Kemenkeu: Perubahan Pengaturan PPN Akibat Pelemahan Ekonomi Dampak Pandemi Beras. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Rencana pengenaan atau perluasan perapan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas sembako dan jasa pendidikan serta jasa lainnya, masih akan dibahas bersama DPR RI sebagai bagian dari revisi Rancangan Undang-Undang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP).

"Tentunya akan mendengarkan masukan dari seluruh pemangku kepentingan," Tulis keterangan resmi Kemenkeu di Jakarta, Rabu (17/6).

Baca Juga:

Menkeu: Beras Shirataki, Daging Wagyu Kena PPN, Beras dan Daging Biasa Tidak

Kemenkeu menyebutkan, masukan pemangku kepentingan berperan agar tercipta kebijakan yang lebih baik dan adil dengan tetap mengedepankan prinsip keadilan serta gotong-royong. Kemudian, kebijakan ini disusun sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kontribusi kelompok yang mampu dengan kompensasi dan subsidi yang lebih tepat sasaran.

Kemenkeu menjelaskan poin-poin penting usulan perubahan RUU KUP di antaranya adalah pengurangan berbagai fasilitas PPN karena dinilai tidak tepat sasaran dan untuk mengurangi distorsi dan penerapan multitarif.

Penerapan multitarif dilakukan dengan mengenakan tarif PPN yang lebih rendah daripada tarif umum misalnya atas barang-barang yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah.

Beras Bulog. (Foto: Antara)
Caption

Sementara untuk tarif PPN yang lebih tinggi daripada tarif umum untuk barang-barang yang tergolong mewah yang dikonsumsi masyarakat berpenghasilan tinggi. Bahkan untuk jenis barang tertentu akan dikenai PPN Final untuk tujuan kesederhanaan dan kemudahan.

Kemenkeu memastikan saat ini pemerintah sedang fokus menanggulangi COVID-19 dengan melakukan berbagai upaya untuk melindungi masyarakat dan menolong dunia usaha.

“Di tengah situasi pelemahan ekonomi akibat pandemi pemerintah memandang perlu menyiapkan kerangka kebijakan perpajakan di antaranya usulan perubahan pengaturan PPN ini,” tulisnya. (Asp)

Baca Juga:

Ketum Muhammadiyah: PPN Pendidikan Bertentangan dengan Konstitusi

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
ICW Laporkan Firli Bahuri ke Dewas
Indonesia
ICW Laporkan Firli Bahuri ke Dewas

Menurut Kurnia, Firli tak bersikap jujur

OJK Dukung Kebijakan Mudahkan Warga Beli Mobil
Berita
OJK Dukung Kebijakan Mudahkan Warga Beli Mobil

Pemerintah ingin memulihkan pertumbuhan sektor otomotif dengan menurunkan tarif PPNBM kendaraan

Pemerintah Siapkan Rp 100 Miliar Tanggung Akomodasi Isolasi OTG di Hotel Berbintang
Indonesia
Pemerintah Siapkan Rp 100 Miliar Tanggung Akomodasi Isolasi OTG di Hotel Berbintang

Jumlah fasilitas yang disiapkan Kemenparekraf dapat menampung sekitar 14 ribu pasien mulai bulan ini sampai Desember 2020

[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ditendang Presiden Jokowi dari Istana
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Ditendang Presiden Jokowi dari Istana

Beredar sebuah video berdurasi 10.04 menit yang diunggah di Youtube pada tanggal 15/04/2021 oleh akun Suara Istana.

Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun
Indonesia
Indonesia Beli Saham Vale Rp5,52 Triliun

Dengan pembelian ini, komposisi kepemilikan saham Vale Indonesia menjadi Vale Group 44,34 persen, MIND ID 20 persen, SMM 15,03 persen, Sumitomo Corporation 0,14 persen, dan publik 20,49 persen.

Dites Swab Dadakan, Pengemudi Ojol di Stasiun Sudirman Reaktif COVID-19
Indonesia
Dites Swab Dadakan, Pengemudi Ojol di Stasiun Sudirman Reaktif COVID-19

Pengemudi ojol itu merupakan warga Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan

Komisi A Nilai Kinerja Anies Lamban Tetapkan Jadwal Baru Lelang Jabatan
Indonesia
Komisi A Nilai Kinerja Anies Lamban Tetapkan Jadwal Baru Lelang Jabatan

Komisi A DPRD DKI Jakarta menilai kinerja Gubernur Anies Baswedan lamban dalam membuat jadwal baru seleksi jabatan eselon II.

Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Tertinggi di DKI Jakarta
Indonesia
Keterisian Tempat Tidur Pasien COVID-19 Tertinggi di DKI Jakarta

Pemerintah memang akan melakukan berbagai upaya untuk menambah kapasitas ruang perawatan intensif

Wapres Perintahkan Pembangunan Papua Sesuai Karekter Wilayah
Indonesia
Wapres Perintahkan Pembangunan Papua Sesuai Karekter Wilayah

"Saya ingin agar perencanaan yang dibuat Bappenas sesuai dengan kondisi wilayah, sesuai dengan tujuh fokus bidang," kata Ma'ruf Amin.

4 Warga Poso Dibantai Kelompok MIT, La Nyalla Minta Aparat Bertindak Tegas
Indonesia
4 Warga Poso Dibantai Kelompok MIT, La Nyalla Minta Aparat Bertindak Tegas

"Aparat keamanan harus menumpas kelompok-kelompok terorisme, bahkan hingga ke sel-sel terkecilnya," ujarnya