Kemendagri Pastikan Tunda Pelantikan Bupati Sabu Raijua Terpilih Orient Riwu Kore. (Foto: Facebook Orient Riwu Kore)

MerahPutih.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memastikan pelantikan Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Patriot Riwu Kore yang dijadwalkan besok akan ditunda.

Penundaan pelantikan dikarenakan masalah status kewarganegaraan Orient P Riwu Kore yang masih belum tuntas. Orient disebut memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat.

Baca Juga

Bawaslu Tegaskan Bupati Sabu Raijua Terpilih Orient Riwu Tak Pantas Dilantik

"Kami ingin dapat dulu nih hasil kajiannya," kata Kapuspen Kemendagri, Benny Irawan kepada wartawan di Kantor Kemendagri, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Kamis (25/2).

Dia berharap pihak Kemenkum HAM dapat segera memberi hasil kajian kepastian status kewarganegaraan Orient P Riwu Kore.

"Kami minta kepada khususnya Kemenkum HAM untuk kita segera mendapatkan itu, kepastian status kewarganegaraan beliau," ujarnya.

Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Patriot Riwu Kore. Foto: Istimewa
Bupati Sabu Raijua terpilih, Orient Patriot Riwu Kore. Foto: Istimewa

Sehingga kata Benny, Kemendagri tidak dapat melantik Orient besok. "Sampai hari ini belum ada hasil kajian dari Kemenkum HAM, sehingga Kemendagri belum bisa mengambil keputusan pasti untuk melakukan pelantikannya besok," imbuhnya.

Kemendagri menjadwalkan akan melantik kepala daerah terpilih secara serentak pada 2021 dalam tiga tahap. Pelantikan tahap satu akan dilakukan tanggal 26 Februari besok.

Benny menuturkan 178 Kepala Daerah yang akan dilantik juga merupakan bagian dari Kepala Daerah yang hasil sengketa sidang gugatannya tidak dilanjutkan.

Kemendagri, kata Benny, mendorong agar pelantikan dilangsungkan secara virtual. Benny mengatakan, pelantikan ini didasarkan pada UU No 10 Tahun 2016.

Dia menjelaskan, bertahapnya pelantikan para kepala daerah terpilih ini lantaran berakhirnya masa jabatan kepala daerah sebelumnya yang berbeda-beda di sejumlah daerah. (Knu)

Baca Juga

Penjelasan PDIP Soal Bupati Sabu Raijua Terpilih Warga AS

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
13 RSUD DKI Khusus Hanya Layani Pasien COVID-19
Indonesia
13 RSUD DKI Khusus Hanya Layani Pasien COVID-19

"Rumah sakit umum daerah sebagaimana tercantum dalam diktum kesatu bertugas menyelenggarakan pelayanan COVID-19 di seluruh area pelayanan rumah sakit," demikian bunyi SK itu.

Beda Baru Salat Id Hari Ini, Begini Cara Hitung-hitungan Islam Aboge
Indonesia
Beda Baru Salat Id Hari Ini, Begini Cara Hitung-hitungan Islam Aboge

1 Ramadan 1442 Hijriah jatuh pada Rabu Kliwon karena merupakan hari keenam dan pasaran kedua setelah Jumat Wage

Tingkat Keterisian RS COVID-19 di DKI Capai 79 Persen
Indonesia
Tingkat Keterisian RS COVID-19 di DKI Capai 79 Persen

Keterpakaian tempat tidur rawat inap dan ruang ICU di 98 RS Rujukan COVID-19 di Jakarta terjadi peningkatan selama sebulan terakhir.

Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta untuk Kunjungan Kerja
Indonesia
Presiden Jokowi Bertolak ke Yogyakarta untuk Kunjungan Kerja

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertolak menuju ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu (28/2), dalam rangka kunjungan kerja.

Inpres Sarana Prasarana Piala Dunia U-20 Tinggal Diteken Jokowi
Indonesia
Inpres Sarana Prasarana Piala Dunia U-20 Tinggal Diteken Jokowi

Inpres yang disusun oleh Kemenpora beserta kementerian dan lembaga terkait itu akan menjadi petunjuk

Peneliti ITS Ciptakan Alat Pendeteksi COVID-19 Lewat Bau Ketiak
Indonesia
Peneliti ITS Ciptakan Alat Pendeteksi COVID-19 Lewat Bau Ketiak

Peneliti Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya membuat alat pendeteksi COVID-19 lewat bau keringat ketiak yabg diberi nama i-Nose C-19.

Dalam Tiga Bulan Mendatang Permintaan Kredit Rumah Bakal Meningkat
KPR
Dalam Tiga Bulan Mendatang Permintaan Kredit Rumah Bakal Meningkat

Di sisi responden rumah tangga, terdapat indikasi peningkatan pangsa responden yang berencana untuk melakukan penambahan pembiayaan

Sesuai Konsep Presisi, Kapolri Harus Cegah Arogansi Aparat Bukan Larang Media
Indonesia
Sesuai Konsep Presisi, Kapolri Harus Cegah Arogansi Aparat Bukan Larang Media

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah mencabut telegram nomor ST/750/IV/HUM.3.4.5./2021 tanggal (5/4/2021) terkait larangan menyiarkan tindakan arogansi aparat kepolisian

Jokowi Instruksikan Jajarannya Evakuasi dan Tangani Cepat Bencana NTT
Indonesia
Jokowi Instruksikan Jajarannya Evakuasi dan Tangani Cepat Bencana NTT

Jokowi langsung menginstruksikan menteri terkait dan TNI-Polri untuk melaksanakan evakuasi dan penanggulangan imbas dari bencana NTT dan NTB.