Kemenkes Pastikan Belum Ada Temuan Virus Nipah di Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 29 Januari 2026
Kemenkes Pastikan Belum Ada Temuan Virus Nipah di Indonesia

Ilustrasi virus. (Foto: Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memasukkan virus Nipah sebagai salah satu virus paling berbahaya di dunia yang hingga saat ini belum memiliki pengobatan maupun vaksin.

Virus ini terutama menyebar melalui kelelawar buah dan kelelawar lainnya, sementara manusia umumnya terinfeksi akibat mengonsumsi buah yang terkontaminasi air liur hewan yang terinfeksi. Hewan peliharaan juga dapat menularkan virus tersebut.

Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benyamin Paulus Octavianus menegaskan bahwa hingga kini virus Nipah belum masuk ke Indonesia.

"Memang hari ini belum sampai Indonesia," ujar Wamenkes Benyamin Paulus usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis (29/1).

Baca juga:

Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah

Wamenkes Benyamin menjelaskan virus Nipah telah dikenal sejak 1998 dan hingga saat ini jumlah kasusnya secara global masih terbatas.

Tahun ini, kata dia, hanya terdapat dua kasus yang dilaporkan di India, meskipun tingkat kematian akibat virus tersebut tergolong tinggi.

"Jumlah kasus di dunia ini belum sampai 1.000 kasus. Jadi, belum sampai Indonesia," kata Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus.

Menurut dia, Pemerintah India langsung mengambil langkah penanganan ketat untuk mencegah penyebaran virus ke negara lain. Sementara itu Thailand sebagai negara transit juga telah meningkatkan kewaspadaan melalui skrining.

"Jadi di India pun sudah langsung melakukan lockdown. Mereka juga tidak mau kasus itu terbang ke negara lain. Tapi Thailand sebagai tempat transit, itu segera jaga-jaga," ucap Wamenkes Benyamin.

Terkait langkah antisipasi di dalam negeri, Wamenkes mengatakan Indonesia telah memiliki mekanisme deteksi di bandara, termasuk pemantauan suhu tubuh penumpang.

Namun Wamenkes menegaskan skrining ketat, seperti yang diterapkan saat pandemi COVID-19, belum diberlakukan.

"Indonesia itu otomatis sudah melakukan skrining. Jadi kita punya alat deteksi di bandara yang suhu tinggi sudah bisa dideteksi. Tapi memang proses skrining seperti COVID belum kita lakukan," ujar Wamenkes Benyamin Paulus Octavianus.

#Virus Nipah #Apa Itu Virus Nipah #Kemenkes
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Kemenkes mengungkapkan ada 7 provinsi serta 63 kabupaten dan kota terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Banyak dari orang-orang itu tidak menyadari bahwa dirinya punya gangguan penglihatan, dan menunda tindak lanjut hingga terlambat atau buta permanen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Indonesia
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Wamenkes menekankan pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk mengimbangi modernisasi fasilitas medis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Lifestyle
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Influenza menular melalui melalui partikel pernapasan yang dikeluarkan ketika penderita batuk, bersin, berbicara, atau bernapas,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Indonesia
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Untuk memenuhi itu, katanya, pihaknya pun berupaya membangun kepercayaan dari para mitra global dan filantropis.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Menkes Butuh USD 27 Miliar Buat Meningkatan Usia Harapan Hidup Jadi 76 Tahun
Bagikan