Kemenkeu Minta PT Jiwasraya dan PT Asabri Lakukan Audit 2020 Menteri Keuangan. (Foto: Antara).

MerahPutih.com - Pemerintah meminta PT Asuransi Jiwasraya dan PT Asabri merencanakan pemeriksaan Laporan Keuangan (LK) Tahun 2020, sebagai tindak lanjut atas temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait Penyertaan Modal Negara (PMN) di kedua perusahaan tersebut.

“Itu dilakukan agar dapat mendukung penyajian investasi permanen pada LKPP Tahun 2020 secara andal,” kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati di Jakarta, Rabu (9/9).

Sri Mulyani menuturkan pemerintah juga menindaklanjuti temuan BPK terkait kewajiban atas program pensiun dan potensi unfunded past service liability pada PT Asabri.

Baca Juga:

Ada Indikasi Penipuan dalam Kasus Gagal Bayar Jiwasraya

Pemerintah akan menyusun rencana penyelesaian ketentuan dan standar terkait penyajian kewajiban jangka panjang program pensiun, melakukan review, dan penyesuaian atas penggunaan asumsi serta metode perhitungan aktuaria.

Selain itu, merintah turut menyempurnakan kebijakan akuntansi pemerintah pusat untuk pengungkapan nilai kewajiban jangka panjang pensiun dan menindaklanjuti temuan BPK mengenai penatausahaan piutang perpajakan dengan mulai mengimplementasikan revenue accounting system (RAS).

Jiwasraya
PT Jiwasraya. (Foto: Antara).

PT Jiwasraya dan PT Asabri saat ini mengalami masalah. PT Asabri, mengalami kerugian akibat portfolio investasi pada saham-saham. Sekitar dua pertiga saham milik PT Asabri kini harganya di bawah harga saat penawaran umum perdana (IPO).

Sedangkankan, kasus Jiwasraya mencuat diawali kasus gagal bayar atas polis nasabah. Ternyata, Jiwasraya mengalami masalah likuiditas. Bahkan, posisi aset perusahaan di akhir 2019 tercatat sebesar Rp 18,13 triliun. Sedangkan posisi kewajiban pada tahun buku 2019 berada di angka Rp 52,74 triliun dengan nilai ekuitas tercatat minus Rp 34,61 triliun.

Baca Juga:

Saksi Heran Jiwasraya Bisa Gagal Bayar Padahal Keuangan Masih Baik hingga Akhir 2017

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Virus Corona Menyebar di Udara, Begini Cara Mengantisipasinya
Indonesia
Virus Corona Menyebar di Udara, Begini Cara Mengantisipasinya

Hal pertama yang harus benar-benar diperhatikan yaitu ventilasi udara dalam ruangan.

  196 Masjid Masih Adakan Salat Tarawih, Kemenag Solo: Sebaiknya Beribadah di Rumah Saja
Indonesia
196 Masjid Masih Adakan Salat Tarawih, Kemenag Solo: Sebaiknya Beribadah di Rumah Saja

"Kami melakukan pendataan di lapangan masih menemukan ada 196 masjid yang belum patuh akan SE Kemenag Solo," ujar Musta'in.

 Rumah Mertua Nihil, KPK Buru Nurhadi Hingga ke Rumah Adik Ipar
Indonesia
Rumah Mertua Nihil, KPK Buru Nurhadi Hingga ke Rumah Adik Ipar

Tak hanya di Jakarta, lembaga antirasuah juga mendapat hasil nihil ketika melakukan pencarian dengan menggunakan metode penggeledahan di Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

Komite Penanganan COVID-19 Segera Produksi Obat COVID-19 Unair
Indonesia
Komite Penanganan COVID-19 Segera Produksi Obat COVID-19 Unair

Obat Covid-19 tersebut usai diuji klinis sejak Maret 2020 sebelum diberikan kepada komite. Tim dari Universitas Airlangga telah menguji coba lima kombinasi obat penawar COVID-19 kepada sebanyak 700 pasien.

Minta Diistimewakan, Anggota DPR Dinilai Paranoid COVID-19
Indonesia
Minta Diistimewakan, Anggota DPR Dinilai Paranoid COVID-19

Rapid test sebaiknya diprioritaskan bagi yang memang terindikasi mempunyai gejala terpapar Corona

Korban Banjir di Bendungan Hilir Sudah Dievakuasi
Indonesia
Korban Banjir di Bendungan Hilir Sudah Dievakuasi

Saat ini, sudah ada lima perahu karet dari Krimum, Brimob, Sabhara dan Polres yang sudah disiagakan.

 Polisi dan Tentara Disiagakan di Tol Cikampek Hingga Merak
Indonesia
Polisi dan Tentara Disiagakan di Tol Cikampek Hingga Merak

"Memang sudah ada posko di sana, artinya cek poin. Sudah disiapkan personelnya dengan dibuat lima regu yang setiap regu itu masih di bagi-bagi lagi," imbuh Argo.

Anies Perintahkan Semua Anak Buahnya Batalkan Rapat
Indonesia
Anies Perintahkan Semua Anak Buahnya Batalkan Rapat

Saat ini jumlah RW yang terdampak masih bergerak terus

DKI Bakal Terbitkan Pergub Baru Terkait Pemangkasan Skuat TGUPP Anies
Indonesia
DKI Bakal Terbitkan Pergub Baru Terkait Pemangkasan Skuat TGUPP Anies

Akan diterbitkan sebuah peraturan gubernur untuk mengatur keberadaan TGUPP

Update Corona DKI Jumat (19/6): 9.525 Positif, 4.682 Sembuh
Indonesia
Update Corona DKI Jumat (19/6): 9.525 Positif, 4.682 Sembuh

Sedangkan, untuk Orang Dalam Pemantauan (ODP) berjumlah 22.798 orang dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 14.491 orang.