Kemenag Segera Kucurkan Rp5,7 Triliun Bantuan Operasional Pendidikan Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: MP/Ismail).

MerahPutih.com - Kementerian Agama (Kemenag) segera mengucurkan Rp5,7 triliun untuk pemberian beberapa program bantuan bagi para santri, pelajar, pendidik, dosen. Anggaran ini, sebagai bagian dari program pemulihan ekonomi.

Anggaran tersebut dialokasikan untuk subsidi penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di madrasah dan subsidi kuota internet untuk mahasiswa. Kemudian, bantuan operasional untuk pendidikan keagamaan Islam, pondok pesantren, madrasah diniyah takmiliyah dan lembaga pendidikan Alquran.

Besarannya untuk pendidikan Islam yaitu Rp1,16 triliun yang diterima oleh 9.958.011 siswa madrasah, Rp987,7 miliar untuk 1.123.153 mahasiswa, serta tambahan alokasi bantuan sebesar Rp168,5 miliar.

Baca Juga:

Ini Imbauan Menag Soal Perayaan Natal di Tengah Pandemi

Untuk pendidikan agama Kristen dialokasikan anggaran bantuan sebesar Rp3 miliar untuk 200 perguruan tinggi keagamaan Kristen swasta (PTKKS). Sementara alokasi bantuan untuk Ditjen Bimas Buddha juga mendapat anggaran Rp316 juta yang diberikan pada 1.581 penerima yang terdiri dari 1.442 mahasiswa dan 139 dosen.

Ditjen Bimas Hindu Kemenag mendapat alokasi sebesar Rp1,65 miliar yang terdiri dari bantuan untuk guru pratama widya pasraman, adi widya pasraman, madyama widya pasraman, utama widya pasraman dan pendidikan tinggi keagamaan Hindu.

“Lalu juga terdapat bantuan paket data internet untuk penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh, bagi guru agama Islam, Kristen, Katholik, Hindu, Buddha dan Konghucu di sekolah masing-masing," ujar Menteri Agama Fachrul Razi di Jakarta, Rabu (25/11).

Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: MP/Ismail).
Menteri Agama Fachrul Razi. (Foto: MP/Ismail).

Terkait bantuan ini, Kemenag katanya juga telah menerbitkan petunjuk melalui Keputusan Menteri Agama Nomor 0715 Tahun 2020 tentang pedoman penggunaan kuota data internet.

“Dananya sudah turun dan akan segera diturunkan (disalurkan). Saya yakin itu sangat bisa membantu, mahasiswa, murid tetapi juga untuk guru dan dosen,” ujar Menag.

Selain itu, Kemenag mendapat alokasi dari anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN). untuk menambah Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dan beberapa dialokasikan untuk optimalisasi belanja barang keperluan pendidikan. (Knu)

Baca Juga:

Menag Fachrul Razi Waspadai Dampak Aksi Terorisme di Eropa

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Penerima Bansos Dihadirkan dalam Sidang, Ini Kesaksiannya
Indonesia
Penerima Bansos Dihadirkan dalam Sidang, Ini Kesaksiannya

Tanda tangan Surat Penunjukan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ) itu sulit didapatkan

Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia
Indonesia
Polisi Masih 'Tertutup' soal Penangkapan Reza Artamevia

"Sampai saat ini masih diperiksa secara intensif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus

Tim Gugus Tugas COVID-19 Bocorkan Satu-satunya Cara Melandaikan Kurva COVID-19
Indonesia
Tim Gugus Tugas COVID-19 Bocorkan Satu-satunya Cara Melandaikan Kurva COVID-19

gugus tugas memiliki data yang terintegrasi yaitu Bersatu Lawan COVID-19

BPBD Bantul Aktifkan 20 Pos Siaga Darurat Bencana
Indonesia
BPBD Bantul Aktifkan 20 Pos Siaga Darurat Bencana

Pos disiagakan guna menekan dampak bencana selama musim hujan seperti bencana banjir, tanah longsor, dan angin kencang.

Anies 'Diserang' Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, NasDem: Terlihat Kelas Dia Lah
Indonesia
Anies 'Diserang' Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI, NasDem: Terlihat Kelas Dia Lah

Perpanjangan PSBB tentu telah melalui proses pendalaman yang matang

Aparat Keamanan Diminta Waspada Jelang Malam Pergantian Tahun
Indonesia
Aparat Keamanan Diminta Waspada Jelang Malam Pergantian Tahun

Operasi Lilin kali ini juga ditujukan untuk menekan penyebaran COVID-19

Pelarian Buron Kasus Sabu-sabu Paling Dicari di Sukabumi Berakhir
Indonesia
 Dibebaskan Dari Penjara Karena Hukumannya 'Dikorting', Kubu Romy Puji MA
Indonesia
Dibebaskan Dari Penjara Karena Hukumannya 'Dikorting', Kubu Romy Puji MA

"Pak Romy mulai malam ini bisa berkumpul dengan keluarga melaksanakan ibadah Ramadhan ditengah ancaman Covid 19," kata Maqdir dalam keteranganya.

Pura-pura Menderita Tuna Netra, Peserta SBMPTN di Solo Diskualifikasi
Indonesia
Pura-pura Menderita Tuna Netra, Peserta SBMPTN di Solo Diskualifikasi

"Kejadian ini bisa jadi pelajaran bagi calon mahasiswa lainnya untuk tidak mencoba berbuat curang. Kami akan mendiskualifikasi jika mencoba berbuat curang," pungkas Yunus

Di Tengah Pandemi Corona, KAI Angkut 62 Ribu Penumpang Per Hari
Indonesia
Di Tengah Pandemi Corona, KAI Angkut 62 Ribu Penumpang Per Hari

“Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan masyarakat terus tumbuh pada layanan KAI yang dapat diandalkan di tengah pandemi COVID-19,” ucap VP Humas KAI Joni Martinus