Kementan Bagikan 4 Ton Benih Padi Hadapi Kekeringan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Juni 2023
Kementan Bagikan 4 Ton Benih Padi Hadapi Kekeringan
Mentan Syahrul Yasin Limpo saat membagikan benih di lokasi Gelar Percontohan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan XVI, Padang, Sumatera Barat pada Sabtu (10/6/2023). HO-Kementan.

MerahPutih.com - Indonesia akan dihadapkan dengan kekeringan karena El Nino. Puncak musim kemarau di Indonesia diprakirakan terjadi pada Juli, Agustus, dan September 2023.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpi (SYL) membagikan 4 ton benih padi varietas unggul baru (VUB) yang adaptif kekeringan sebagai salah satu upaya untuk mengantisipasi kekeringan akibat fenomena El Nino.

Baca Juga:

DPR Peringatkan Bahaya Kekeringan yang Picu Ancaman bagi Indonesia

“Kementan mengambil aksi nyata untuk menjaga produktivitas pertanian di tengah ancaman krisis pangan global,” kata Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Mentan Syahrul secara simbolis memberikan bantuan benih tersebut saat hadir di lokasi Gelar Percontohan Pekan Nasional (Penas) Tani Nelayan XVI, Padang, Sumatera Barat.

Benih sebanyak 4 ton tersebut dibagikan kepada sejumlah provinsi, yakni Sumatera Selatan, Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat.

Benih yang dibagikan terdiri dari 4 jenis, yaitu benih padi Inpago 9, Inpago 12, Inpago 13 Fortiz, Cakrabuana, dan Inpari 42.

Varietas tersebut, mempunyai keunggulan ketahanan terhadap ketersediaan air yang rendah, berumur genjah dan memiliki potensi hasil di atas 8 ton per hektare.

Ia menegaskan, benih tersebut merupakan SS (stock seed) dan ES (extension seed) yang diproduksi oleh Unit Pengelola Benih Sumber (UPBS) Balai Besar Pengujian Standar Instrumen Padi (BBPSI Padi), Balai Penerapan Standar Instrumen Bengkulu, dan Balai Penerapan Standar Instrumen Riau.

Plt. Kepala Badan Standardisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Fadjry Djufry mengungkapkan memperbanyak benih tersebut, pihaknya akan memberikan pendampingan.

“Adopsi benih unggul oleh petani perlu dimaksimalkan guna meningkatkan produksi dan adaptif dengan perubahan iklim,” katanya. (Asp)

Baca Juga:

Solusi Inovatif Hadapi Kekeringan Air

#Kementan #Kekeringan #Bencana Alam #Pemulihan Ekonomi
Bagikan
Bagikan