Kemenkes Jelaskan Harga Tes PCR Indonesia Lebih Mahal Dibandingkan di India Ilustrasi "swab test". (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Ramai beredar informasi terkait dengan biaya tes PCR di Indonesia yang lebih mahal dibandingkan dengan yang ditetapkan di India.

Menanggapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) buka suara dan menyebut penetapan harga PCR telah didiskusikan dengan beberapa pihak.

Baca Juga

Genjot Tes PCR, Laba Bersih DGNS Meroket 461 persen

Ia menuturkan, pada waktu penetapan SE terkait PCR tentunya telah melewati konsultasi dengan sejumlah pihak, salah satunya auditor.

"Sehingga Kemenkes tidak melakukan penetapan harga sendiri, sama halnya dengan penetapan HET obat," kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung, Kementerian Kesehatan, Situ Nadia Tarmidzi kepada wartawan, Jumat (13/8).

Siti Nadia menjelaskan pihaknya terbuka akan segala kritik dan saran, termasuk dengan kemungkinan mengubah harga tes PCR di Indonesia. Prinsipnya ia terbuka dengan berbagai masukan.

"Bahkan bila perlu, kita akan lakukan evaluasi terkait dengan harga PCR," terangnya.

Swab test yang dilakukan laboratorioum DGNS. (Foto: istimewa)

Sebagai informasi, dikutip dari laman India Today, pemerintah India memutuskan untuk menurunkan harga tes untuk mendeteksi virus COVID-19 tersebut.

Adapun harga yang ditetapkan untuk tes PCR di India mengalami penurunan dari 800 rupee atau Rp 150 ribu kemudian menjadi 500 rupee atau Rp 96 ribu saja.

Sementara, di Indonesia, Kementerian Kesehatan menetapkan harga tes swab PCR secara mandiri sebesar Rp 900 ribu.

Setelah sebelumnya banyak pihak yang komplain terkait dengan pemasangan tarif PCR yang sangat mahal bahkan di atas Rp 1 juta. (Knu)

Baca Juga

Pengunjung Mal Belum Divaksin Wajib Bawa Surat PCR dan Swab Antigen

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA] Palopo Bakal Dilanda Bencana Besar
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Palopo Bakal Dilanda Bencana Besar

Beredar sebuah pesan berantai Whatsapp yang menyebutkan bahwa akan ada bencana besar yang terjadi di Palopo, Sulawesi Selatan.

Lima Tahapan Tim DVI Polri Identifikasi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air
Indonesia
Lima Tahapan Tim DVI Polri Identifikasi Korban Kecelakaan Sriwijaya Air

Polisi melakukan lima langkah untuk mengidentifikasi jenazah dari korban insiden jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang kemungkinan tak utuh lagi mengingat adanya ledakan keras di pesawat.

PDIP Ingatkan Mendag, Jangan Korbankan Petani Demi Kepentingan Pemburu Rente
Indonesia
PDIP Ingatkan Mendag, Jangan Korbankan Petani Demi Kepentingan Pemburu Rente

PDIP meminta Mendag belajar dari kepemimpinan Presiden Jokowi

Polisi Diminta Tak Dukung Kebijakan Liar Anies Pesepeda Melintas Sudirman-Thamrin
Indonesia
Polisi Diminta Tak Dukung Kebijakan Liar Anies Pesepeda Melintas Sudirman-Thamrin

Penempatan pesepeda road bike di JLNT dan Sudirman-Thamrin melanggar pasal 122 dan 229 UU Nomor 22 Tahun 2009

Dispar Mataram Gelar Pameran Mutiara Jelang  World Superbike
Indonesia
Dispar Mataram Gelar Pameran Mutiara Jelang World Superbike

Pameran tersebut untuk menyambut ajang balap motor dunia World Superbike (WSBK) di Sirkuit Pertamina Mandalika.

Pandemi Bikin Sekolah Keberbakatan Olahraga Kendari Kekurangan Siswa
Indonesia
Pandemi Bikin Sekolah Keberbakatan Olahraga Kendari Kekurangan Siswa

SKO Kendari membuka kuota 70 orang siswa atlet untuk lima cabang olahraga, yakni dayung, sepak takraw, pencak silat, karate dan atletik.

Cegah Ledakan COVID-19, Publik Diimbau Jangan Ziarah Kubur dan Liburan Dulu
Indonesia
Cegah Ledakan COVID-19, Publik Diimbau Jangan Ziarah Kubur dan Liburan Dulu

Bayangkan, sudah hampir 50.000 orang meninggal dunia akibat COVID.

Wagub DKI Sesalkan Jakmania Konvoi Kemenangan
Indonesia
Wagub DKI Sesalkan Jakmania Konvoi Kemenangan

Pemprov DKI Jakarta menyayangkan tindakan pendukung Persija Jakarta yang melakukan pesta kemenangan dengan aksi konvoi ke sejumlah titik ibu kota dengan mengabaikan protokol kesehatan.

Bunga Kredit Lambat Turun
Indonesia
Bunga Kredit Lambat Turun

Total penurunan suku bunga acuan mencapai 150 basis poin sejak 2020 hingga dua bulan pertama 2021

Jakarta PPKM Level 3, STRP atau Surat Perusahaan Masih Diberlakukan Saat Naik KRL
Indonesia
Jakarta PPKM Level 3, STRP atau Surat Perusahaan Masih Diberlakukan Saat Naik KRL

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan perpanjangan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) hingga 30 Agustus 2021. Perpanjangan ini berlaku di daerah yang menerapkan PPKM level 2 sampai 4.