Kemenaker Minta Anies Tetapkan UMP Sesuai PP 36/2021, Kenaikan 5,1 Persen Direvisi? Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ketika menemui massa dari para buruh yang berunjuk rasa soal UMP di depan Balai Kota Jakarta, Kamis (18/11). ANTARA/HO-Humas Pemprov DKI Jakarta

MerahPutih.com - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) menyarankan penetapan upah minimum provinsi (UMP) DKI Jakarta tahun 2022 sebesar 5,1 persen untuk direvisi.

Pemprov DKI Jakarta diminta untuk menjalankan aturan turunan Undang-undang (UU) Cipta Kerja dalam menetapkan UMP tahun depan. Aturan yang dimaksud adalah Peraturan Presiden (PP) Nomor 36 Tahun 2021 tentang Pengupahan.

Sebelumnya, Gubernur Anies Baswedan mengirimkan surat ke Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah untuk meninjau ulang formula besaran UMP Jakarta.

Baca Juga:

Tak Ikuti Jejak Anies, Ganjar Tegaskan UMP Jateng Sesuai Peraturan Pemerintah

Surat Anies pun dibalas Menteri Ida pada 18 Desember 2021 lalu yang diperkuat dengan jawaban dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian per tanggal 21 Desember 2021. Dari surat itu, Anies diperintahkan untuk memberlakukan UMP sesuai dengan PP 36/2021.

Berdasarkan PP 36/2021, kenaikan UMP di DKI Jakarta tahun 2022 hanya naik 0,85 persen atau sebesar Rp 39,749 menjadi Rp 4.453.935 per bulan.

"Jawabannya (Menteri Ida) terkait masalah mekanisme penetapan UMP 2022 agar mengacu pada PP 36," ucap Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi DKI Jakarta Andri Yansyah di gedung DPRD DKI, Senin (27/12).

Mantan Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI ini menampik bila penetapan UMP DKI tahun 2022 dilakukan secara sepihak.

Baca Juga:

UMP DKI 2022 Dikabarkan Direvisi Lagi, Begini Tanggapan Wagub Riza

Sambung Andri, penetapan UMP tersebut berdasarkan pembicaraan di Dewan Pengupahan yang dihadiri oleh unsur pemerintah, serikat buruh, dan pengusaha.

"Pada saat pembahasan tidak ada kesepakatan, tahun-tahun lalu juga tidak ada kesepakatan. Apakah 2021 ada kesepakatan? Tidak. Tapi kami ikut membicarakan," ucapnya.

Menurutnya, penetapan UMP DKI sebesar 5,1 persen berdasarkan pertimbangan proyeksi dari Bank Indonesia (BI), Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), lalu mengacu dari angka yang dikeluarkan dari Badan Pusat Statistik (BPS).

"Rilis BPS data nasional menyebutkan 5,1 pertumbuhan ekonomi dan inflasi. Dan itu selama ini yang dipakai," pungkasnya. (Asp)

Baca Juga:

Gubernur Banten Ogah Ikutan Anies Revisi UMP

Penulis : Asropih Asropih
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Polda Metro Jaya Perketat Perizinan Pelat Khusus
Indonesia
Polda Metro Jaya Perketat Perizinan Pelat Khusus

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Sambodo Purnomo Yogo menerangkan pihaknya tidak akan mengistimewakan kendaraan dengan pelat dewa tersebut.

Yoon Suk Yeol Presiden Baru Korsel, Sosok Jaksa Senior yang Galak ke Korut
Dunia
Yoon Suk Yeol Presiden Baru Korsel, Sosok Jaksa Senior yang Galak ke Korut

Yoon mengawali kariernya sebagai jaksa dengan menangani kasus-kasus kakap pada usia 35 tahun.

Gubes IPB Ingatkan Ketidakstabilan Sosial Politik Akibat Lonjakan Harga
Indonesia
Gubes IPB Ingatkan Ketidakstabilan Sosial Politik Akibat Lonjakan Harga

Pemerintah seharusnya dapat mengubah masalah melambungnya harga-harga komoditas pangan tersebut menjadi peluang meraih pendapatan yang signifikan.

Dekati Mudik Lebaran, Pemerintah Keluarkan Aturan Terbaru Perjalanan Luar Negeri
Indonesia
Dekati Mudik Lebaran, Pemerintah Keluarkan Aturan Terbaru Perjalanan Luar Negeri

Pemerintah melakukan penyesuaian pada kebijakan perjalanan dalam negeri dan luar negeri menjelang datangnya periode mudik Idul Fitri 2022.

Mohammed bin Zayed Jadi Presiden UEA
Indonesia
Mohammed bin Zayed Jadi Presiden UEA

Ia dipilih satu hari setelah saudara tirinya, Presiden Sheikh Khalifa bin Zayed wafat oleh dewan yang terdiri dari para pemimpin tujuh emirat di federasi UAE.

Kabar Baik! Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 97 Persen
Indonesia
Kabar Baik! Tingkat Kesembuhan Pasien COVID-19 di DKI Capai 97 Persen

Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 836.687 kasus. Dari jumlah tersebut, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 813.898 dengan tingkat kesembuhan 97,3 persen, dan total 12.908 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,5 persen.

30 Orang Meninggal karena COVID-19 dalam Sehari
Indonesia
30 Orang Meninggal karena COVID-19 dalam Sehari

Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mengumumkan kasus positif di Indonesia kembali bertambah sebanyak 576 orang pada Selasa (26/4).

Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Tanah Munjul
Indonesia
Anies Baswedan Penuhi Panggilan KPK Terkait Kasus Korupsi Tanah Munjul

Anies berharap, keterangannya bisa membantu KPK membongkar kasus ini dansiap memberikan semua informasi yang dibutuhkan penyidik.

Capai 938 Ribu, Volume Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Meningkat
Indonesia
Capai 938 Ribu, Volume Kendaraan yang Tinggalkan Jakarta Meningkat

Jasa Marga mencatat adanya peningkatan volume kendaraan di ruas jalan tol yang keluar dari Jakarta menjelang Natal 2021.

[HOAKS atau FAKTA]: Uang Koin Baru Pecahan Rp 100 Ribu Terbitan Tahun 2021
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Uang Koin Baru Pecahan Rp 100 Ribu Terbitan Tahun 2021

Beredar unggahan video di Tiktok oleh akun mohasinta terkait informasi mata uang baru berupa koin pecahan Rp 100.000 yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI) pada tahun 2021.