Pilkada Serentak
Kemenangan Telak Anak dan Mantu Jokowi Keluarga Presiden Jokowi. (Foto: Sekretariat Presiden).

MerahPutih.com - Anak dan mantu Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution, dipastikan bakal memimpin Kota Solo, Jawa Tengah dan Kota Medan, Sumatera Utara, setelah di Pilkada Serentak 2020 dari hasil hitung cepat kedua politisi anyar ini mengalahkan saingannya.

Dari hitung cepat Pilkada Medan, Bobby Nasution, yang merupakan menantu Presiden Jokowi, meraih suara 55,08 persen. Dan Gibran yang berpasangan dengan Teguh Prakosa di Pilkada Solo memperoleh dukungan 88 persen suara.

Dari Survai Indo Barometer di tiga kota, yakni Surakarta, Medan, dan Tangerang Selatan, yang menjadi perhatian karena dinasti politik nasional berpartisipasi, Gibran berjalan mulus seperti di jalan tol. Tapi Bobby lain cerita.

Baca Juga:

Bawaslu Temukan 18.668 Masalah di TPS, Ini Rinciannya

"Berkebalikan dengan situasi Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa di Surakarta yang potretnya jalan tol, kalau Bobby-Aulia di Medan lewat jalur off road," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari, Rabu (9/12).

Ia menilai, jalan off road Bobby di Pilkada Medan, dihadapkan pasangan nomor urut 2 di Pilkada Medan, yakni Akhyar Nasution yang berpasangan dengan Salman Alfarisi merupakan politisi daerah yang berpengalan. Selain itu, rendahnya partisipasi pemilih di Kota Medan.

"Bobby Nasution dan Akhyar Nasution saling berbagi keunggulan walau Bobby relatif lebih. Bobby unggul dalam tingkat pengenalan, tingkat kesukaan, penilaian kemampuan, alasan memilih, kepuasan pada petahana yang rendah, dan kepuasan kepada Jokowi sebagai Presiden RI yang cukup baik," katanya.

Sedangkan, tegas Qodari, Gibran secara konsisten unggul dalam berbagai variabel yang berpengaruh dalam pilkada, sebagaimana terekam dalam survei, yakni tingkat pengenalan, tingkat kesukaan, penilaian kepribadian, penilaian kemampuan, dan alasan memilih.

Bahkan, tingkat kepuasan pada Jokowi saat menjabat Wali Kota Surakarta dan kepuasan kepada Jokowi sebagai Presiden RI mempengaruhi penilaian pilihan pada Gibran. Dan Jokowi, Jokowi, ayah kandung Gibran, sebelumnya juga menang telak di Pilpres 2014 dan 2019.

"Gibran diuntungkan oleh tiga latar belakang politik di Kota Surakarta di mana PDI Perjuangan unggul sangat dominan dalam Pemilu Legislatif 2014 dan 2019, calon gubernur PDI Perjuangan unggul di Pilkada Gubernur Jateng 2013 dan 2018," katanya.

Gibran
Gibran Rakabuming Raka. (Foto: Antara).

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyambut kemenangan Bobby dan Gibran. Keluarga Presiden Joko Widodo dinilai kredibel dan sosok muda yang membawa perubahan ke arah lebih baik.

Dua orang ini, dinilai telah membuktikan diri sebagai pemimpin yang berani serta mau bertempur membuktikan diri. Keduanya terus mendekatkan diri, dengan masyarakat dan turun ke bawah.

Hasto mengapresiasi kedewasaan politik masyarakat Surakata dan Medan, di tengah upaya berbagai kekuatan politik yang mengarahkan rakyat lewat strategi disrupsi negatif. Hasto menegaskan, kemenangan Gibran dan Bobby menambah daftar kepemimpinan muda yang dihasilkan sistem kaderisasi di partai sesuai komitmen Ketua Umum Megawati Soekarnoputri untuk menghasilkan kepemimpinan muda berkualitas.

"PDI Perjuangan secara jernih ingin juga menyampaikan harapan. Bahwa usai penetapan definitif, nantinya Mas Gibran dan Mas Bobby membuktikan kualitas kepemimpinannya sebagai kepala daerah di Solo dan Medan," tegasnya. (Pon)

Baca Juga:

PKS Klaim Menang di 120 Pilkada

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemerintah Tutup Penerbangan dari India, Kecuali Kiriman Logistik
Indonesia
Pemerintah Tutup Penerbangan dari India, Kecuali Kiriman Logistik

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyatakan, untuk sementara waktu, tak ada penerbangan reguler dari India ke Indonesia.

Bareskrim Garap Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung
Indonesia
Bareskrim Garap Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung

Mereka merupakan tukang bangunan, mandor, bos penyedia bahan pembersih lantai, hingga pejabat Kejaksaan Agung RI

[HOAKS atau FAKTA]: Mengundurkan Diri, Jokowi Pamit ke Menteri di Istana Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mengundurkan Diri, Jokowi Pamit ke Menteri di Istana Negara

“BERITA TERKINI ~ DETIK-DETIK JKW BERPAMITAN KEPADA PARA MENTERI UNTUK KELUAR DARI ISTANA NEGARA ?!?

Menkes Budi Sadikin Minta KPK Kawal Pengadaan Vaksin COVID-19
Indonesia
Menkes Budi Sadikin Minta KPK Kawal Pengadaan Vaksin COVID-19

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengawasi pengadaan vaksin COVID-19.

Dua Kali Tak Hadir, Polisi Bisa Jemput Paksa Rizieq
Indonesia
Dua Kali Tak Hadir, Polisi Bisa Jemput Paksa Rizieq

Polisi akan menjemput paksa Rizieq Shihab jika ia tidak memenuhi pemanggilan kedua terkait dugaan pelanggaran protokol kesehatan.

Intensitas Siklon Tropis Seroja Meningkat, Empat Provinsi Ini Diminta Waspada
Indonesia
NU dengan Senang Hati Maafkan Nadiem Makarim, Tapi...
Indonesia
BMKG Prakirakan Lima Wilayah DKI Dilanda Hujan Disertai Petir
Indonesia
BMKG Prakirakan Lima Wilayah DKI Dilanda Hujan Disertai Petir

BMKG bahkan menyampaikan peringatan dini untuk warga Jakarta Selatan

Kapolri Perintahkan Polisi Gandeng Warga NU se-Indonesia Percepat Herd Immunity
Indonesia
Kapolri Perintahkan Polisi Gandeng Warga NU se-Indonesia Percepat Herd Immunity

Untuk semakin mempercepat akselerasi Herd Immunity yang ditargetkan Pemerintah, Listyo telah menginstruksikan seluruh jajaran TNI dan Polri, untuk menggandeng seluruh warga NU di Indonesia menggelar vaksinasi massal.

Gerindra DKI Desak Anies Segera Cairkan Insentif Tenaga Medis
Indonesia
Gerindra DKI Desak Anies Segera Cairkan Insentif Tenaga Medis

Pemprov DKI tidak boleh menahan insentif untuk tenaga medis dan dokter