Kemenlu Sebut Kedubes Jerman Konsisten Tolak Intoleransi Ilustrasi Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri (Kemlu.go.id)

Merahputih.com - Kedatangan sejumlah pegawai Kedubes Jerman ke markas Front Pembela Islam (FPI) menuai kontroversi. Apalagi kedatangan pegawai kedubes itu karena diduga ingin berbelasungkawa akibat kematian enam laskar pengawal Rizieq Shihab.

Kementerian Luar Negeri Indonesia pun telah memanggil Kepala Perwakilan Kedutaan Jerman di Jakarta untuk meminta klarifikasi.

Baca Juga

Enam Ribu Anggota Teroris Jamaah Islamiyah di Indonesia Masih Aktif

"Kami juga menyampaikan protes atas kegiatan Staf Kedutaan Jerman di Jakarta yang mendatangi sebuah organisasi di Petamburan beberapa hari yang lalu," tulis Kemenlu dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (21/12). Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jerman membenarkan keberadaan staf Kedutaan di sekretariat organisasi tersebut.

Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi.

"Tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedutaan Besar Jerman," jelas Kemenlu.

Imam besar FPI Rizieq Syihab saat memimpin demo FPI (Foto/Facebook)

Kepala Perwakilan Kedubes Jerman juga menyangkal isi berbagai pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan ormas dimaksud. Kepala Perwakilan Kedubes Jerman memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan Pemerintah dan Kedutaan Besar Jerman.

Termasuk menolak tegas kesan bahwa kedatangan staf Kedutaan tersebut sebagai bentuk dukungan Jerman kepada organisasi tersebut. Kedutaan Jerman juga secara tegas menyampaikan dukungan dan komitmen pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesi.

"Yakni untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan ujaran kebencian," jelas Kemenlu.

Baca Juga

Bareskrim Periksa Ahli Pidana Hingga Ahli Balistik Soal Kematian Enam Laskar FPI

Kementerian Luar Negeri menuntut agar Kedutaan Besar Jerman memberikan pernyataan resmi kepada publik sebagaimana yang dijelaskan kepada Kementerian Luar Negeri.

"Atas kejadian ini, Kepala Perwakilan Kedubes Jerman sampaikan permintaan maaf dan penyesalannya atas kejadian tersebut," terang Kemenlu. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Mabes Polri Angkat Bicara soal Penangkapan Wartawan saat Liput Demo UU Cipta Kerja
Indonesia
Mabes Polri Angkat Bicara soal Penangkapan Wartawan saat Liput Demo UU Cipta Kerja

Jurnalis Merahputih.com, Ponco Sulaksono ditangkap oleh aparat kepolisian dan ditahan di Polda Metro.

KPK Peringatkan Pejabat Negara tak Terima 'Angpau' Imlek
Indonesia
KPK Peringatkan Pejabat Negara tak Terima 'Angpau' Imlek

KPK mengimbau agar penyelenggara negara menolak penerimaan gratifikasi pada kesempatan pertama

Alasan Polri Tak Hadiri Sidang Perdana Praperadilan Anita kolopaking
Indonesia
Alasan Polri Tak Hadiri Sidang Perdana Praperadilan Anita kolopaking

Polri akan menghadiri sidang apabila persoalan administrasi tersebut sudah diselesaikan

Ini Penjelasan DPR Soal Adanya Sejumlah Versi Draf UU Ciptaker
Indonesia
Ini Penjelasan DPR Soal Adanya Sejumlah Versi Draf UU Ciptaker

Beredarnya 5 versi draf UU Omnibus Law Cipta Kerja (Ciptaker) membuat polemik di tengah masyarakat.

Mendagri Tetapkan 3 Indikator Penentu Suksesnya Pilkada
Indonesia
Mendagri Tetapkan 3 Indikator Penentu Suksesnya Pilkada

Menurut data per tanggal 23 November, daerah penyelenggara pilkada yang dinyatakan masih zona merah tersisa tinggal 12 daerah.

Baku Tembak dengan KKB di Yahukimo, Satu Polisi Terluka
Indonesia
Baku Tembak dengan KKB di Yahukimo, Satu Polisi Terluka

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) baku tembak dengan Satgas gabungan TNI-POlri di Kali EI Kampung Mosom Dua Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua, Sabtu (!0/7). Satu polisi terluka.

Pegawai Non-Esensial Dipaksa Ngantor saat PPKM Darurat, Anies: Laporkan, Nanti Tim Bertindak!
Indonesia
Pegawai Non-Esensial Dipaksa Ngantor saat PPKM Darurat, Anies: Laporkan, Nanti Tim Bertindak!

Masyarakat yang bekerja di sektor non-esensial diminta untuk lapor ke Pemerintah DKI Jakarta jika dipaksa masuk kerja saat PPKM Darurat.

Kontak dengan Facundo Contin, Maradona Jalani Tes Usap COVID-19
Indonesia
Kontak dengan Facundo Contin, Maradona Jalani Tes Usap COVID-19

Legenda sepak bola Argentina Diego Maradona positif terpapar COVID-19 setelah kontak dengan Facundo Contin yang sebelumnya dinyatakan terjangkit.

DPR Dukung Pembukaan Sekolah Tatap Muka di 2021
Indonesia
DPR Dukung Pembukaan Sekolah Tatap Muka di 2021

"Jika orang tua siswa tidak mengizinkan, maka siswa tetap dibolehkan ikut belajar secara daring,” ujar Sofyan Tan.

PFI: Aturan Larangan Foto Sidang Pengadilan Kekang Kemerdekaan Pers
Indonesia
PFI: Aturan Larangan Foto Sidang Pengadilan Kekang Kemerdekaan Pers

Larangan mengambil foto, rekaman audio dan atau rekaman audio visual hanya boleh pada kasus kesusilaan atau anak.