Kembangkan Danau Toba, Dua Hal Ini Belum Terjawab Presiden Jokowi Presiden Jokowi saat mengunjungi Pulau Samosir, Sumatera Utara, Minggu (21/8). (Foto: Biro Pers Setpres via FB Presiden Jokowi)

MerahPutih Wisata - Presiden Jokowi berkomitmen untuk mengembangkan Danau Toba menjadi kawasan wisata dunia. Setelah menghadiri Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba, Minggu (21/8), optimisme itu semakin kuat melihat keberagaman dan antusiasme masyarakat Sumatera Utara terhadap pengembangan wisata di daerahnya.

Presiden Jokowi hadir dalam Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba didampingi Ibu Negara Iriana Widodo. Pada saat itu, Presiden Jokowi juga melakukan penanaman pertama sebanyak 1.500 pohon bersama masyarakat Samosir.

Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Utara sejak Jumat (19/8) lalu. Sebelum gelaran festival, Presiden Jokowi mengunjungi Pulau Samosir, Kabupaten Samosir. Presiden bertemu dengan Bupati Samosir Rapidin Simbolon. Pembicaraan keduanya seputar pengembangan daerah dan Danau Toba menjadi kawasan wisata.

Seperti dilansir Kantor Sekretariat Kabinet, Presiden Jokowi mendukung penuh pengembangan kawasan wisata Danau Toba. Selain mendengar laporan Sang Bupati, Jokowi juga menyampaikan langkah-langkah pemerintah pusat untuk pengembangan kawasan Toba.

Dua hal yang diakui Presiden Jokowi belum bisa dijawab di hadapan Bupati Rapidin yaitu persoalan air bersih dan listrik. “Saya kalau belum bisa jawab saya sampaikan apa adanya. Biar nanti dicek dulu di lapangan kondisinya seperti apa, keadaannya seperti apa, situasinya seperti apa. Nanti baru saya dapat laporan dan saya jawab secepat-cepatnya,” kata Presiden Jokowi.

Sementara hal kedua yaitu soal Akademi Pariwisata. Presiden Jokowi sependapat dengan Bupati Rapidin bahwa pendidikan pariwisata di kawasan Toba sangat penting. Namun, soal itu masih belum bisa disampaikan saat ini seperti halnya persoalan air bersih dan listrik.

“Saya akan turunkan tim terlebih dahulu apakah persiapan SDM, lahan, dan lain-lainnya. Nanti kalau kira-kira sudah dapat laporan saya juga akan segera putuskan secepat-cepatnya,” tegas Presiden.


Presiden Jokowi ditemani Ibu Negara Iriana saat mengunjungi Pulau Samosir, Sumatera Utara, Minggu (21/8). (Foto: Biro Pers Setpres via FB Presiden Jokowi) 

Sementara hal-hal lain ditegaskan presiden sudah dan sedang dilakukan. Semuanya disampaikan langsung kepada Bupati Rapidin. Yaitu ketersediaan kapal feri yang dinilai masih kurang langsung dijawab oleh Presiden dengan memerintahkan Menteri Perhubungan yang saat itu ikut mendampingi. Persoalan kapal feri ini, Presiden meminta untuk ditempatkan kapal feri paling baik.

Selain itu, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi juga langsung diminta di hadapan bupati untuk perbaikan pelabuhan. Perbaikan dermaga untuk mendukung kegiatan pariwisata ditarget presiden selesai tahun ini.

Pengembangan-pengembangan lain yaitu perbaikan Bandar Udara Silangit dan rencana pembangunan jembatan Tango Ponggol. Untuk Bandar Udara Silangit, ini telah dimulai saat kunjungan pertama Presiden Jokowi beberapa waktu lalu. Presiden memerintahkan agar runway diperpanjang dan terminal yang ada diganti dengan yang baru.

Sementara rencana Jembatan Tonggo Ponggol atau jembatan penghubung Pulau Samosir dan Pulau Sumatera dalam proses. “Ini baru digambar, gambar, nanti akan dimulai 2017. Kita harapkan jembatan itu juga bisa diselesaikan maksimal saya berikan target 2 tahun karena ini jembatan besar sekali,” kata Presiden Jokowi.

BACA JUGA:

  1. Danau Toba Akan Dipagari Sejuta Pohon
  2. Kemeriahan Karnaval Danau Toba
  3. Daya Tarik Presiden Jokowi dalam Karnaval Danau Toba
  4. Anggunnya Presiden Jokowi dan Ibu Iriana di Karnaval Danau Toba
  5. Jokowi Hadiri Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba


Noer Ardiansjah

LAINNYA DARI MERAH PUTIH