Kementan Klaim Impor Cabai Hanya 1 Persen Dari Total Produksi Nasional Cabai. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Data produksi aneka cabai nasional yang dicatatkan Kementerian Pertanian, pada Juli 2021 surplus hingga 4.439 ton, dari selisih hasil produksi sebanyak 163.293 ton dan kebutuhan masyarakat sebanyak 158.855 ton.

"Kebutuhan masyarakat terhadap aneka cabai masih dapat dipenuhi dari hasil produksi di dalam negeri,” kata Direktur Sayuran dan Tanaman Obat Kementan Tommy Nugraha dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (24/8).

Baca Juga:

Mendag Cari Formula Biar Harga Cabai Tidak Mudah Bergejolak

Kementan mengakui adanya kebutuhan industri untuk kategori cabai kering, cabai dihancurkan atau ditumbuk, sebanyak 27.851 ton. Namun cabai impor tersebut bukan jenis cabai segar yang dikonsumsi masyarakat luas.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi cabai nasional pada 2020 mencapai 2,77 juta ton. Angka ini mengalami peningkatan 7,11 persen dibandingkan pada 2019.

"Indonesia juga ekspor aneka cabai kok, tahun 2020 mencapai senilai 25,18 juta dolar AS, naik 69,86 persen atau 10,36 juta dolar AS dari tahun 2019. Bila dibandingkan, volume impor tersebut hanya sekitar 1 persen dari total produksi nasional. Karenanya kami ajak industri nasional serap semua cabai petani lokal kita," kata Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Hortikultura Bambang Sugiharto.

Surplus produksi cabai juga telah diantisipasi Kementan dengan meminta para stakeholder, baik pengusaha lokal dan pemerintah daerah untuk membantu penyerapan hasil petani dan memberikan dukungan pemasaran di level pedagang lewat intervensi pemerintah.

"Kami sudah memastikan produksi cukup sehingga gejolak harga tinggi tidak terjadi kembali. Maka penguatan intervensi pemerintah di hilir juga harus kuat. Kami mohon para petani kami dibantu agar harga tidak anjlok," kata Tommy.

Ia mengatakan kondisi produksi saat ini dalam kondisi baik dan surplus.

Petani cabai. (Foto: Antara)
Petani cabai. (Foto: Antara)

"Kami mendengar ada penurunan harga di pasaran. Karenanya kami dorong agar industri dalam negeri dapat menyerap produksi petani. Begitu pula pemda agar juga menjaga harga di level petaninya baik. Kita perlu bersama menjaga semangat petani," ujar Bambang.

Saat ini, Kementan sedang menyiapkan mobil berpendingin untuk mengangkut cabai dari lahan dengan gratis tanpa biaya kirim. Bahkan untuk pengolahan, Kementan telah memberi bantuan pascapanen bagi petani binaan.

"Kami juga telah bersurat pada dinas terkait di 34 provinsi untuk menyerap produk petani. Alokasi anggaran untuk bantuan pasca panen juga telah ada, agar kualitas produksi petani terjaga," jelas Bambang. (Asp)

Baca Juga:

Panen Raya Segera Berlangsung, Harga Cabai dapat Turun

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pesan Menpora untuk Pemuda dalam Menjaga Eksistensi NKRI
Indonesia
Pesan Menpora untuk Pemuda dalam Menjaga Eksistensi NKRI

Salah satu pesan yang disampaikan adalah keterlibatan organisasi kepemudaan NU IPNU dan IPPNU dalam menjaga eksistensi NKRI.

Akun Medsosnya Diblokir, Trump Ancam Balas Dendam
Dunia
Akun Medsosnya Diblokir, Trump Ancam Balas Dendam

"Ini akan jadi bencana bagi mereka. Mereka membagi dan memecah belah," kata Trump

Anies: 1,8 Juta Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin
Indonesia
Anies: 1,8 Juta Warga Jakarta Telah Disuntik Vaksin

Pemprov DKI Jakarta menyebut sudah ada jutaan warga ibu kota yang berpartisipasi dalam penerimaan vaksinasi COVID-19.

Libur Natal, Jumlah Pendaki ke Gunung Lawu Anjlok
Indonesia
Libur Natal, Jumlah Pendaki ke Gunung Lawu Anjlok

"Jalur pendakian Gunung Lawu via Cemoro Kandang pada libur Natal tetap buka. Kami hanya membatasi 350 orang pendaki setiap harinya," ujar Titis, Sabtu (26/12).

230 Pengungsi Banjir di Kampung Melayu Belum Terima Bantuan Makanan
Indonesia
230 Pengungsi Banjir di Kampung Melayu Belum Terima Bantuan Makanan

warga Kampung Melayu, RT 6/5, Ari menuturkan, hingga saat ini warga sekitar yang terdampak banjir belum mendapatkan bantuan makanan dari Pemerintah Kota Jakarta Timur.

Uang Tak Cair, Peserta KLB Demokrat Balik Serang Kubu Moeldoko
Indonesia
Uang Tak Cair, Peserta KLB Demokrat Balik Serang Kubu Moeldoko

Gerald merupakan Wakil Ketua DPC Demokrat Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara. Dia dijanjikan Rp100 juta jika hadir dalam KLB. Namun, hingga saat ini, dia hanya diberikan kurang dari Rp 10 juta.

Arbi Sanit, Pakar Politik dan Pemilu Yang Kritis dan Tajam
Indonesia
Arbi Sanit, Pakar Politik dan Pemilu Yang Kritis dan Tajam

Buku-buku yang ditulis di antaranya Sistem Politik Indonesia (1981); Perwakilan Politik di Indonesia (1985); dan Partai, Pemilu, dan Demokrasi (1997).

KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Banjarnegara
Indonesia
KPK Geledah Rumah Dinas Bupati Banjarnegara

Tim penyidik masih melakukan pengumpulan bukti-bukti terkait perkara

KPK Dalami Temuan Tito Karnavian Soal Dana Rp252,78 Triliiun di Bank
Indonesia
KPK Dalami Temuan Tito Karnavian Soal Dana Rp252,78 Triliiun di Bank

Apabila uang tersebut sengaja disimpan di bank, karena tidak bisa digunakan di tengah kondisi pandemi COVID-19, tidak ada unsur pidana

Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi
Indonesia
Sempat Terpapar COVID-19, Anies Tetap Ingin Ikut Vaksinasi

Gubernur Anies Baswedan memantau langsung kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi awak media