Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Wujud patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di kawasan GWK Cultural Park, Bukit Ungasan, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (5/10/2018). Setelah 28 tahun pembangunan, akhirnya patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) telah diresmikan Presiden Joko Widodo pada Sabtu (22/9/2018) malam lalu. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Bangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) setinggi 121 meter tersebut merupakan patung tertinggi ketiga di dunia setelah The Spring Temple Buddha di Cina dan The Laykyun Sekkya Buddha di Myanmar. Bangunan patung GWK terdiri dari 24 segmen dan 754 modul yang terdiri dari 1.500 keping tembaga dan kuningan, luas permukaan kulit patung GWK mencapai 25.000 meter persegi. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) digagas sejak tahun 1989 oleh seniman I Nyoman Nuarta, dalam proses pembangunannya desainer patung tersebut dibantu 120 seniman lainnya. I Nyoman Nuarta awalnya memiliki 82 persen saham atas GWK. Namun akibat krisis moneter, I Nyoman Nuarta melepas saham tersebut sehingga pada tahun 2012 PT Alam Sutra Realty Tbk mengakuisisi saham GWK. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) berdiri diatas kawasan GWK Cultural Park dengan luas lahan 67 hektar, pembangunan patung tersebut diperkirakan telah menelan biaya hingga Rp450 miliar. Kemegahan Patung GWK dilengkapi fasilitas pendukung di sekitarnya, salah satunya adalah Lotus Pond, satu ruang alami yang dikelilingi pilar-pilar batu cadas yang mampu menampung pengunjung hingga 7.500 orang. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Pengelola GWK Cultural Park, Alam Sutera Group akan mengembangkan kawasan tersebut sebagai destinasi wisata baru di Bali, dengan keberadaan patung GWK yang menjulang tinggi dapat menarik wisatawan domestik dan mancanegara. Kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan fasilitas pariwisata, restoran, hotel, balai pertemuan, taman dan area parkir. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Image
Author by : Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Memasuki kawasan GWK Cultural Park, wisatawan dikenakan biaya senilai Rp80 ribu untuk wisatawan domestik, sedangkan wisatawan mancanegara dikenakan biaya senilai Rp125 ribu. GWK Cultural Park tidak hanya menyuguhkan pemandangan indah saja, namun sejak pagi hari terdapat beragam kegiatan hiburan seperti Tari Barong dan Keris, pementasan Tari Bali, parade Tari Kecak dan lainnya. Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Kredit : rizkifitrianto