Kemenkeu Berencana Keluarkan 2 Obligasi Global Petugas menunjukan uang pecahan rupiah dan dolar Amerika Serikat (AS) di Valuta Inti Prima, Jakarta. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/hp/aa.

MerahPutih.com - Kondisi global yang saat ini dinilai masih sangat penuh tantangan dan diliputi ketidakpastian dan volatilitas, tidak menghentikan pemerintah untuk menerbitkan surat utang berupa obligasi global. Namun, pemerintah menekankan akan lebih oportunistik, fleksibel, tetapi tetap berhati-hati.

Rencananya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan kembali menerbitkan dua obligasi global atau global bond hingga akhir tahun 2022 sesuai pipeline yang sudah ditetapkan.

Baca Juga:

Pemerintah Tambah Utang Rp 10 Triliun dari Lelang Sukuk di Agustus Ini

"Implementasi penerbitan obligasi global ini akan fleksibel, baik dari segi waktu, besaran, dan mata uangnya," kata Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kemenkeu Luky Alfirman di Jakarta, Kamis.

Ia menekankan, akan terus melihat kondisi pasar, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), serta risiko yang akan dihadapi, barulah akan dituangkan penerbitan obligasi global dalam bentuk keputusan.

Dalam menerbitkan obligasi global, pemerintah selalu mempertimbangkan dan memperhatikan beberapa hal, misalnya kondisi APBN, kebutuhan pembiayaan, kondisi dalam negeri maupun luar negeri, serta kondisi pasar.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam kesempatan menyebutkan, penerbitan obligasi atau Surat Berharga Negara (SBN) pada tahun ini kian menurun, dengan penerbitan obligasi global yang menyesuaikan kondisi pasar yang volatil dan kondisi kas yang masih cukup berlimpah.

Tercatat, realisasi pembiayaan melalui utang dalam periode Januari hingga Juli 2022 turun 49,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy) dari Rp 468,8 triliun menjadi Rp 236,9 triliun.

Secara perinci, realisasi pembiayaan utang hingga Juli 2022 terdiri dari SBN neto Rp 223,9 triliun atau turun 54,1 persen (yoy) dari Rp 487,4 triliun, serta pinjaman neto Rp 13 triliun atau anjlok 169,7 persen (yoy) dari minus Rp 18,7 triliun.

Bank Indonesia (BI) saat ini masih terus membeli SBN melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) I mencapai Rp 35,94 triliun, yang terdiri dari Surat Utang Negara (SUN) senilai Rp 19,39 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp 16,54 triliun. Selanjutnya dari SKB III, realisasi pembelian SBN bank sentral telah mencapai Rp 21,87 triliun dari penerbitan pada bulan Juli 2022.

Penurunan outlook defisit APBN menjadi 3,92 persen pada 2022 dan penambahan penggunaan Saldo Anggaran Lebih (SAL) menyebabkan target utang tunai turun sebesar Rp 221 triliun dari Rp 1.416 triliun menjadi Rp 1.195 triliun. (Asp)

Baca Juga:

BI Harus Antisipasi Lonjakan Beban Bunga Utang Luar Negeri

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Dipanggil KPK, Wakil Ketua DPR Aceh: Kita Siap Kooperatif
Indonesia
Dipanggil KPK, Wakil Ketua DPR Aceh: Kita Siap Kooperatif

"Kita siap kooperatif, mudah-mudahan bisa ada titik terang dengan kasus yang ada di Aceh," ucap Wakil Ketua II DPR Aceh Hendra Budian, di Banda Aceh, Jumat (22/10).

KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengolahan Anoda Logam Antam-Loco Montrado
Indonesia
KPK Sidik Dugaan Korupsi Pengolahan Anoda Logam Antam-Loco Montrado

KPK pun berharap publik dapat ikut serta mengawasi proses penyidikan perkara ini

[HOAKS atau FAKTA]: Pesantren Alquran Terbakar, 100 Santri dan 2 Guru Terpanggang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesantren Alquran Terbakar, 100 Santri dan 2 Guru Terpanggang

Terjadi kebakaran di pesantren Alquran yang memakan korban 100 orang santri dan dua orang guru.

Menko Luhut Diminta Fokus Kendalikan Harga dan Distribusi Minyak Goreng
Indonesia
Menko Luhut Diminta Fokus Kendalikan Harga dan Distribusi Minyak Goreng

Tata niaga dan sistem distribusi minyak goreng dapat diatasi secara sistemik dan jangka panjang.

WSBK Pamer Aksi Presiden Jokowi Jajal Sirkut Mandalika
Indonesia
WSBK Pamer Aksi Presiden Jokowi Jajal Sirkut Mandalika

Melalui akun instagramnya, WSBK memamerkan aksi Jokowi memacu Kawasaki W175 di trek sepanjang 4,31 kilometer. Selain itu, WSBK juga memperlihatkan beberapa sudut di Sirkuit Mandalika.

Pemkot Solo Kucurkan Anggaran Rp 39,6 Miliar untuk THR ASN dan Pegawai Non ASN
Indonesia
Pemkot Solo Kucurkan Anggaran Rp 39,6 Miliar untuk THR ASN dan Pegawai Non ASN

"Total anggaran yang kita siapkan untuk THR ASN Kota Solo yakni Rp 39,6 miliar," Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Solo, Budi Murtono di Solo, Kamis (28/4).

Jenazah Eril Anak Ridwan Kamil Ditemukan di Bendungan Engehalde
Indonesia
Jenazah Eril Anak Ridwan Kamil Ditemukan di Bendungan Engehalde

Putra sulung Gubernur Jabar Ridwan Kamil itu ditemukan di Bendungan Engehalde, pada Rabu (8/6) pagi waktu setempat.

Akibat Tragedi Kanjuruhan, PSSI Jateng Hentikan Liga 3
Indonesia
Akibat Tragedi Kanjuruhan, PSSI Jateng Hentikan Liga 3

Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah mengentikan kompetisi Liga 3 zona Jawa Tengah.

Pimpinan DPD Golkar DKI Desak Pemecatan terhadap Haris Pertama
Indonesia
Pimpinan DPD Golkar DKI Desak Pemecatan terhadap Haris Pertama

DPD Golkar DKI Jakarta mengaku geram dengan celotehan Ketua Umum KNPI Haris Pertama yang diduga merendahkan Ketua Umum Airlangga Hartanto.

Dubes Fadjroel Rachman Ungkap Kondisi WNI di Kazakhstan
Indonesia
Dubes Fadjroel Rachman Ungkap Kondisi WNI di Kazakhstan

Duta Besar Indonesia untuk Kazakhstan, Muhammad Fadjroel Rachman mengungkapkan kondisi 140 Warga Negara Indonesia (WNI) di negara penghasil minyak tersebut.