Kemendagri Diminta Kumpulkan Para Petahana yang Langgar Protokol Kesehatan Ketua MPR Bambang Soesatyo (Foto: antaranews)

Merahputih.com - Ketua MPR, Bambang Soesatyo meminta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengumpulkan data calon kepala daerah petahana yang melanggar protokol kesehatan (prokes) COVID-19 saat pendaftaran sebagai peserta Pilkada Serentak 2020.

"Kemendagri perlu mengumpulkan data kepala daerah yang melakukan pelanggaran terhadap protokol kesehatan sebagai bukti pelanggaran yang dilakukan, dan untuk dijadikan dasar penindakan," ujar Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (8/9).

Baca Juga:

Kepergok Tak Pakai Masker, Pengunjung dan Pembeli Pasar Tradisional Dipaksa Pulang

Hal itu dikatakannya terkait dengan sanksi yang diberikan Kemendagri berupa teguran tertulis kepada lebih dari 50 calon kepala daerah petahana yang melanggar protokol kesehatan COVID-19 pada saat deklarasi pencalonan, pendaftaran sebagai peserta Pilkada 2020, dan saat pembagian bantuan sosial.

Bamsoet minta pemerintah tidak buru-buru lakukan relaksasi PSBB
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) (Foto: antaranews)

Bamsoet meminta semua calon kepala daerah mematuhi seluruh protokol kesehatan yang berlaku, dan tidak menghimpun massa sehingga terjadi kerumunan.

"Langkah itu agar Pilkada 2020 dapat berjalan dengan lancar dan tidak menimbulkan kluster penyebaran COVID-19 yang baru," ujarnya.

Baca Juga:

Gugus Tugas Amankan 172 Orang Saat Razia Malam PSBB, Ada yang Positif Corona

Ia juga meminta Kemendagri bersikap tegas apabila calon kepala daerah masih tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan karena kedisiplinan terhadap protokol COVID-19 sangat diperlukan, mengingat riskannya pelaksanaan Pilkada 2020 dengan kerumunan massa. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
KPK Sita Villa Milik Edhy Prabowo Dari Hasil Suap Izin Ekspor Benur
Indonesia
KPK Sita Villa Milik Edhy Prabowo Dari Hasil Suap Izin Ekspor Benur

Edhy bersama Safri, Andreau Pribadi Misanta, Siswadi, Ainul Faqih, dan Amril Mukminin diduga menerima suap sebesar Rp 10,2 miliar dan USD 100 ribu dari Suharjito

Car Free Day Tidak Ditiadakan, Tapi Dipindah
Indonesia
Car Free Day Tidak Ditiadakan, Tapi Dipindah

Saat ini dimatangkan inventarisi tempatnya oleh masing-masing wilayah

Reaksi Prabowo Ketika Tahu Anak Emasnya Dicokok KPK
Indonesia
Reaksi Prabowo Ketika Tahu Anak Emasnya Dicokok KPK

"Arahan dari Ketua Umum untuk menunggu perkembangan lebih lanjut informasi dari KPK," kata Dasco

Temui Kardinal Suharyo, Menteri Agama Sebut Perlu Ada Moderasi Beragama
Indonesia
Temui Kardinal Suharyo, Menteri Agama Sebut Perlu Ada Moderasi Beragama

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas berkunjung ke Uskup Agung Jakarta Ignatius Kardinal Suharyo Hardjoatmodjo di Gereja Katedral Jakarta.

Buruh Nekat Demo saat Pandemi COVID-19, Polisi Berikan Peringatan
Indonesia
Buruh Nekat Demo saat Pandemi COVID-19, Polisi Berikan Peringatan

Polisi memperingatkan massa buruh yang melakukan unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Banjir Bandang NTT Renggut 84 Jiwa, 71 Masih Hilang
Indonesia
Banjir Bandang NTT Renggut 84 Jiwa, 71 Masih Hilang

BNPB mencatat bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) menyebabkan korban meninggal sebanyak 84 orang.

Besok Bansos COVID-19 Pempus Cair, Turun Dobel Rp600 Ribu
Indonesia
Besok Bansos COVID-19 Pempus Cair, Turun Dobel Rp600 Ribu

Bantuan Sosial Tunai (BST) yang diterima besok dari Kementerian Sosial melalui PT Pos Indonesia.

Mau Daftar Politeknik PU? Cukup Sertakan Nilai Raport
Indonesia
Mau Daftar Politeknik PU? Cukup Sertakan Nilai Raport

seleksi PMB Politeknik PU kali ini tidak dilaksanakan melalui tes tertulis, tetapi dengan menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer .

PDIP Solo Targetkan Gibran-Teguh Raih 61 Persen Suara
Indonesia
PDIP Solo Targetkan Gibran-Teguh Raih 61 Persen Suara

"Banyak dukungan dari relawan dan partai lain baik non parlemen dan parlemen diyakini suaranya akan terdongkrak naik," tutur dia.

[HOAKS ATAU FAKTA]: Peti Mati Kardus Dipesan untuk Ketua KPU Arief Budiman
Indonesia
[HOAKS ATAU FAKTA]: Peti Mati Kardus Dipesan untuk Ketua KPU Arief Budiman

Peti mati itu terbuat dari daur ulang papan serat bergelombang yang ringan dan dapat menampung hingga 230 kilogram (500 pon) dan dapat disatukan dalam waktu kurang dari 10 menit.