Kemenhub Resmi Umumkan Tarif Baru untuk Angkutan AKAP Angkutan umum antarkota dalam provinsi (AKDP) di Kalsel parkir di Pal 6 Banjarmasin. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi membuat ongkos angkutan umum juga ikut naik.

Kementerian Perhubungan atau Kemenhub resmi menaikkan tarif angkutan antar kota antar provinsi (AKAP) kelas ekonomi.

Baca Juga:

Tarif Ojol Resmi Naik, Berikut Rincian Ongkos Terbaru dari Kemenhub

"Ini untuk penyesuaian terhadap harga BBM, perlu ada penyesuaian tarif (angkutan),” ujar Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Hendro Sugiatno dalam konferensi pers virtual, Rabu (7/9).

Dia menjelaskan tarif dasar angkutan AKAP per 2022 sebesar Rp 159 per penumpang per kilometer. Angka itu naik dari tarif dasar 2016 yang hanya Rp 119 per penumpang per kilometer.

Sedangkan, untuk batas atas dan bawah, penentuan tarif bus AKAP terbagi atas wilayah I dan II.

Tarif batas atas wilayah I yang meliputi Sumatera, Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara naik menjadi Rp 207 per penumpang per kilometer dari Rp 155 per penumpang per kilometer.

“Untuk tarif batas bawah penyesuainya adalah Rp 128 per penumpang per kilometer naik dari Rp 95 per penumpang per kilometer,” kata dia.

Baca Juga:

Tarif Angkutan Umum di Kota Bandung Naik Rp 1.000

Adapun tarif batas atas untuk wilayah II yang mencakup Kalimantan, Sulewesi, dan Indonesia Timur naik menjadi Rp 227 per penumpang per kilometer dari sebelumnya hanya Rp 172. Sedangkan, batas bawah Rp 142 per penumpang per kilometer, naik dari sebelumnya Rp 106.

Menurut Hendro, kenaikan tarif angkutan AKAP kelas ekonomi disesuaikan berdasarkan kenaikan harga BBM dan biaya awak bus. Yaitu kenaikan UMP; iuran kesehatan; ketenagakerjaan; serta penyesuaian harga kendaraan dan spare part.

“Perlu diketahui untuk harga atau biaya AKAP ekonomi itu mulai 2016 belum pernah ada kenaikan tarif,” ucap dia.

Sebagai informasi, pada Sabtu, (3/9) pukul 14.30 WIB, pemerintahan Presiden Joko Widodo mengumumkan, harga Pertalite naik dari Rp 7.650 per liter menjadi Rp 10 ribu per liter. Kemudian Solar subsidi dari Rp 5.150 per liter mejadi Rp 6.800 per liter, dan Pertamax dari Rp 12.500. (Knu)

Baca Juga:

Tarif Angkutan Umum bakal Melonjak 35 Persen Akibat BBM Naik

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
[HOAKS atau FAKTA]: Truk Pengangkut Rudal Indonesia Buat Ukraina Terguling
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Truk Pengangkut Rudal Indonesia Buat Ukraina Terguling

Narasi terkait bantuan rudal Indonesia untuk Rusia juga pernah beredar sebelumnya.

Cak Imin Ungkap Pesan Jokowi soal Koalisi Pilpres 2024
Indonesia
Cak Imin Ungkap Pesan Jokowi soal Koalisi Pilpres 2024

Seusai pertemuan, Cak Imin menyatakan, Presiden Jokowi menyerahkan sepenuhnya soal koalisi menyongsong Pilpres 2024 kepada dirinya.

Tenang, Kemenhub Siapkan Tiket Go Show 59 Penerbangan Tambahan keluar Lombok
Indonesia
Tenang, Kemenhub Siapkan Tiket Go Show 59 Penerbangan Tambahan keluar Lombok

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyatakan puncak arus balik pergerakan penumpang keluar dari Lombok diprediksi terjadi pada malam Minggu (20/3) atau setelah perhelatan MotoGP selesai. Pihaknya pun melakukan antisipasi terhadap fenomena lonjakan tersebut dengan beberapa persiapan.

Pemerintah Minta Warga Tetap Patuh Prokes saat Ibadah Ramadan
Indonesia
Pemerintah Minta Warga Tetap Patuh Prokes saat Ibadah Ramadan

Pemerintah memberikan kelonggaran terhadap aktivitas masyarakat termasuk ibadah saat bulan suci Ramadan.

Jokowi Heran Rencana Kenaikan Biaya Haji Sudah Jadi Polemik
Indonesia
Jokowi Heran Rencana Kenaikan Biaya Haji Sudah Jadi Polemik

Jokowi memastikan kenaikan Bipih 1444 H/2023 M yang diusulkan Kementerian Agama (Kemenag) masih dalam kajian.

Kondisi Rakyat Masih Berat, Pemerintah Diminta Tunda Aturan JHT Cair di Usia 56
Indonesia
Kondisi Rakyat Masih Berat, Pemerintah Diminta Tunda Aturan JHT Cair di Usia 56

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah meninjau ulang Permenaker No 2 Tahun 2022.

Unpas Kembangkan Alat Pemadam Kebakaran Portabel
Indonesia
Unpas Kembangkan Alat Pemadam Kebakaran Portabel

Kebakaran masih menjadi bencana yang harus diwaspadai baik di hutan maupun di permukiman padat penduduk. Penyebabnya beragam, mulai arus pendek listrik, ledakan tabung gas, dan hal lain yang menimbulkan api cepat menjalar ke bahan bangunan mudah terbakar.

Mantan Pejabat Kementerian ESDM Didakwa Rugikan Negara Rp 11 Miliar
Indonesia
Mantan Pejabat Kementerian ESDM Didakwa Rugikan Negara Rp 11 Miliar

Sri Utami, didakwa merugikan keuangan negara senilai Rp 11,124 miliar.

Geledah Rumah Dinas Ade Yasin, KPK Amankan Dokumen dan Mata Uang Asing
Indonesia
Geledah Rumah Dinas Ade Yasin, KPK Amankan Dokumen dan Mata Uang Asing

Dari hasil upaya paksa penggeledahan tersebut, kata Ali, tim penyidik berhasil menemukan dokumen keuangan dan uang dalam bentuk mata asing.

Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Garuda, Menteri BUMN Akui Tengah Bersih-bersih
Indonesia
Bongkar Kasus Dugaan Korupsi Garuda, Menteri BUMN Akui Tengah Bersih-bersih

Kolaborasi Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) kembali mengungkap kasus yang terjadi.