana bisa melewati Ramadan dengan lebih nyaman dan menyambut Lebaran di tempat tinggal yang aman dan bermartabat. (Asp).

#Bencana Alam #Kementerian PU #Banjir Sumatra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Langkah penanganan darurat ini diambil sebagai bentuk respons cepat dalam menghadapi gelombang musim kemarau yang melanda dalam beberapa tahun terakhir.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Tanggap Darurat Kemarau, Kementerian PU Salurkan 48,9 Juta Liter Air
Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Bagikan