Kemensos Akui Ada Data Penerima Bansos Tunai Miliki NIK dan Alamat Tidak Valid Bansos Tunai.(Foto: Asropih)

MerahPutih.com - Kementerian Sosial mencatat sebesar 98,6 persen keluarga penerima manfaat (KPM) telah memanfaatkan dana Bantuan Sosial Tunai (BST). Bantuan Sosial Tunai ini disalurkan pemerintah lewat Kementerian Sosial untuk keluarga terdampak pandemi COVID-19 sejak April hingga Desember 2020 dengan target 9 juta KPM di seluruh Indonesia, kecuali DKI Jakarta.

"Hampir di 2020 target 96,8 persen telah terpenuhi, tentunya yang belum sekitar 3,2 persen," ujar Sekretaris Ditjen Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial RI Nurul Farijati di Jakarta, Kamis (15/4).

Baca Juga:

Bansos Tunai Diusulkan Diperpanjang

Berdasarkan survei pelaksanaan BST yang diolah Set TNP2K pada 2020, penggunaan dana BST oleh KPM sebagian besar untuk membeli bahan pangan atau mencapai sekitar 95,24 persen. Disusul kemudian membayar tagihan listrik/air sebanyak 25,21 persen, dan keperluan lainnya.

Adapun penyaluran BST melalui mitra Bank Himbara maupun PT Pos Indonesia juga terdapat dinamika tersendiri. Misalnya, data penerima yang diusulkan beririsan dengan penerima Program Keluarg Harapan (PKH) atau bantuan sembako.

Penyaluran bansos tunai. (Foto: Antara)
Penyaluran Bansos Tunai. (Foto: Asropih)

"Atau misalnya ada dari Kantor Pos mengantar, tetapi penerima tidak ada di rumah, pelang kampung, atau pergi berobat ke tempat lain," ujar Nurul.

Selain itu, ada juga data penerima baik dari nama, nomor induk kependudukan (NIK) dan alamat yang tidak valid atau gagal naik server PT Pos Indonesia.

Di tahun 2021, penyaluran BST berlangsung pada Januari hingga April senilai Rp300.000 kepada target 10 juta KPM dan alokasi anggaran Rp12 miliar dan penerima BST harus memiliki NIK yang padan dengan data Dukcapil dan hingga saat ini, masih dalam proses penyaluran oleh PT Pos. (Knu)

Baca Juga:

PT Pos Targetkan 100 Persen Bansos Tunai Cair di April

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Azis Syamsuddin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini
Indonesia
Azis Syamsuddin Jalani Sidang Tuntutan Hari Ini

Dalam perkara ini, Azis Syamsuddin didakwa menyuap eks penyidik KPK, Stepanus Robin Pattuju

Kejaksaan Agung Temukan Unsur Pidana Pengadaan Satelit Kemenhan
Indonesia
Kejaksaan Agung Temukan Unsur Pidana Pengadaan Satelit Kemenhan

Kejaksaan Agung (Kejagung) telah melakukan gelar perkara terkait dugaan korupsi dalam proyek pengadaan satelit slot orbit 123° Bujur Timur (BT) pada Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Anies Minta Warganya Salat Iduladha di Rumah Masing-Masing
Indonesia
Anies Minta Warganya Salat Iduladha di Rumah Masing-Masing

Imbauan ini ditekankan Gubernur Anies, supaya ibadah salat Eid tak menjadi klaster virus corona

Jadwal Vaksinasi di QBIG BSD City dan MaxxBox Lippo Village
Indonesia
Jadwal Vaksinasi di QBIG BSD City dan MaxxBox Lippo Village

QBIG BSD City dan MaxxBox Lippo Village mengadakan kegiatan vaksinasi bagi masyarakat Tangerang.

Pedagang Pasar Tradisional di Bandung Abai Prokes, Lapak Terancam Ditutup
Indonesia
Pedagang Pasar Tradisional di Bandung Abai Prokes, Lapak Terancam Ditutup

Pedagang yang bandel bisa-bisa dicabut izin jualannya.

Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Blitar, Ini Kata BMKG
Indonesia
Gempa Magnitudo 6,2 Guncang Blitar, Ini Kata BMKG

Gempa berkekuatan magnitudo 6,2 M mengguncang tenggara Kabupaten Blitar, Jawa Timur pada Jumat (21/5) sekitar pukul 19.09 WIB.

Arab Saudi Cabut Aturan Vaksin Booster Bagi Indonesia
Indonesia
Arab Saudi Cabut Aturan Vaksin Booster Bagi Indonesia

Otoritas Arab Saudi sebelumnya hanya mengakui vaksin Pfizer, Moderna, AstraZeneca, dan Johnson & Johnson (J&J) sebagai syarat agar bisa masuk ke Tanah Suci.

Tingkatkan Leng of Stay Wisatawan, Pemkot Yogyakarta Gencarkan Promosi Kampung Wisata
Indonesia
Tingkatkan Leng of Stay Wisatawan, Pemkot Yogyakarta Gencarkan Promosi Kampung Wisata

Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta berupaya mendorong peningkatan lama tinggal (leng of stay) wisatawan. Sejumlah kegiatan dan upaya ditempuh guna membuat wisatawan betah berlama-lama liburan ke Kota Budaya ini.

Pemerintah Harap Pemerkosa dan Pembunuh Anak Dihukum Pasal Berlapis
Indonesia
Pemerintah Harap Pemerkosa dan Pembunuh Anak Dihukum Pasal Berlapis

Diperlukan perhatian masyarakat agar kasus ini tidak terulang sebab ada indikasi pemicu kasus tersebut adalah pornografi.

Polisi Tangkap Pemilik Apotek Jual Obat Terapi COVID-19 di Atas HET
Indonesia
Polisi Tangkap Pemilik Apotek Jual Obat Terapi COVID-19 di Atas HET

Penggerebekan itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari masyarakat yang menyebut bahwa apotek tersebut menjual harga obat-obatan dengan harga tinggi.