Kementerian Agama Mulai Susun Khotbah Jumat Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin. Foto: Bimas Islam

MerahPutih.com - Kementerian Agama (Kemenag) akan menyiapkan naskah Khotbah Jumat sebagai alternatif bagi masyarakat yang ingin menggunakannya.

Materi Khotbah Jumat akan disesuaikan dengan perkembangan zaman. Karenanya, Kemenag akan melibatkan para ulama dan akademisi yang pakar pada bidangnya.

Baca Juga

Subsidi Upah Bagi Tenaga Kependidikan Mulai Disalurkan

“Kami akan menyiapkan naskah berkualitas dan bermutu dengan tim penulis ahli di bidangnya," kata Dirjen Bimas Islam, Kamaruddin Amin dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/11)

Rencana penyusunan Khotbah Jumat ini sejalan dengan kebijakan Kemenag untuk menyediakan literasi digital yang mendukung peningkatan kompetensi penceramah agama.

Sejumlah umat Islam menunaikan salat Jumat berjamaah dengan menerapkan jaga jarak di Masjid Baiturrahman Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat (5/6/2020). Masjid di daerah itu mulai menggelar ibadah shalat Jumat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat menjelang penerapan tatanan hidup normal baru di Provinsi Gorontalo. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin - wsj.
Sejumlah umat Islam menunaikan salat Jumat berjamaah dengan menerapkan jaga jarak di Masjid Baiturrahman Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Jumat (5/6/2020). Masjid di daerah itu mulai menggelar ibadah shalat Jumat dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat menjelang penerapan tatanan hidup normal baru di Provinsi Gorontalo. ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin - wsj.

“Naskah yang disusun bisa dijadikan alternatif. Tidak ada kewajiban setiap masjid dan penceramah untuk menggunakan naskah Khotbah Jumat yang diterbitkan Kemenag,” lanjutnya.

Dirjen mengatakan, pelibatan ulama, praktisi, dan akademisi penting untuk menghasilkan naskah khutbah Jumat yang berkualitas dan relevan dengan dinamika sosial.

Baca Juga

Putri Zulhas Pertanyakan Keputusan Menteri Nadiem yang Belum Buka Aktivitas Perkuliahan

Ada sejumlah tema yang akan disusun, antara lain: akhlak, pendidikan, globalisasi, zakat, wakaf, ekonomi syariah, dan masalah generasi milenial.

Kamaruddin yakin jika naskah yang disusun Kemenag itu terjaga kualitasnya, maka akan digunakan oleh masyarakat.

“Meski bukan keharusan, kalau naskah Kemenag bermutu, baik dari sisi pesan maupun redaksi, pasti akan digunakan oleh masyarakat dan masjid-masjid di Indonesia,” ucapnya dikutip laman resmi Kemenag

Menurutnya, khotbah Jumat harus menjadi instrumen untuk memberikan informasi konstruktif kepada masyarakat. Karena itu, sudah seharusnya Kemenag hadir untuk ikut memfasilitasi keberadaan naskah yang sesuai dengan perkembangan zaman di masyarakat.

“Jadi, khutbah Jumat juga perlu membahas masalah kekinian berikut solusinya. Itu menjadi salah satu fokus dalam penyusunan naskah khutbah ini,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga

Guru NU Kritisi Nadiem yang Dinilai Kedepankan Teknologi Daripada Humanisme

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Semakin Bertambah, Korban Meninggal akibat Virus Corona di Tiongkok Kini 361
Dunia
Semakin Bertambah, Korban Meninggal akibat Virus Corona di Tiongkok Kini 361

Jumlah korban meninggal akibat wabah virus corona di Tiongkok bertambah menjadi 361 kematian, hingga Minggu

ASN Perusak Mobil Jenderal Polisi Bisa Ditembak di Tempat
Indonesia
ASN Perusak Mobil Jenderal Polisi Bisa Ditembak di Tempat

Untungnya Brigjen Erwin tidak menanggapi sikap arogan pelaku

Pemkot Pastikan Wisatawan Bebas Berkunjung ke Solo
Indonesia
Pemkot Pastikan Wisatawan Bebas Berkunjung ke Solo

"Saya tidak melarang wisatawan luar kota berkunjung di Solo dan menginap di hotel. Mereka tidak masuk kategori dikarantina," tegas dia.

Erick Thohir Kritik Program Rumah DP O Persen Tidak Mendidik
Indonesia
Erick Thohir Kritik Program Rumah DP O Persen Tidak Mendidik

Nanti yang mengambil rumah DP nol persen itu pialang trader untuk dijual kembali

Jokowi Tunjuk Sandiaga Jadi Menteri, Begini Respons PKS
Indonesia
Jokowi Tunjuk Sandiaga Jadi Menteri, Begini Respons PKS

Sandiaga sebagai sosok yang mampu memetakan masalah dan mencari peluang terkait dengan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

 Begini Nasib 71 Staf Medis Asal Depok yang Sempat Kontak dengan Pasien 01 dan 02
Indonesia
Begini Nasib 71 Staf Medis Asal Depok yang Sempat Kontak dengan Pasien 01 dan 02

"Mereka sudah melaksanakan tugas seperti yang sebelumnya," jelas Yuri kepada wartawan di Gedung BNPB, Jakarta Timur, Rabu (18/3).

 Omnibus Law Bakal Diperkarakan Lantaran Tak Miliki Dasar Hukum
Indonesia
Omnibus Law Bakal Diperkarakan Lantaran Tak Miliki Dasar Hukum

"Jadi omnibus law ini hal baru di Indonesia. Jadi omnibus law itu tidak punya dasar hukum dan seperti coba-coba saja,” kata Arif

KPK Dalami Temuan Tito Karnavian Soal Dana Rp252,78 Triliiun di Bank
Indonesia
KPK Dalami Temuan Tito Karnavian Soal Dana Rp252,78 Triliiun di Bank

Apabila uang tersebut sengaja disimpan di bank, karena tidak bisa digunakan di tengah kondisi pandemi COVID-19, tidak ada unsur pidana

Pemerintah Bakal Adil Alokasikan Vaksin COVID-19
Indonesia
Pesan Hoaks Berantai Cideng Marak Pemalakan Saat Wabah Corona Bikin Geger
Indonesia
Pesan Hoaks Berantai Cideng Marak Pemalakan Saat Wabah Corona Bikin Geger

Budi meminta masyarakat untuk tak begitu saja mempercayai informasi yang beredar