Pemulihan Ekonomi
Kemenkeu Finalisasi Aturan Diskon Pajak Beli Mobil Anyar Pengiriman mobil. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kementerian Keuangan terus melakukan finalisasi terhadap aturan diskon Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM). Potongan pajak ini, diberharap bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Ini diharapkan akan meningkatkan kembali permintaan kendaraan bermotor dan dorong industri otomotif di Indonesia yang supply chain-nya cukup penting dalam perekonomian," kata Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa (23/2).

Baca Juga:

Diskon Pajak Beli Mobil Cegah PHK Bidang Otomotif

Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait diskon pajak ditargetkan akan mulai diberlakukan pada 1 Maret 2021. Kebijakan diskon pajak itu nantinya menggunakan PPnBM yang ditanggung pemerintah.

Diskon PPnBM sebesar 100 persen dari tarif normal akan diberikan pada tiga bulan pertama, kemudian 50 persen dari tarif normal pada tiga bulan berikutnya, dan 25 persen dari tarif normal pada tahap ketiga untuk empat bulan. Besaran diskon pajak akan dievaluasi efektifitasnya setiap tiga bulan.

Diskon pajak itu diberikan untuk kendaraan bermotor segmen kurang atau sama dengan 1.500 cc kategori sedan dan 4x2. Segmen tersebut dipilih karena merupakan segmen yang diminati kelompok masyarakat kelas menengah dan memiliki local purchase di atas 70 persen.

"Sekarang dalam proses finalisasi dan itu berarti harmonisasi," ujar Sri Mulyani.

Sri Mulyani
Menkeu Sri Mulyani. (Foto: Antara)

Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Febrio N Kacaribu menambahkan, relaksasi PPnBM diharapkan mendorong konsumsi masyarakat khususnya kelas menegah yang selama 2020 lalu konsumsinya banyak tertahan karena mobilitasnya terbatas.

Insentif PPnBM, diharapkan dapat mendorong konsumsi masyarakat mulai kuartal pertama tahun ini. Hal tersebut yang menjadi alasan pemerintah memberlakukan insentif tersebut mulai Maret 2021 agar masyarakat bisa langsung memanfaatkannya.

"Dan itu langsung mendorong juga penyaluran kredit dari perbankan sehingga harapannya multiplier effect-nya lansung dirasakan," ungkapnya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Diskon Pajak dan DP Nol Persen, Bikin Industri Otomotif dan Perumahaan Bergeliat

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[Hoaks atau Fakta]: Radiasi Wifi Sebabkan Kanker Pada Anak
Indonesia
[Hoaks atau Fakta]: Radiasi Wifi Sebabkan Kanker Pada Anak

Setelah ditelusuri Tim Mafindo, Radiasi Wi-Fi tidak memicu kanker, baik bagi orang dewasa maupun anak-anak.

Ditpolairud Polda Jatim Bongkar Pembuatan Bom Ikan 2,4 ton
Indonesia
Ditpolairud Polda Jatim Bongkar Pembuatan Bom Ikan 2,4 ton

Direktorat Polisi Perairan dan Udara Polda Jawa Timur dan Badan Pemeliharaan Keamanan membongkar pembuatan dan penyimpanan 2,4 ton bom ikan.

Reza Artamevia Direhabilitasi Pekan Depan
Indonesia
Reza Artamevia Direhabilitasi Pekan Depan

Penyanyi Reza Artamevia ternyata baru mulai menjalani proses rehabilitasi pekan depan.

[HOAKS Atau FAKTA]: Anies Dinobatkan Jadi Gubernur Terbaik di Dunia
Indonesia
[HOAKS Atau FAKTA]: Anies Dinobatkan Jadi Gubernur Terbaik di Dunia

Foto tersebut diambil pada acara The 2019 World Cities Summit and Mayors Forum (WCSMF) yang diadakan di Medellin, Kolombia pada 10-12 Juli 2019

Berkaca dari Masjidil Haram dan Nabawi, Mahfud MD Ajak Muslim Indonesia Salat Id di Rumah
Indonesia
Berkaca dari Masjidil Haram dan Nabawi, Mahfud MD Ajak Muslim Indonesia Salat Id di Rumah

Anjuran salat di rumah tidak hanya terjadi di Indonesia, tetapi juga di Arab Saudi.

Aparat Diminta Pastikan Rasa Aman Masyarakat Pasca Penembakan Guru Oleh KKB
Indonesia
Aparat Diminta Pastikan Rasa Aman Masyarakat Pasca Penembakan Guru Oleh KKB

Hampir setiap tahun peristiwa teror dilakukan oleh KKB terhadap masyarakat sipil

Jadi Budidaya Obat, Ganja Bakal Diawasi Ketat
Indonesia
Jadi Budidaya Obat, Ganja Bakal Diawasi Ketat

Ganja juga sudah ditetapkan sebagai tanaman obat sejak 2006 melalui Kepmentan 511/2006 tentang Jenis Komoditi Tanaman Binaan Kementerian Pertanian.

Polisi Diminta Cermati Potensi Ancaman terorisme di Tengah Pandemi COVID-19
Indonesia
Polisi Diminta Cermati Potensi Ancaman terorisme di Tengah Pandemi COVID-19

Karena bisa saja, kelompok terorisme ini akan memanfaatkan situasi untuk melancarkan aksinya

Golkar DKI: PSI Ngibulin Rakyat
Indonesia
Golkar DKI: PSI Ngibulin Rakyat

"Menurut saya PSI ngibulin masyarakat," anggota Banggar DPRD DKI, Basri Baco

PA 212 Ogah Usung Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Solo Tidak Khawatir
Indonesia
PA 212 Ogah Usung Prabowo di Pilpres 2024, Gerindra Solo Tidak Khawatir

Ardianto mengungkapkan Gerindra merupakan partai nasionalis yang sudah berpengalaman dalam mengikuti pertarungan di Pilpres dan Pileg