'Kembalikan Baliku', Suara Hati Guruh Sukarno Putra tentang Pulau Dewata Guruh Sukarno Putra. (Foto: Instagram/@bp2_fiqri)

MESKI Sukarno pernah melarang musik berkembang di Indonesia, bukan berarti ia tak suka musik. Presiden pertama Republik Indonesia itu hanya tidak ingin mental pemuda yang sedang berjuang kendor.

Bahkan, ia juga tak melarang putra bungsunya berkarier di dunia seni musik. Berayah seorang presiden, banyak karya Guruh Sukarno Putra yang terpengaruh semangat nasionalisme sang ayah. Itu proses alamiah.

Lagu-lagu Guruh cukup memberi pengaruh besar, baik dari segi lirik maupun aransemen. Jerinx, personel band punk Superman is Dead (SID), pernah membawakan lagu Kembalikan Baliku untuk menyuarakan sikap menolak rencana reklamasi pantai di Teluk Benoa, Bali.

Kembalikan Baliku dianggap pas untuk mengingatkan pemerintah jika reklamasi pantai di Teluk Benoa bisa menenggelamkan Bali selatan. Aslinya, lagu ciptaan seniman multitalenta itu dinyanyikan Yopie Latul dengan backing vokal Swara Mahardhika.

Beberapa tahun sebelumnya, lagu yang populer di 1985 itu juga pernah dilantunkan para demonstran yang mengecam aksi Malaysia mengklaim Tari Pendet sebagai milik mereka. Tak cuma dihargai di Tanah Air, Kembalikan Baliku juga pernah mendapat penghargaan prestisius Kawakami Awards. (*)

Simak artikel Lembayung Bali dan Kuta Bali, Selalu Berhasil Membangkitkan Galau.



Rina Garmina

LAINNYA DARI MERAH PUTIH