Kemenkes Luncurkan Aplikasi Pemantau Kesehatan Jemaah Haji Risiko Tinggi Pemerintah menyiapkan perangkat Telejemaah untuk mendukung pemantauan kondisi kesehatan jamaah haji. (ANTARA/HO-Kemenkes)

MerahPutih.com - Pelaksanaan Ibadah Haji tahun 2022 akan dimulai, seiring dengan kebijakan pemerintah Arab Saudi yang membuka pemberangkatan jemaah dari Indonesia.

Untuk mendukung kenyamanan para jemaah haji dari Indonesia, Kementerian Kesehatan (kemenkes) menyiapkan perangkat aplikasi TeleJemaah untuk pemantauan kondisi kesehatan anggota jemaah haji Indonesia, khususnya yang memiliki risiko kesehatan tinggi.

Baca Juga:

Kementerian Agama Ajukan Tambahan Biaya Operasional Haji Rp 1,5 Triliun

"Jadi calon jemaah itu seperti punya jam untuk melihat detak jantung, berapa kali dia jalan, sehingga nanti itu langsung terkoneksi dengan Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)," kata Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, (31/5) dikutip dari Antara.

Ia menjelaskan bahwa perangkat TeleJemaah dapat memonitor indikator kondisi kesehatan anggota jemaah haji seperti detak jantung, tekanan darah, saturasi oksigen, langkah kaki, dan tingkat stres.

"Alat itu bisa memonitor dengan cepat apakah mereka ini sudah kelelahan atau ada penyakit yang mereka tanggung, sehingga bisa langsung kita arahkan untuk menuju fasilitas layanan kesehatan atau kita deteksi dan kita arahkan ke rumah sakit kita di sana," katanya.

Ilustrasi - Sejumlah calon petugas pembimbing haji mengikuti Bimtek PPIH di Masjid Pusdai, Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/5/2022). ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

Menurut dia, perangkat tersebut akan menyampaikan tanda berupa getaran apabila mendeteksi indikator kelelahan atau gangguan kesehatan yang berisiko membahayakan pengguna.

Perangkat yang bentuknya serupa dengan jam tangan pintar itu, menurut dia, juga dilengkapi dengan pelacak GPS untuk memantau pergerakan anggota jemaah haji serta baterai yang bisa bertahan selama dua pekan pada tingkat pemakaian normal. "Kalau habis bisa di-charge," imbuh Kunta.

Baca Juga:

15.477 Calhaj Jateng dan Yogyakarta Berangkat dari Asrama Haji Donohudan

Kepala Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Budi Sylvana, mengatakan bahwa penyiapan perangkat TeleJemaah sudah dalam tahap final.

Jangkauan sistem perangkat tersebut, ia mengatakan, sedang diperluas agar keluarga jemaah dan otoritas terkait dapat memonitor kondisi kesehatan jemaah haji Indonesia di Tanah Suci.

Budi menambahkan, teknologi pendukung pemantauan jemaah haji tersebut baru mulai digunakan tahun ini dan jika implementasinya berjalan baik akan terus digunakan pada penyelenggaraan pelayanan jemaah haji tahun mendatang.

Perangkat TeleJemaah ini ditargetkan sudah bisa dibagikan kepada anggota jamaah haji pada awal Juni 2022.

"Teknis pemberiannya sedang diatur, apakah di asrama haji atau di Tanah Suci," tutup petinggi Kemenkes itu. (*)

Baca Juga:

Uang Saku Jemaah Haji 2022 Capai Rp 542 Miliar

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
PBNU: Pelaku Perkosaan Santri di Bandung Layak Dikebiri
Indonesia
PBNU: Pelaku Perkosaan Santri di Bandung Layak Dikebiri

Saat ini, HW tengah menjalani persidangan atas pelecehan yang dia lakukan sejak 2016 lalu itu. Dia menjalani persidangan di Pengadilan Negeri IA Bandung.

Pemkab Sleman Gelar Tour de Merapi Virtual 2021
Indonesia
Pemkab Sleman Gelar Tour de Merapi Virtual 2021

Semua peserta berangkat sendiri-sendiri dari rumah masing-masing

Muhammadiyah Puji Kebijakan Karantina, Masyarakat Tetap Diminta Waspada
Indonesia
Muhammadiyah Puji Kebijakan Karantina, Masyarakat Tetap Diminta Waspada

COVID-19 mendorong pemerintah bertindak cepat meningkatkan screening dan pelacakan

Pembelaan Pemprov DKI Terkait Anies Kerap Absen saat Rapat Paripurna
Indonesia
Pembelaan Pemprov DKI Terkait Anies Kerap Absen saat Rapat Paripurna

Pemprov DKI Jakarta menjawab keluhan segelintir anggota DPRD DKI soal kehadiran Gubernur Anies Baswedan dalam rapat paripurna.

Azis Syamsuddin Tutupi Kamera Wartawan
Indonesia
Azis Syamsuddin Tutupi Kamera Wartawan

Gesture tersebut ditunjukkan lantaran Azis enggan berkomentar terkait surat dakwaan yang dibacakan jaksa penuntut umum pada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kala meninggalkan ruang sidang.

Mabes Polri Klaim akan Transparan Usut Kasus Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam
Indonesia
Mabes Polri Klaim akan Transparan Usut Kasus Baku Tembak di Rumah Kadiv Propam

Irwasum Polri, Komjen Agung Budi Maryoto berjanji bekerja secara transparan dalam melakukan pengusutan kasus penembakan antara Brigadir J dengan Bharada E ini.

Ketua DPD Minta Pemerintah Tetapkan Prioritas dan Klasifikasi Jamaah Calon Haji 2022
Indonesia
Ketua DPD Minta Pemerintah Tetapkan Prioritas dan Klasifikasi Jamaah Calon Haji 2022

Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, LaNyalla menginginkan Indonesia mendapatkan kuota maksimal.

1,3 Kilometer Bantaran Sungai Cidurian Bandung Ditata Jadi Ruang Publik
Indonesia
1,3 Kilometer Bantaran Sungai Cidurian Bandung Ditata Jadi Ruang Publik

Warga yang semula tinggal di bantaran sungai telah dibantu pemindahahannya ke beberapa tempat, seperti Rusunawa Rancacili.

Polisi Mulai Sebar Foto Empat Teroris Poso
Indonesia
Polisi Mulai Sebar Foto Empat Teroris Poso

Para DPO tersebut yakni Askar alias Jaid alias pak Guru, Muhklas alias Galuh alias Nae, Ahmad Gazali alias Ahmad Panjang dan Suhardin alias Hasan Pranata

Jelang Lebaran, BIN Suntik 230 Tahanan Lapas Tarakan Vaksin Booster
Indonesia
Jelang Lebaran, BIN Suntik 230 Tahanan Lapas Tarakan Vaksin Booster

Secara nasional per 11 April 2022, persentase capaian vaksinasi dosis 1 adalah 94,81 persen dan dosis 2 mencapai 77,55 persen, sedangkan dosis 3 baru mencapai 13,26 persen.