Kemenkes Didorong Susun dan Tetapkan DIPA 2021 untuk Penanganan COVID-19 Ketua MPR Bambang Soesatyo ingatkan pemerintah tidak terburu-buru lakukan relaksasi PSBB (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Kementerian Kesehatan didorong segera menyusun dan menetapkan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2021.

"Kementerian Kesehatan dan lembaga terkait agar segera menyusun dan menetapkan DIPA dalam anggaran 2021 untuk penanganan virus corona, agar realisasi dan pertanggungjawaban anggarannya dapat secara akuntabel, transparan, dan tepat sasaran," ujar Ketua MPR, Bambang Soesatyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (3/8).

Baca Juga

Wacana Membuka Sekolah meski di Zona Hijau Dinilai Riskan

Hal itu disampaikan Bamsoet merespon informasi sebanyak 40 persen dari total dana Rp695 triliun yang dialokasikan untuk penanganan virus corona belum memiliki DIPA.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (ANTARA)
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet). (ANTARA)

Dia juga mendorong seluruh kementerian dan lembaga mengikuti instruksi Presiden Joko Widodo, agar mengetahui dan mempunyai prioritas kerja ketika pandemi menghantam Indonesia, terutama bagi Kementerian Kesehatan.

Bamsoet meminta satuan tugas penanganan dan penanggulangan COVID-19 untuk segera menyusun rencana kegiatan khususnya kegiatan yang prioritas dalam penanganan dan penanggulangan COVID-19 agar selaras dengan DIPA Kemenkes, sehingga manajemen krisis dapat dikelola secara efisien.

Baca Juga

[HOAKS atau FAKTA]: Menteri Agama Fachrul Razi Tiba-tiba Perbolehkan Penyelenggaraan Ibadah Haji 2020

Kementerian/lembaga juga didorong agar tidak lupa mempercepat penyerapan anggaran penanganan virus corona yang saat ini baru 20 persen yang direalisasikan dari total alokasi yang sebesar Rp695,2 triliun. (Pon)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Hasil Swab Pria Meninggal Saat Salat Jumat di Bogor Belum Keluar
Indonesia
Hasil Swab Pria Meninggal Saat Salat Jumat di Bogor Belum Keluar

Indikasinya sementara ini karena serangan jantun

Anak Jokowi dan 128 Cakada PDIP Lulus Sekolah Partai Gelombang I
Indonesia
Anak Jokowi dan 128 Cakada PDIP Lulus Sekolah Partai Gelombang I

4 sampai 6 September mendatang, 129 kepala daerah yang menjadi peserta, akan mendaftar ke KPUD

Bawaslu Yogyakarta Awasi Ketat Protokol New Normal Pada Pilkada 2020
Indonesia
Bawaslu Yogyakarta Awasi Ketat Protokol New Normal Pada Pilkada 2020

"Penerapan protokol kesehatan bakal menjadi salah satu fokus pengawasan penyelenggaraan Pilkada 2020 di DIY," tegas dia

Tak Ada SIKM, Penumpang Menuju Jakarta Wajib Tunjukkan Surat Bebas COVID-19
Indonesia
Tak Ada SIKM, Penumpang Menuju Jakarta Wajib Tunjukkan Surat Bebas COVID-19

Tidak ada penerapan SIKM (surat izin keluar masuk) ke Jakarta seperti di masa PSBB sebelum masa transisi.

Buntut 'Kacung WHO', Polisi Layangkan Panggilan Kedua Buat JRX
Indonesia
Kabur dari RS, Pasien COVID-19 Dipenjara Empat Bulan
Dunia
Kabur dari RS, Pasien COVID-19 Dipenjara Empat Bulan

Seorang pasien COVID-19 di Hong Kong divonis hukuman penjara selama empat bulan gara-gara melarikan diri saat dalam perawatan di rumah sakit (RS) setempat.

Anies Minta Pemerintah Pusat Segera Penuhi Kebutuhan Vaksin COVID-19
Indonesia
Anies Minta Pemerintah Pusat Segera Penuhi Kebutuhan Vaksin COVID-19

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta siap untuk terus melaksanakan vaksinasi COVID-19 kepada masyarakat ibu kota.

Karang Taruna DKI Siap Pasang Badan untuk Anies Baswedan
Indonesia
Karang Taruna DKI Siap Pasang Badan untuk Anies Baswedan

Karang Taruna DKI siap membela Gubernur Anies Baswedan setelah ada desakan mundur

Bawaslu Terbitkan 1.618 Surat Peringatan ke Calon Kepala Daerah
Indonesia
Bawaslu Terbitkan 1.618 Surat Peringatan ke Calon Kepala Daerah

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menyampaikan jumlah tren kampanye tatap muka yang dilakukan pasangan calon (paslon) Pilkada 2020.