Kemendagri Diminta Susun Aturan Teknis Penunjukan Penjabat Kepala Daerah Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa. Foto: Geraldi/nvl

MerahPutih.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diminta segera membuat dan menyusun aturan teknis penunjukkan dan pengangkatan penjabat kepala daerah baik itu gubernur, bupati dan wali kota.

Wakil Ketua Komisi II DPR, Saan Mustapa menuturkan, hal ini untuk mencegah polemik dan kecurigaan publik soal Pj kepala daerah. Terlebih, Mahkamah Konstitusi (MK) memberikan pertimbangan agar pemerintah membuat aturan teknis yang rinci soal penunjukan Pj kepala daerah.

Baca Juga

PKS Kritisi Pelantikan 5 Penjabat Gubernur oleh Mendagri Rawan Digugat

"Pemerintah sebaiknya membuat turunan dari pertimbangan MK dalam bentuk peraturan tertulis secara formal agar proses penunjukkan ini bisa dilakukan secara transparan prinsip-prinsip demokrasinya bisa dikedepankan," ucap Saan di Jakarta, Selasa (24/5).

Politikus Partai NasDem ini mengamini usulan untuk membuat aturan teknis memang hanya pertimbangan hukum MK.

Baca Juga

KSP Minta Penjabat Gubernur Sukseskan Pemilu dan Program Jokowi

Karena itu, Kemendagri tidak memiliki kewajiban untuk melaksanakan usulan MK tersebut, kecuali perintah membuat aturan teknis masuk dalam amar putusan MK.

"Secara etis dan dalam kerangka pertanggung jawaban, akuntabilitas, transparansi, dan juga mekanismenya transparan dan demokratis itu mungkin penting menurut saya untuk ditindaklanjuti apa-apa yang dilakukan (dimintakan) MK supaya upaya nggak polemik seperti ini," ujarnya.

Saan mengungkapkan, pihaknya akan melakukan rapat kerja atau raker dengan Kemendagri untuk membahas soal penunjukkan kepala daerah. Termasuk, untuk memastikan TNI dan Polri aktif tidak menjadi penjabat kepala daerah.

"Kita akan melakukan rapat kerja nanti terkait soal penjabat kepala daerah, bupati, gubernur walikota. Kita ingin kalau ada panduan seperti kata MK bisa ditindaklanjuti dan publik bisa mengawasi," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga

Gubernur Sultra Tolak Lantik Pj Bupati, PKS: Imbas Pemerintah Abai Pertimbangan MK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Diundangnya Kelompok Hindu Sayap Kanan India, R20 Akui Tengah Cari Solusi Damai
Indonesia
Diundangnya Kelompok Hindu Sayap Kanan India, R20 Akui Tengah Cari Solusi Damai

RSS sudah mengonfirmasi akan hadir pada perhelatan R20 yang akan diselenggarakan di Nusa Dua, Bali pada 2-3 November 2022.

7 Mal di Serpong Izinkan Masuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun, Berikut Daftarnya
Indonesia
7 Mal di Serpong Izinkan Masuk Anak Usia di Bawah 12 Tahun, Berikut Daftarnya

Mal di Tangerang Selatan sudah mengizinkan untuk anak dibawah usia 12 tahun dapat memasuki area mall.

Polri Ungkap Modus Pencarian Dana Terorisme, dari Sumbangan Kemanusiaan hingga Pinjol
Indonesia
Polri Ungkap Modus Pencarian Dana Terorisme, dari Sumbangan Kemanusiaan hingga Pinjol

Terdapat sejumlah cara yang kerap dilakukan tersangka teroris di Indonesia dalam mengumpulkan dana untuk Negara Islam, Irak dan Suriah (ISIS).

Jokowi Sebut Selalu Tunduk pada Konstitusi dalam Pembuatan Kebijakan
Indonesia
Jokowi Sebut Selalu Tunduk pada Konstitusi dalam Pembuatan Kebijakan

Pemerintah berupaya untuk tidak menempuh langkah dan cara yang bersifat inkonstitusional atau bertentangan dengan konstitusi Undang-Undang Dasar 1945.

Pasar Gembrong Terbakar Ketiga Kalinya, PSI: Kok Bisa?
Indonesia
Pasar Gembrong Terbakar Ketiga Kalinya, PSI: Kok Bisa?

"Pasar Gembrong ini sudah pernah terbakar di 2015 dan 2017. Berulang loh ini di tempat yang sama."

Medsos Pemprov DKI Dapat Tiga Penghargaan GSMS 2021
Indonesia
Medsos Pemprov DKI Dapat Tiga Penghargaan GSMS 2021

Medsos yang Pemerintah DKI meraih penghargaan dalam acara Government Social Media Summit (GSMS) 2021 yang diadakan oleh Awrago.

Pakar Budaya Sebut Wahyu Keprabon Jadi Syarat Suksesi Mangkunegaran
Indonesia
Pakar Budaya Sebut Wahyu Keprabon Jadi Syarat Suksesi Mangkunegaran

Peringatan 100 hari wafatnya Kanjeng Gusti Pangeran Adipati Arya (KGPAA) Mangkunagoro IX telah dilaksanakan.

Temui Jokowi setelah Dicopot dari Ketum PPP, Suharso Dicecar Wartawan Istana
Indonesia
Temui Jokowi setelah Dicopot dari Ketum PPP, Suharso Dicecar Wartawan Istana

Suharso mengaku datang untuk berbicara soal pembangunan IKN Nusantara dan persoalan kepemimpinan di PPP.

Gowes Bareng Warga Jonggol, Gerindra Minta Kader Kerja Keras Menangkan Prabowo   
Indonesia
Gowes Bareng Warga Jonggol, Gerindra Minta Kader Kerja Keras Menangkan Prabowo  

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengikuti kegiatan olahraga Gowes Merah Putih Kemerdekaan RI ke-77 bersama masyarakat Jonggol, Kabupaten Bogor.

348 Sekolah di Jakarta Masih Ditutup Akibat Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
348 Sekolah di Jakarta Masih Ditutup Akibat Lonjakan Kasus COVID-19

"Sekolah yang masih tutup 348 itu kan dari kemarin 706 sekolah yang ditutup," ujar Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria