Kemenhan Bangun Latihan Perang Bertaraf Internasional di Morotai, Bisa Dipakai Negara Lain

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 12 Maret 2026
Kemenhan Bangun Latihan Perang Bertaraf Internasional di Morotai, Bisa Dipakai Negara Lain

Menteri Pertahanan RI, Sjafrie Sjamsoeddin. Foto: Dok. TNI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kementerian Pertahanan akan membangun area fasilitas latihan militer bertaraf internasional di wilayah Morotai, Maluku Utara.

Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengatakan hal tersebut dilakukan agar TNI memiliki fasilitas latihan militer yang layak untuk dipakai di tingkat nasional dan internasional.

"Saya kira teman-teman sudah tahu bahwa Morotai ini dulu digunakan di dalam perang dunia kedua sehingga dia punya infrastruktur pertahanan masih ada, dan kita akan sama-sama memperbaiki dan kita sama-sama gunakan," kata Sjafrie saat memberikan keterangan pers di depan kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Kamis (12/3).

Selain untuk dipakai TNI, tempat latihan tempur itu juga bisa digunakan sebagai alat diplomasi dengan negara lain.

Baca juga:

Sjafrie Sjamsoeddin Masuk Bursa Capres 2029, Pengamat Soroti Peluang

Dengan fasilitas tempur berkualitas internasional itu, TNI bisa mengajak kekuatan militer dari negara lain untuk menggelar latihan bersama.

"Kita membuat International Training Facilities di Morotai. Di sana bisa latihan udara, bisa latihan laut, bisa latihan darat," kata Sjafrie.

Sjafrie melanjutkan, nantinya fasilitas latihan tempur itu tidak hanya bisa digunakan oleh negara tetangga di kawasan Asia Tenggara saja melainkan negara mitra Indonesia dari lintas benua.

"Kita tidak ingin negara kita itu menutup diri, kita ingin negara kita itu open minded dengan negara-negara lain," katanya.

Sjafrie tidak menjelaskan secara rinci kapan proses pembangunan dimulai dan sejauh mana progres pembangunan fasilitas latihan tempur tersebut.

#Perang #Sjafrie Sjamsoeddin #Latihan Perang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Sejumlah video yang beredar di media sosial menunjukkan asap membumbung dari Istana Kepresidenan Al-Maashiq.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Houthi Luncurkan Balistik ke Istana Kepresidenan Al-Maashiq di Aden, PM Diklaim Aman
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Indonesia
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Pada 21 Agustus 2026 lalu, Menhan Sjafrie Sjamsoeddin dan Menhan China Laksamana Dong Jun bertemu di Jakarta dalam Mekanisme Dialog 2+2 antara menteri luar negeri dan menteri pertahanan Indonesia dan China.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
China dan Indonesia Bakal Lakukan Kerja Sama Keamanan Maritim
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Penundaan selama beberapa pekan saja memaksa petani mengurangi atau sama sekali tidak menggunakan pupuk.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Tidak Ada Pupuk, Produksi dan Pasokan Pangan Global Turun Akibat Perang di Timur Tengah
Indonesia
Tentara AS dan Indonesia Berlatih Tembak Drone di Sumatera Selatan
Batalyon Arhanud 10/Dam Jaya direncanakan mengoperasikan rudal Mistral, sedangkan unsur pertahanan udara US Army menggunakan rudal Stinger.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Tentara AS dan Indonesia Berlatih Tembak Drone di Sumatera Selatan
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Indonesia
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Indonesia memiliki ketentuan hukum yang jelas mengenai keterlibatan WNI dalam dinas militer negara asing,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Kemenlu Cek Jumlah WNI Jadi Tentara Rusia Berperang di Ukraina
Bagikan