Kemenpora Desak PSSI Usut Tuntas Kematian Suporter Persita

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 13 Oktober 2017
Kemenpora Desak PSSI Usut Tuntas Kematian Suporter Persita

Kericuhan antarsuporter terjadi seusai pertandingan Persita Tangerang melawan PSMS Medan di Stadion Mini Cibinong, Bogor, Rabu (11/10). Foto: Istimewa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


MerahPutih.com - Sepak bola Indonesia kembali dirundung duka. Seorang suporter Persita Tangerang bernama Banu tewas setelah terjadi kericuhan antarsuporter Persita dengan PSMS di Stadion Mini Persikabo, Bogor, Rabu (11/10).

Kejadian bermula ketika suporter Persita turun ke lapangan karena tak terima timnya kalah 0-1. Pendukung PSMS yang didominasi prajurit TNI menerobos ke dalam lapangan dengan merusak pagar stadion. Kericuhan pun tidak terhindarkan.

Banu meninggal dunia karena pendarahan di bagian kepala meski sempat mendapatkan perawatan di RSUD Cibinong. Nahas, nyawa Banu akhirnya tak tertolong.

Suporter Persita, Banu, (Persita/Facebook)

Terkait tewasnya Banu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) mengeluarkan lima pernyataan terkait insiden ini.

1. Kemenpora menyampaikan pernyataan duka cita yang sangat mendalam atas meninggalnya Banu Rusman, suporter Persita Tangerang. Semoga Almarhum diterima di sisi Nya dan kepada keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan.

2. Kemenpora meminta dengan sungguh-sungguh agar PSSI mengusut tuntas masalah tersebut, supaya kejadian serupa tidak terulang kembali. Kemenpora telah mencatat bahwa dalam 6 bulan terakhir ini masih cukup banyak kekerasan yang sangat memprihatinkan yang terjadi di sejumlah pertandingan baik di Liga 1 dan Liga 2.

3. Kemenpora meminta dengan dengan sungguh-sungguh agar PSSI menindak tegas siapapun yang diduga keras baik langsung maupun tidak langsung atas terjadinya peristiwa yang memakan korban jiwa dan luka-luka tersebut. Tidak peduli apapun latar belakang terduga pelakunya, maka PSSI harus bertindak tegas, tidak perlu ragu sedikitpun dan harus obyektif.

4. Kemenpora juga meminta PSSI untuk melakukan percepatan pembinaan kualitas perwasitan secara nasional, karena terjadinya kerusuhan kadang sering terjadi karena kompetensi wasit yang cenderung kurang berkualitas dan kurang obyektif. Publik dan supporter menuntut adanya wasit yang berkomitmen tinggi dalam setiap pertandingan.

5. Seluruh rangkaian tuntutan Kemenpora tersebut semata-mata didasari oleh kebutuhan adanya kompetisi yang berkualitas, tertib, disiplin, aparat kemanan dan pertandingan yang tegas, dan yang paling penting adalah: sudah mulai meningkatnya harapan publik ada kualitas Timnas usia muda akhir-akhir ini yang berkualitas bagus. Jika satu demi satu kerusuhan dan jatuh korban tidak bisa diminimalisasi, maka tidak tertutup kemungkinan publik akan berkurang kepercayaan pada kompetisi yang berlangsung.

#Persita Tangerang #PSMS #Kemenpora #Menpora Imam Nahrawi #Suporter Sepak Bola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Persija vs Persita: Shayne Pattynama Berpeluang Dimainkan? Ini Jawaban STY
Shin Tae-yong belum memastikan apakah Shayne Pattynama akan masuk skuad untuk menghadapi Persita Tangerang.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Persija vs Persita: Shayne Pattynama Berpeluang Dimainkan? Ini Jawaban STY
Olahraga
Mario Jardel Waspadai Seluruh Pemain Persija, Persita Dituntut Tampil Sempurna
Menurut Jardel, seluruh pemain Persija memiliki potensi ancaman yang harus diantisipasi.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Mario Jardel Waspadai Seluruh Pemain Persija, Persita Dituntut Tampil Sempurna
Olahraga
Persija Incar Kemenangan Kelima, Shin Tae-yong Ingatkan Pemain Tak Terlena
Shin Tae-yong memastikan seluruh pemain Persija berada dalam kondisi baik.
Yusuf Abdillah - Jumat, 16 Oktober 2026
Persija Incar Kemenangan Kelima, Shin Tae-yong Ingatkan Pemain Tak Terlena
Olahraga
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
PSSI membuka kemungkinan menjatuhkan sanksi pengurangan poin kepada klub yang gagal menjaga perilaku suporternya.
Yusuf Abdillah - Selasa, 13 Oktober 2026
PSSI: Klub yang Tak Bisa Kendalikan Suporter Siap-siap Kena Sanksi Pengurangan Poin
Indonesia
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Fakta baru penyerangan bus Persib U-18 di Tol Batang! Pelaku BPA positif sabu dan ganja, polisi temukan bong alat isap sabu dan miras di tasnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Penyerang Bus Persib Ditangkap Pakai Baju Persija, Hasil Tes Urine Positif Sabu dan Ganja
Indonesia
Pelaku Utama Penyerangan Bus Tim Akademi Persib Ditangkap, Botol Miras dan Sajam Ikut Disita
Polresta Batang tangkap pelaku pelemparan bus Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360 Tol Batang. Polisi sita batu bata, botol miras, dan senjata tajam!
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Oktober 2026
Pelaku Utama Penyerangan Bus Tim Akademi Persib Ditangkap, Botol Miras dan Sajam Ikut Disita
Olahraga
Rayco Rodriguez Pede Persita Bisa Jegal Persija, Catatan Sempurna Macan Kemayoran Terancam!
Rayco Rodriguez percaya diri Persita Tangerang mampu menjegal Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027 setelah menang dramatis 2-1 atas Garudayaksa.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Rayco Rodriguez Pede Persita Bisa Jegal Persija, Catatan Sempurna Macan Kemayoran Terancam!
Olahraga
Penyerang Bus Tim Akademi Persib Diduga Suporter Persija, Jakmania Buka Suara
Pengurus Pusat Jakmania mengecam keras aksi penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Jakmania dukung kepolisian usut tuntas pelaku penyerangan!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
Penyerang Bus Tim Akademi Persib Diduga Suporter Persija, Jakmania Buka Suara
Olahraga
Persita Siapkan Strategi Khusus, Persija Disebut Tim Kuat Jelang Duel Panas Pekan Kelima
Persita Tangerang mempersiapkan diri menghadapi Persija Jakarta pada pekan kelima BRI Super League 2026/2027. Carlos Pena mengakui Persija tim kuat dan menyiapkan evaluasi.
Frengky Aruan - Senin, 12 Oktober 2026
Persita Siapkan Strategi Khusus, Persija Disebut Tim Kuat Jelang Duel Panas Pekan Kelima
Indonesia
Persija Kutuk Penyerangan Bus Akademi Persib, Jangan Bunuh Talenta Muda dengan Trauma!
Persija Jakarta mengutuk aksi penyerangan bus Persib U-18 di Batang. Macan Kemayoran desak polisi usut tuntas dan ingatkan rivalitas bukan alasan melukai!
Wisnu Cipto - Senin, 12 Oktober 2026
 Persija Kutuk Penyerangan Bus Akademi Persib, Jangan Bunuh Talenta Muda dengan Trauma!
Bagikan