Kemenaker Terima Ribuan Laporan Terkait Penundaan THR Pekerja perempuan. (Foto: Antara)

MerahPutih.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menerima 1.860 laporan terkait pembayaran tunjangan hari raya (THR) yang masuk ke Posko THR 2021 dalam rentang waktu 20 April 2021 sampai dengan 7 Mei 2021.

"Saat ini terus memilah dan menyortir kelengkapan setiap data pengaduan yang masuk untuk mempercepat penyelesaian kasusnya," ujar Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi dalam pernyataan yang diterima di Jakarta, Senin (10/5).

Baca Juga:

Tak Terima Gaji dan THR Dicicil, Ribuan Buruh PT Pan Brothers Demo di Pabrik

Ia menegaskan, pihaknya terus berkoordinasi dengan dinas-dinas tenaga kerja di daerah untuk menyelesaikan pengaduan pembayaran THR. Tercatat, dari 1.860 laporan yang masuk itu dalam bentuk 684 konsultasi THR dan 1.176 pengaduan terkait pembayaran THR.

Laporan yang masuk ke Posko THR Kemnaker berasal dari berbagai sektor seperti ritel, perbankan, dan konstruksi dengan permasalahan yang diadukan seperti THR tidak dibayar sama sekali, dibayar sebagian, disalurkan bertahap dan dibayar bukan dalam bentuk uang.

Terkait berbagai permasalahan THR itu, Anwar mendorong para pekerja yang memiliki isu dengan pembayaran THR untuk segera melaporkan ke Posko THR baik yang dibentuk di pusat oleh Kemnaker maupun posko yang dibentuk oleh pemerintah daerah.

Demo Buruh. (Foto: TMC Polda Metro Jaya)
Demo Buruh. (Foto: TMC Polda Metro Jaya)

Ia menegaskan, THR keagamaan merupakan pendapatan bukan upah yang wajib dibayarkan perusahaan. Para pekerja yang merasa tidak mendapatkan THR sesuai dengan ketentuan dapat segera melaporkan permasalahannya ke posko terdekat.

"Setiap permasalahan pasti kita tindaklanjuti dan mencari solusi yang terbaik bagi pekerja maupun pengusaha," ujar Anwar.

Menaker Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran yang mewajibkan pembayaran THR secara penuh dengan paling lambat disalurkan H-7 sebelum Lebaran. (Asp)

Baca Juga:

Mabes Polri Pantau Ormas yang Suka Palak Pengusaha Bermodus THR

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Manfaatkan Libur Idul Adha, Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Indonesia
Manfaatkan Libur Idul Adha, Ratusan Ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta

"Untuk distribusi lalu lintas meninggalkan Jakarta dari ketiga arah yaitu 57,5% dari arah Timur, 21,0% dari arah Barat dan 21,5% dari arah Selatan," jelas Dwimawan

Legislator Sarankan Pemerintah Berinovasi Ketimbang Jual Vaksin Berbayar
Indonesia
Legislator Sarankan Pemerintah Berinovasi Ketimbang Jual Vaksin Berbayar

Presiden Joko Widodo (Jokowi) pernah berjanji menjamin vaksin gratis pada pertengahan Desember 2020 lalu

KPK Soroti Pengembang di Jabar Yang Minim Serahkan Fasum dan Fasos
Indonesia
KPK Soroti Pengembang di Jabar Yang Minim Serahkan Fasum dan Fasos

"Hal ini harus menjadi perhatian bersama dan pemda perlu melakukan langkah-langkah inovasi percepatan," kata Perwakilan Satgas V Koordinasi Pencegahan KPK Tri Budi Rochmanto.

Ketum PBNU Said Aqil Siradj Kini Ngurus Kereta Api
Indonesia
Ketum PBNU Said Aqil Siradj Kini Ngurus Kereta Api

Ia menjabat Komisaris Utama merangkap sebagai Independen PT KAI.

Indonesia Bakal Uji Klinis Tahap II Vaksin Buatan Korsel
Indonesia
Indonesia Bakal Uji Klinis Tahap II Vaksin Buatan Korsel

Genexine mengembangkan calon vaksin COVID-19 yang disebut dengan GX 19 dan untuk uji klinis di Indonesia dengan menggandeng PT Kalbe Farma Tbk.

Bawa Laras Panjang Ketika Pengembangan, Pihak Nia dan Ardi Bakrie Sebut Polisi Berlebihan
Indonesia
Bawa Laras Panjang Ketika Pengembangan, Pihak Nia dan Ardi Bakrie Sebut Polisi Berlebihan

Wa Ode mengungkapkan, kliennya akan patuh pada proses hukum yang berlaku. Penanangkapan kliennya ini, kata dia, menjadi bukti jika Polri tidak pandang bulu dalam memberantas narkotika.

Paham Radikal Bisa Serang Siapa Saja
Indonesia
Paham Radikal Bisa Serang Siapa Saja

Proses penangkapan jaringan sangat penting

PPKM Darurat, Gibran Bubarkan Kerumunan hingga Tegur Pedagang Tak Bermasker
Indonesia
PPKM Darurat, Gibran Bubarkan Kerumunan hingga Tegur Pedagang Tak Bermasker

Pelanggaran protokol kesehatan tersebut ditemukan sendiri Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat melakukan blusukan di sejumlah lokasi.

Kasus Djoko Tjandra, Kejagung tak Temukan Pelanggaran Disiplin Kajari Jaksel
Indonesia
Kasus Djoko Tjandra, Kejagung tak Temukan Pelanggaran Disiplin Kajari Jaksel

"Sehingga klarifikasinya atau pemeriksaannya dihentikan," ujar Hari.

Mabes Polri Pelajari Kasus Dugaan SARA yang Menjerat Abu Janda
Indonesia
Mabes Polri Pelajari Kasus Dugaan SARA yang Menjerat Abu Janda

DPP KNPI melaporkan Permadi Arya alias Abu Janda ke Bareskrim Polri, Kamis (28/1).