Kemenkes Tetap Lakukan Surveilans Evaluasi Pelaksanaan PTM PTM.(Foto: Antara)

MerahPutih.com - Penutupan sekolah di tengah pandemi COVID-19 telah menurunkan sistem kualitas pendidikan di banyak negara di dunia. Selain itu, dari studi bank dunia, mendapatkan hasil pencapaian years of schooling juga terlihat menurun

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi memperkirakan , bila sekolah terus melaksanakan pembelajaran jarak jauh maka kemungkinan pendapatan di masa depan akan jauh lebih rendah dari kondisi saat ini.

Baca Juga:

Langgar Prokes saat PTM, Ratusan Siswa dan Guru di Solo Dites Swab Antigen

Ia mengatakan, dengan pelaksanaan pembelajaran tatap muka, sekolah harus memastikan telah menyiapkan protokol kesehatan dengan baik di lingkungan sekolah.

Sekolah juga sudah harus mendapatkan izin pembukaan pembelajaran tatap muka, dan pembelajaran tatap muka harus dilakukan atas izin orang tua siswa, yang berarti orang tua juga harus terlibat aktif dalam menyiapkan anaknya mengikuti pembelajaran tatap muka.

"Kembalinya anak-anak ke sekolah perlu kita lindungi agar tidak tertular COVID-19," ujar Nadia.

Selain dengan menjalankan protokol kesehatan yang tepat, cakupan vaksinasi yang tinggi pada dewasa atau sasaran lainnya juga akan memberikan perlindungan kepada anak-anak.

Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid berbicara dalam Siaran Pers PPKM virtual di Jakarta, Rabu (29/9/2021). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)
Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr. Siti Nadia Tarmizi, M.Epid berbicara dalam Siaran Pers PPKM virtual di Jakarta, Rabu (29/9/2021). (ANTARA/Martha Herlinawati Simanjuntak)

Pemerintah Indonesia juga melakukan surveilans untuk bisa mengevaluasi pelaksanaan dari pembelajaran tatap muka. Hasil evaluasi itu akan digunakan sebagai dasar untuk melanjutkan atau menunda sebuah pembelajaran tatap muka. Itu menjadi bagian dari kewaspadaan pemerintah.

Kepala daerah diharapkan dapat mendukung pelaksanaan strategi surveilans COVID-19 yang terstandar untuk evaluasi pembelajaran tatap muka. Peran Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di daerah juga perlu diaktifkan termasuk untuk pelaksanaan surveilans sekolah tersebut.

"Strategi surveilans harus dilakukan bersama-sama dengan pengujian COVID-19 tinggi bagi orang yang bergejala dan pelacakan kontak erat di lingkungan satuan pendidikan," katanya.

Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dr. Reisa Broto Asmoro mengatakan, keluarga terkhusus orang tua harus memastikan anak sehat dan memahami untuk menerapkan protokol kesehatan (prokes) dengan baik sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM).

"Pada saat kita sudah siap memutuskan anak untuk ikut pembelajaran tatap muka, maka orang tua dan seluruh anggota keluarga wajib memastikan anak tersebut fit dan sehat untuk pergi ke sekolah," kata Reisa. (Asp)

Baca Juga:

Ratusan SMA/SMK di DIY Gelar Uji Coba PTM Pekan Depan

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Jokowi Minta Dukungan Penyelesaian Proyek MRT dalam Pertemuan dengan PM Jepang
Indonesia
Jokowi Minta Dukungan Penyelesaian Proyek MRT dalam Pertemuan dengan PM Jepang

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri (PM) Jepang Fumio Kishida.

Tokoh Adat Beri Syarat Soal Pembangunan Ibu Kota Baru
Indonesia
Tokoh Adat Beri Syarat Soal Pembangunan Ibu Kota Baru

Mereka juga meminta pemerintah memberikan perhatian

Polri akan Gunakan Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas di KTT G20
Indonesia
Polri akan Gunakan Mobil Listrik untuk Kendaraan Dinas di KTT G20

Polri segera menggunakan mobil listrik untuk kendaraan dinas dalam kegiatan pengamanan maupun pengawalan pada gelaran internasional KTT G20 di Bali.

Wapres Tegaskan Pemerintah Siapkan 3 Opsi Terkait BBM Bersubsidi
Indonesia
Wapres Tegaskan Pemerintah Siapkan 3 Opsi Terkait BBM Bersubsidi

Wapres berharap keputusan yang akan diambil dapat memberi kebaikan bagi seluruh elemen bangsa.

[HOAKS atau FAKTA]: Baterai HP Kurang dari 10 Persen Bahaya Radiasi Naik 1.000 Kali
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Baterai HP Kurang dari 10 Persen Bahaya Radiasi Naik 1.000 Kali

Radiasi ponsel genggam akan meningkat 1000 kali jika kondisi baterai kurang dari 10 persen.

Panglima TNI Hapus Tes Renang dan Akademik dalam Penerimaan Prajurit 2022
Indonesia
Panglima TNI Hapus Tes Renang dan Akademik dalam Penerimaan Prajurit 2022

Seleksi penerimaan prajurit TNI tahun 2022 mengalami perubahan. Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menghapus sejumlah tes seleksi penerimaan prajurit baru. Tes yang dihapus ialah tes renang dan tes akademik.

Penangkapan Pejabat BPN Jadi Pintu Masuk Tumpas Mafia Tanah
Indonesia
Penangkapan Pejabat BPN Jadi Pintu Masuk Tumpas Mafia Tanah

Penangkapan 4 oknum pejabat Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jakarta dan Bekasi oleh pihak kepolisian harus menjadi momentum untuk menumpas para mafia tanah.

[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Perkosaan Santri di Bandung, Babak Belur di Penjara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pelaku Perkosaan Santri di Bandung, Babak Belur di Penjara

Saat ini, Herry Wirawan ditahan di Rutan Kelas 1A Kebon Waru Bandung.

Saksi Ungkap Sosok Tangan Kanan Azis Syamsuddin Bantu Urus DAK Lamteng
Indonesia
Saksi Ungkap Sosok Tangan Kanan Azis Syamsuddin Bantu Urus DAK Lamteng

Mantan Kadis Bina Marga, Lampung Tengah Taufik Rahman bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap pengurusan perkara dengan terdakwa mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin

Anggota DPR PDIP Sarankan Jokowi Reshuffle Menteri Non-parpol Kebelet Nyapres
Indonesia
Anggota DPR PDIP Sarankan Jokowi Reshuffle Menteri Non-parpol Kebelet Nyapres

Politikus PDIP Masinton sebagai kader partai utama pengusung Pemerintah Jokowi turut bersuara.