Kemenag Masih Tunggu Kepastian Kuota Haji Dari Arab Saudi Makkah. (Haramain TV)

MerahPutih.com - Tahun ini, pemerintah Arab Saudi sudah memperbolehkan masyarakat muslim untuk berhaji. Namun, masih ada batasan yang diterapkan pemerintah Arab Saudi, terutama batasan umur bagi jemaah.

Kementerian Agama (Kemenag) menginstruksikan kantor wilayah di setiap provinsi menyosialisasikan batas usia berhaji yang ditetapkan oleh Pemerintah Arab Saudi.

Baca Juga:

Biaya Haji 2022 Sebesar Rp 39.886.009 Per Jemaah

"Dengan adanya batasan usia lansia, mohon ini bisa dijadikan langkah-langkah yang baik agar dapat meyakinkan masyarakat," kata Direktur Jenderal Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Hilman Latief di Jakarta, Senin (18/4).

Pemerintah Arab Saudi mengumumkan akan menerima satu juta orang yang hendak menunaikan ibadah haji pada tahun 1443 Hijriah/2022 Masehi dan menetapkan beberapa syarat bagi orang yang hendak berhaji.

Syarat yang ditetapkan Pemerintah Arab Saudi antara lain, mereka yang hendak berhaji usianya harus di bawah 65 tahun dan telah mendapat vaksinasi lengkap COVID-19 yang disetujui oleh Kementerian Kesehatan Arab Saudi.

Di samping itu, jamaah yang berasal dari luar Arab Saudi wajib menyerahkan hasil tes PCR negatif COVID-19 yang dilakukan dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan ke Arab Saudi.

"Keputusan pemerintah Arab Saudi ini tentunya harus diikuti. Namun, penyampaian yang efektif kepada masyarakat juga perlu dilakukan," kata Hilman.

Ibadah Haji. (Foto: Antara)
Ibadah Haji. (Foto: Antara)

Pemerintah Indonesia sampai saat ini masih menunggu pengumuman dari Pemerintah Arab Saudi mengenai penetapan kuota jamaah haji per negara. Kementerian Agama menjalin komunikasi intensif dengan Pemerintah Arab Saudi untuk mendapat kepastian mengenai kuota jamaah haji.

"Informasi terkait perolehan kuota masih menunggu informasi resmi dari Pemerintah Arab Saudi. Hal ini pun sama terjadi dengan negara-negara pengirim haji lainnya, tidak hanya di Indonesia saja," kata Hilman.

Hilman mengatakan, sembari menunggu pengumuman kuota haji, pemerintah mematangkan berbagai persiapan penyelenggaraan pelayanan haji di dalam negeri.

"Saat ini sudah dalam proses input (pemasukan data) paspor untuk e-Hajj," katanya. (Knu)

Baca Juga:

Ketua DPD Minta Pemerintah Tetapkan Prioritas dan Klasifikasi Jamaah Calon Haji 2022

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Arsul Sebut PPP DKI Paling Vokal Ingin Usung Anies Capres
Indonesia
Arsul Sebut PPP DKI Paling Vokal Ingin Usung Anies Capres

Dukungan kepada Anies Baswedan untuk menjadi calon presiden (capres) 2024 mengalir dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Banyaknya dukungan ke Anies berasal dari pengurus wilayah PPP terutama di DKI Jakarta.

Mantan Dubes RI untuk Rusia Sebut Putin Ingin Beri Pelajaran ke Ukraina
Indonesia
Mantan Dubes RI untuk Rusia Sebut Putin Ingin Beri Pelajaran ke Ukraina

Invasi yang dilakukan Rusia terhadap Ukraina saat ini merupakan pelajaran sekaligus tekanan dari pemerintahan Vladimir Putin.

1.544 Warga DKI Masih Positif COVID-19, Waspadai Halal Bihalal saat Lebaran
Indonesia
1.544 Warga DKI Masih Positif COVID-19, Waspadai Halal Bihalal saat Lebaran

Angka penyebaran COVID-19 di DKI Jakarta rupanya masih tinggi. Hingga Sabtu (23/4), kasus aktif di wilayah ibu kota negara ini masih diatas seribu orang. "Angkanya terus berkurang, hingga kemarin (Sabtu) menyisakan 1.544 orang yang masih dirawat maupun isolasi akibat terpapar COVID-19,” ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dwi Oktavia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (24/4).

Pemprov Jateng Bakal Punya Asrama Haji Baru di Wilayah Pantura
Indonesia
Pemprov Jateng Bakal Punya Asrama Haji Baru di Wilayah Pantura

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah menantisipasi penambahan kuota jemaah haji dengen merencanakan pembangunan asrama haji baru.

Setelah 'Ojo Kesusu', Relawan Jokowi Diingatkan lagi Tidak Usah Grasa-grusu 2024
Indonesia
Setelah 'Ojo Kesusu', Relawan Jokowi Diingatkan lagi Tidak Usah Grasa-grusu 2024

Lagi-lagi, Jokowi mengingatkan kelompok relawan pendukungnya untuk berhati-hati dalam mengambil sikap di kontestasi Pemilihan Presiden dan Pemilihan Umum pada tahun politik 2024.

Diciduk Polisi, Penjaga Sekolah di Mataram Simpan Sabu-sabu dalam Buku Perpustakaan
Indonesia
Diciduk Polisi, Penjaga Sekolah di Mataram Simpan Sabu-sabu dalam Buku Perpustakaan

Seorang penjaga sekolah di wilayah Ampenan, Kota Mataram berinisial LDS (43) terungkap menyimpan paket sabu-sabu dalam buku yang ada di ruang perpustakaan.

Pemerintah Tegaskan Tidak akan Hapus Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP
Indonesia
Pemerintah Tegaskan Tidak akan Hapus Pasal Penghinaan Presiden di RKUHP

Wakil Menteri Hukum dan HAM, Edward Omar Sharif Hiariej alias Eddy Hiariej memastikan, tidak akan menghapus pasal terkait penghinaan presiden di RKUHP.

Luhut Ungkap Kemungkinan Pandemi Berakhir pada 2023
Indonesia
Luhut Ungkap Kemungkinan Pandemi Berakhir pada 2023

Indonesia sangat mungkin melepas status pandemi pada 2023.

KIB Dinilai Koalisi Cerdas
Indonesia
KIB Dinilai Koalisi Cerdas

Peneliti Ahli Utama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Siti Zuhro menilai KIB merupakan koalisi yang cerdas dalam membangun sistem perpolitikan di Indonesia.

Induk Facebook Mau PHK Massal Ribuan Karyawannya
Indonesia
Induk Facebook Mau PHK Massal Ribuan Karyawannya

Meta, induk dari facebook dilaporkan akan melakukan PHK massal sejumlah karyawannya.