Kemenkes Ingatkan Pentingnya Vaksin Booster Pertama Jelang Mudik Lebaran Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi saat menyampaikan keterangan kepada wartawan di Jakarta, Selasa (7/2/2023). (ANTARA/Andi Firdaus).

MerahPutih.com - Pemerintah tetap mendorong peningkatan vaksinasi COVID-19 meski penyebaran virus tersebut melandai.

Kementerian Kesehatan menjadikan vaksinasi dosis penguat atau booster pertama sebagai hal penting yang perlu dipenuhi masyarakat menjelang pelaksanaan mudik Lebaran 2023. Hal itu agar laju kasus COVID-19 bisa tetap terkendali.

"Terkait (booster kedua) sebagai persyaratan perjalanan atau tidak, kami akan lihat kajiannya seperti apa, karena yang penting booster pertama dulu," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi, Jumat (10/2).

Baca Juga:

Warga Pamulang Terpapar COVID Varian Kraken meski Sudah 3 Kali Vaksin

Nadia mengatakan, interval pemberian vaksinasi antardosis rata-rata berjarak 6 bulan sejak penyuntikan. Booster pertama menjadi penting, karena umumnya masyarakat penerima vaksinasi primer dosis lengkap atau dua dosis di Indonesia, telah berjarak lebih dari batas waktu yang ditetapkan.

"Nanti akan dikaji tim, apakah booster perlu jadi syarat perjalanan mudik Lebaran. Setidaknya booster pertama dengan primer dua kali dulu, sudah banyak jarak waktunya," katanya, dikutip Antara.

Dilansir dari laporan Dashboard Vaksinasi COVID-19 Kemenkes RI, total penerima vaksinasi dosis kedua per 9 Februari 2023 mencapai 174,80 juta dosis (74,49 persen) yang telah disuntikkan dari total sasaran 234,66 juta masyarakat sasaran. Dari jumlah itu, baru 69,66 juta dosis (29,69 persen) vaksin booster 1 yang telah disuntikkan kepada penerima dosis 2.

Sedangkan jumlah penerima suntikan booster kedua hingga kini baru sebanyak 1,78 juta lebih dosis (0,77 persen).

"Syarat pemberian booster kedua adalah orang yang sudah di-booster pertama," katanya.

Baca Juga:

203.191 Orang Divaksin Booster Kedua di Jakarta

Nadia mengatakan, booster kedua sebagai syarat pejalan mudik perlu mempertimbangkan interval suntikan sebelumnya, mengingat pelaksanaan mudik Lebaran diperkirakan berlangsung sekitar pertengahan April 2023.

Artinya, mayoritas masyarakat masih membutuhkan jeda waktu suntikan booster pertama ke vaksin booster kedua.

"Saat ini yang booster pertama hanya 60-an juta dosis dan butuh waktu 6 bulan untuk dapatkan booster kedua. Kalau belum booster pertama, dia butuh 6 bulan lagi. Lewat dong Idul Fitrinya," katanya.

Namun, untuk memastikan hal itu, Kemenkes masih melakukan sejumlah tahapan kajian bersama sejumlah pihak terkait untuk kebijakan vaksinasi booster sebagai persyaratan mudik. (*)

Baca Juga:

Stok Vaksin Booster ke-2 Capai 9,3 Juta Dosis

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Qatar Bakal Gelontorkan USD 80 Juta ke Labuan Bajo
Indonesia
Qatar Bakal Gelontorkan USD 80 Juta ke Labuan Bajo

Investasi tersebut dalam rangka menyukseskan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN 2023 yang akan diselenggarakan di Labuan Bajo.

Tiba di Indonesia, Surya Darmadi Langsung Dijemput Kejagung
Indonesia
Tiba di Indonesia, Surya Darmadi Langsung Dijemput Kejagung

"Sudah dijemput di bandara tinggal dibawa ke kantor (Kejagung)," kata Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung Ketut Sumedana saat dikonfirmasi, Senin (15/8).

Bawaslu Pelajari Laporan Beredarnya Tabloid Anies
Indonesia
Bawaslu Pelajari Laporan Beredarnya Tabloid Anies

Pelaporan terhadap beredarnya tabloid tentang prestasi Anies Baswedan di Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) memasuki babak baru.

Delman Cuma Boleh Beroperasi di Monas Setiap Sabtu-Minggu
Indonesia
Delman Cuma Boleh Beroperasi di Monas Setiap Sabtu-Minggu

Namun, delman cuma boleh beroperasi setiap Sabtu dan Minggu.

BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Pasang Air Laut saat Gerhana Bulan Total
Indonesia
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Pasang Air Laut saat Gerhana Bulan Total

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat di wilayah pesisir mewaspadai pasang air laut semasa fenomena gerhana bulan total pada 8 November 2022.

Cak Imin Tegaskan PKB Siap Dukung Prabowo sebagai Capres 2024
Indonesia
Cak Imin Tegaskan PKB Siap Dukung Prabowo sebagai Capres 2024

"Ya kalau memang Pak Prabowo sudah mantap, ya tentu kita siap akan mendukung beliau," kata Ketum PKB Muhaimin Iskandar di Jakarta Timur, Kamis (11/5).

Hari Ini, Laksamana Yudo Dilantik Jadi Panglima TNI
Indonesia
Hari Ini, Laksamana Yudo Dilantik Jadi Panglima TNI

Persetujuan Komisi I DPR RI itu kemudian dibawa dalam Rapat Paripurna DPR RI Selasa (13/12).

[HOAKS atau FAKTA]  Anaconda Raksasa Makan Perempuan Berusia 70 Tahun
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] Anaconda Raksasa Makan Perempuan Berusia 70 Tahun

"Anaconda raksasa memakan wanita berusia 70 tahun,"

Positif COVID-19 di RI Bertambah 2.501 Kasus
Indonesia
Positif COVID-19 di RI Bertambah 2.501 Kasus

Pada Jumat (9/12) ada 2.501 kasus baru corona. Sehingga, total menjadi 6.695.010 kasus positif.

Omzet UMKM Kuliner di Bandung Naik 67 Persen
Indonesia
Omzet UMKM Kuliner di Bandung Naik 67 Persen

Diskop UKM telah membina lebih dari 9.104 pelaku usaha. Dan berharap semakin banyak UMKM yang mencatatkan kenaikan omzet.