Kemenkes Pastikan Tidak Buru-buru Beri Sanksi Pada Penolak Vaksinasi COVID-19 Vaksinasi di Istana Negara. (Foto: Sekretariat Presiden)

Merahputih.com- Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) mematikan pemberian sanksi merupakan jalan terakhir yang akan diterapkan pada penolak vaksinasi COVID-19 di Indonesia.

"Dalam Perpres tersebut memang disebutkan ada beberapa sanksi termasuk penundaan bansos atau pengurusan administrasi," ujar Juru Bicara Vaksinasi COVID-19, Siti Nadia Tarmizi, Senin (15/2).

Baca Juga:

Polri Kerahkan Bhabinkamtibmas Kawal Vaksinasi di Daerah

Ia menyebutkan, apabila dikaitkan dengan Undang-Undang Wabah, ada beberapa sanksi seperti kurungan satu tahun atau pun enam bulan, serta denda Rp500 ribu hingga Rp1 juta.

"Itu tentunya adalah langkah-langkah terakhir," kata Siti Nadia yang juga Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kemenkes ini dalam konferensi pers virtual terkait vaksinasi COVID-19 pada Senin (15/2).

Ia menuturkan, vaksinasi massal COVID-19 bertujuan untuk masyarakat bersama-sama, sebagai Warga Negara Indonesia, untuk bisa keluar dari pandemi COVID-19.

"Jadi bukan hanya untuk kepentingan pribadi atau individu, tetapi kepentingan masyarakat bersama," ujarnya.

Nadia menambahkan, edukasi dan persuasif akan tetap menjadi langkah utama Kemenkes untuk mengajak masyarakat yang masih menolak vaksinasi. Ia mengatakan, keterlibatan tokoh agama dan masyarakat menjadi penting sebagai teladan.

"Jadi memang sanksi adalah jalan terakhir untuk kemudian, kalau betul-betul tidak melaksanakan," kata Nadia.

Presiden Joko Widodo telah mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 14 tahun 2021 tentang Perubahan atas Perpres No. 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.

Pemerintah menargetkan vaksinasi COVID-19 terhadap 181,5 juta penduduk Indonesia untuk menciptakan kekebalan komunal.

Pesohor Ariel Noah divaksin. (Foto: Pemprov Jabar)
Pesohor Ariel Noah divaksin. (Foto: Pemprov Jabar)

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan hingga Sabtu (13/2), jumlah tenaga kesehatan yang telah mendapatkan vaksinasi COVID-19 dosis pertama mencapai 1.060.326 orang.

Sementara itu, jumlah tenaga kesehatan yang telah disuntik vaksin COVID-19 dosis kedua mencapai 415.486 orang.

Kemenkes mencatat sasaran vaksinasi COVID-19 tahap kedua mencapai 38 juta jiwa. Jumlah tersebut untuk sasaran penerima petugas publik dan lanjut usia (lansia).

"Total sasaran vaksinasi tahap kedua ini mencapai 38.513.446," kata pelaksana tugas (Plt) Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes, Maxi Rein Rondonuwu. (Knu)

Baca Juga:

PKS Minta Negara Waspadai Motif Terselubung Dalam Program Vaksinasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Imbas Kerumunan Rizieq, Kapolda Metro Jaya dan Jawa Barat Dicopot
Indonesia
Imbas Kerumunan Rizieq, Kapolda Metro Jaya dan Jawa Barat Dicopot

Kapolri Jenderal Idham Azis mencopot Irjen Nana Sudjana dan Kapolda Jawa Barat, Irjen Rudy Sufahriadi

Semarang Dikepung Banjir, Bandara dan Stasiun Kena Imbas
Indonesia
Semarang Dikepung Banjir, Bandara dan Stasiun Kena Imbas

Rute perjalanan diubah melewati wilayah Yogyakarta- Solo karena Stasiun Semarang Tawang, Semarang Poncol dan beberapa titik di Jalur KA lintas utara sebagian terendam air dan tidak bisa dilewati KA.

Koruptor Bansos COVID-19 Layak Dituntut Hukuman Mati
Indonesia
Koruptor Bansos COVID-19 Layak Dituntut Hukuman Mati

Pelakunya mesti diberi hukuman berat. Mengingat yang dikorupsi adalah hak rakyat yang tengah kesulitan karena COVID.

Densus 88 Perlu Gunakan Instrumen UU Terorisme Proses Dugaan Keterlibatan Oknum FPI
Indonesia
Densus 88 Perlu Gunakan Instrumen UU Terorisme Proses Dugaan Keterlibatan Oknum FPI

Ini koheren dengan aksi terorisme yang akhir-akhir diduga di dalamnya ada anggota FPI

Puluhan Orang Ditemukan Reaktif COVID-19, Pengguna KRL Diminta Pakai Masker Ganda
Indonesia
Puluhan Orang Ditemukan Reaktif COVID-19, Pengguna KRL Diminta Pakai Masker Ganda

KAI Commuter berharap di tengah meningkatnya kasus positif COVID-19 belakangan ini, masyarakat dapat beraktivitas dari rumah.

Ini Sosok yang Mengetahui Secara Rinci Bom Bunuh Diri Sejoli di Makassar
Indonesia
Ini Sosok yang Mengetahui Secara Rinci Bom Bunuh Diri Sejoli di Makassar

Jadi untuk di Makassar ada 7 orang dalam proses penyidikan

Raja Dangdut Batal Jadi Saksi Ahli di Sidang Praperadilan Rizieq
Indonesia
Raja Dangdut Batal Jadi Saksi Ahli di Sidang Praperadilan Rizieq

Alamsyah Hanafiah mengungkapkan bahwa Raja Dangdut Rhoma Irama batal hadir sebagai saksi ahli dalam sidang praperadilan Rizieq.

Anies Resmi Berlakukan PSBB Total Jilid 2, Ini Aturannya
Indonesia
Anies Resmi Berlakukan PSBB Total Jilid 2, Ini Aturannya

PSBB ini diatur dalam Peraturan Gubernur No 88 tahun 2020.

Langgar Protokol Kesehatan, Kantin Polrestabes Surabaya Ditutup
Indonesia
Langgar Protokol Kesehatan, Kantin Polrestabes Surabaya Ditutup

Penutupan kantin tersebut tiada lain untuk lebih mempertimbangkan keselamatan anggota Polri.

Jokowi Minta Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Dilakukan Maksimal
Indonesia
Jokowi Minta Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Dilakukan Maksimal

Kondisi cuaca saat kejadian sedang dikoordinasikan dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG)