Kemendagri Akan Terbitkan Aturan Teknis Penunjukan Pj Kepala Daerah Kementerian Dalam Negeri. (Foto: MP/Dicke Prasetia)

MerahPutih.com - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mempertimbangkan untuk menerbitkan peraturan teknis penunjukan Penjabat (Pj) kepala daerah.

Hal tersebut disampaikan Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian, di sela-sela rapat Kemendagri dengan Komisi II DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (7/6).

Baca Juga:

Kemendagri Hanya Tetapkan Satu Wilayah Terapkan Level 2 PPKM

“Maka saya melakukan exercise dengan jajaran Kemendagri nanti kita undang juga beberapa ahli termasuk teman-teman dari civil society, setelah itu nanti rapat antar kementerian,” kata Tito.

Tito mengatakan upaya itu dilakukan dalam rangka mewujudkan adanya aturan teknis dalam proses pengangkatan Pj kepala daerah agar lebih demokratis dan transparan.

“Saya ingin ada semacam Peraturan Mendagri mengenai mekanisme penunjukan yang tadi, yang mekanismenya ada semangat demokrasi dan transparansi,” ujarnya.

Baca Juga:

Kemendagri Diminta Susun Aturan Teknis Penunjukan Penjabat Kepala Daerah

Menurut mantan Kapolri ini, aturan penunjukan Pj kepala daerah sebetulnya sudah tersebar di beberapa aturan perundang-undangan, peraturan pemerintah, dan lain-lain.

Namun, kata Tito, pihaknya menangkap satu aspirasi dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang meminta pemerintah mempertimbangkan agar ada mekanisme penunjukan Pj kepala daerah yang demokratis dan transparan.

"Kata-kata demokratis dan transparan itu lah yang menjadi atensi kami," pungkasnya. (Pon)

Baca Juga:

Pj Kepala Daerah, DPR Ingatkan Kemendagri Konsisten Laksanakan Putusan MK

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polisi Tangkap Pengedar 20 kg Sabu Disimpan Dalam Sound System Mobil
Indonesia
Polisi Tangkap Pengedar 20 kg Sabu Disimpan Dalam Sound System Mobil

Aksi para bandar narkoba makin menjadi-jadi. Kali ini, sabu 20,9 kilogram bakal dikirim ke Jakarta dari Sumatera. Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap lima kurir narkoba ditangkap dalam operasi tersebut.

HUT Ke-77 TNI Digelar di Istana Merdeka
Indonesia
HUT Ke-77 TNI Digelar di Istana Merdeka

Sebentar lagi, Tentara Nasional Indonesia (TNI) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 pada 5 Oktober 2022.

Survei SMRC: Pemilih Jokowi Lebih Memilih Prabowo Ketimbang Ganjar
Indonesia
Survei SMRC: Pemilih Jokowi Lebih Memilih Prabowo Ketimbang Ganjar

pemilih Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada Pilpres 2019 cenderung lebih memilih Prabowo Subianto ketimbang Ganjar Pranowo.

 Puan Lakukan Diplomasi Politik dan Ekonomi di Kenya
Indonesia
Puan Lakukan Diplomasi Politik dan Ekonomi di Kenya

Puan mengundang William Samoei Ruto untuk berkunjung ke Indonesia guna memperkuat hubungan kedua negara.

LPSK Temukan Indikasi TPPO di Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat
Indonesia
LPSK Temukan Indikasi TPPO di Kasus Kerangkeng Manusia Bupati Langkat

Langkah Bareskrim dapat dimaknai sebagai keseriusan Polri untuk mengusut tuntas sejumlah temuan dugaan tindak pidana yang terjadi di kediaman Bupati Langkat

[HOAKS atau FAKTA]: Belasan Ribu Turis Asing Penuhi Pantai Ancol saat Formula E
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Belasan Ribu Turis Asing Penuhi Pantai Ancol saat Formula E

Unggahan foto tersebut merupakan foto Pantai Ancol, Jakarta, yang dipenuhi oleh turis asing menjelang pelaksanaan Formula E.

PKB Klaim Belum Bahas Capres-Cawapres dengan Gerindra
Indonesia
PKB Klaim Belum Bahas Capres-Cawapres dengan Gerindra

Hari ini, Sabtu (13/8), kedua partai menandatangani Piagam Deklarasi koalisi dalam menyongsong Pilpres 2024 di Sentul Ìnternational Convention Center (SICC), Bogor, Jawa Barat.

Legislator PDIP Minta PTM Dihentikan Jika Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19
Indonesia
Legislator PDIP Minta PTM Dihentikan Jika Terjadi Lonjakan Kasus COVID-19

Kalau sesuatunya darurat atau suasananya mengharuskan untuk dilakukan online ya segera dilakukan online

Tilang Elekronik di Jateng Dongkrak PAD Hingga 115 Persen
Indonesia
Tilang Elekronik di Jateng Dongkrak PAD Hingga 115 Persen

"Jadi Ini tercapai 115 persen. Alhamdulilah naik 15 persen dari target awal tahun,” kata Peni

Irjen Ferdy Sambo Dilaporkan ke KPK
Indonesia
Irjen Ferdy Sambo Dilaporkan ke KPK

Jenderal bintang dua itu dilaporkan lantaran diduga menyuap petugas Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) terkait kasus dugaan pembunuhan Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat atau Brigadir J.