Kemenag Tetapkan Kuota PPPK untuk Formasi Guru Agama Ilustrasi Guru tengah mengajar. (Foto: Kemendikbud).

Merahputih.com - Kementerian Agama telah mengesahkan kuota Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kontrak (PPPK) untuk formasi guru agama. Hal itu disepakati setelah Kementerian Agama melakukan rapat bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan serta kementerian/lembaga terkait lainnya belum lama ini.

"Rapat terakhir, sudah ditentukan kuota PPPK untuk formasi guru agama sebanyak 27.303," ujar Direktur Pendidikan Agama Islam Kementerian Agama Rohmat Mulyana dalam keterangan tertulisnya, Jumat (19/3).

Baca Juga:

Seleksi 1 Juta Guru Honor Jadi PPPK Dimulai 2021

Keputusan ini memang patut disyukuri. Sebab, awalnya tak ada formasi PPPK untuk guru agama. Bahkan dari keputusan awal berdasarkan rapat lintas kementerian, PPPK bagi guru honorer agama hanya mendapat kuota 9.000 saja.

"Alhamdulillah, dari semula tidak ada, akhirnya ada kebijakan untuk mengalokasikan kuota sebanyak itu. Meski ini tentu belum mengakomodasi semua kebutuhan," jelas dia.

Simulasi belajar. (foto: Antara)
Simulasi belajar. (Foto: Antara)

Kendati telah ditetapkan, Kemenag akan terus memperjuangkan nasib agar sekitar 120.000 honorer guru agama yang tersebar di berbagai penjuru Indonesia agar bisa terakomodir dalam formasi PPPK.

"Ke depan, Kemenag juga akan terus memperjuangkan agar bisa mendapat kuota PPPK untuk formasi guru agama dalam seleksi-seleksi selanjutnya," ungkap dia.

Baca Juga:

DPR Kritik Rencana Hilangnya Lowongan CPNS Guru

Menurut Rohmat, 27.303 guru agama yang akan ikut seleksi PPPK tersebut sudah terdata dalam sistem Dapodik Kemendikbud. Dengan begitu, Kemenag tinggal mempersiapkan soal ujian.

"Saat ini, Kemenag akan mempersiapkan soal ujian untuk seleksi calon PPPK-nya. Ini masih kita upayakan bersama," kata dia. (Knu)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pimpinan DPRD DKI Bersyukur Anies Izinkan Sekolah Tatap Muka
Indonesia
Pimpinan DPRD DKI Bersyukur Anies Izinkan Sekolah Tatap Muka

"Saya turut bersyukur, akhirnya Pemerintah memperbolehkan Sekolah Tatap Muka," ujar Wakil Ketua DPRD DKI, Zita Anjani

ICW Kritik PT DKI Korting Hukuman Pinangki dari 10 Jadi 4 Tahun Penjara
Indonesia
ICW Kritik PT DKI Korting Hukuman Pinangki dari 10 Jadi 4 Tahun Penjara

ICW menilai putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang mengorting hukuman merupakan putusan yang keterlaluan.

Kasus 10 Mahasiswa Bentangkan Poster ke Jokowi, Rektor UNS: Kami Tidak Berikan Sanksi
Indonesia
Kasus 10 Mahasiswa Bentangkan Poster ke Jokowi, Rektor UNS: Kami Tidak Berikan Sanksi

Rektor UNS Solo Jamal Wiwoho pun akhirnya buka suara terkait nasib mahasiswa tersebut di kampus.

Kebijakan Mencegah Ledakan COVID-19 Saat Libur Nataru Disesuaikan dengan Perkembangan Kasus
Indonesia
Kebijakan Mencegah Ledakan COVID-19 Saat Libur Nataru Disesuaikan dengan Perkembangan Kasus

Masyarakat diminta untuk selalu mematuhi kebijakan pemerintah

Idemitsu Asia Talent Cup di Mandalika Batal, DPR Minta ITDC Tak Permalukan Presiden
Indonesia
Idemitsu Asia Talent Cup di Mandalika Batal, DPR Minta ITDC Tak Permalukan Presiden

Ajang balapan motor Idemitsu Asia Talent Cup yang melahirkan talenta muda ini seharusnya diselenggarakan Minggu (14/11).

Sambut Kemerdekaan, Warga Solo Hias Jalan Kampung dengan Warna Pelangi
Indonesia
Sambut Kemerdekaan, Warga Solo Hias Jalan Kampung dengan Warna Pelangi

warga bahu membahu menghias lingkungan agar lebih nyaman dalam beberapa hari terakhir. Tidak hanya itu, lampu kerlap-kerlip pun dipasang agar suasana malam hari jauh lebih menarik dari biasanya.

Kekeringan Melanda 7 Kecamatan di Kabupaten Bantul
Indonesia
Kekeringan Melanda 7 Kecamatan di Kabupaten Bantul

BPBD mengimbau masyarakat yang daerahnya mengalami kekeringan dan membutuhkan air dapat berkirim surat ke kantornya untuk meminta dropping air.

Kata PKS Soal Edy Mulyadi yang Diduga Hina Masyarakat Kalimantan dan Prabowo
Indonesia
Kata PKS Soal Edy Mulyadi yang Diduga Hina Masyarakat Kalimantan dan Prabowo

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) buka suara menanggapi penyataan mantan calegnya, Edy Mulyadi yang diduga melakukan penghinaan terhadap masyarakat Kalimantan.

Pesawat Cargo Smart Air Jatuh di Ilaga, Pilot Meninggal Dunia
Indonesia
Pesawat Cargo Smart Air Jatuh di Ilaga, Pilot Meninggal Dunia

Pesawat Cargo milik Smart Air dengan nomor penerbangan PK-SNN mengalami kecelakaan di Bandara Aminggu Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, Senin (25/10) sekitar pukul 07.20 WIT

Pemprov DKI Klaim Tak Ada RT di Jakarta Status Zona Merah
Indonesia
Pemprov DKI Klaim Tak Ada RT di Jakarta Status Zona Merah

Mini lockdown sendiri sempat diberlakukan di RT 003 RW 003 Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur