Kembali Terpilih Jadi Presiden Brazil, Lula Da Silva Berjanji Satukan Rakyatnya Mantan presiden dan kandidat presiden Brazil Luiz Inacio Lula da Silva di malam pemilihan putaran kedua, 30 Oktober 2022. (ANTARA/REUTERS/Carla Carniel/as)

MerahPutih.com - Luiz Inacio Lula da Silva mengalahkan petahana sayap kanan Jair Bolsonaro dalam pemilihan presiden Brazil pada Minggu (30/10). Lula akan menjadi presiden ke-39 Brazil pada 1 Januari 2023 setelah sebelumnya menjabat sebagai presiden ke-35 negara itu pada 2003-2010.

Luiz Inacio Lula da Silva berjanji untuk menyatukan kembali Brazil.

Menyusul pemilihan paling penting sejak kembalinya demokrasi di Brazil itu, Lula menyerukan persatuan serta berjanji untuk memerangi kelaparan dan bertindak keras melawan deforestasi di Amazon.

Baca Juga:

KBRI Seoul Pastikan Tidak Ada WNI Jadi Korban Tragedi Pesta Halloween Itaewon

"Kawanku, mulai 1 Januari 2023 saya akan memerintah untuk 215 juta warga Brazil, dan bukan hanya untuk mereka yang memilih saya. Tidak ada dua jenis warga Brazil. Kita adalah satu negara, satu warga, negara yang besar, " kata Lula kepada pendukungnya di Sao Paulo pada Minggu, seperti dikutip Antara.

Setelah pemilihan presiden yang paling memecah belah dan terpolarosasi itu, Lula mengakui bahwa Brazil berada dalam situasi yang sangat sulit. Dia menegaskan sekarang adalah saatnya menjauhi kebencian.

“Kita akan mencari jalan keluar agar negara ini bisa hidup kembali secara demokratis dan harmonis. Tidak ada yang tertarik untuk tinggal di negara yang terpecah, dalam keadaan perang yang abadi," ujar dia.

Lula menggambarkan perang melawan kelaparan sebagai "komitmen paling mendesak" setelah tahun ini Brazil kembali masuk ke dalam Peta Kelaparan PBB setelah delapan tahun, ketika 33 juta warganya mengalami kelaparan.

"Jika kita adalah produsen makanan terbesar ketiga di dunia dan produsen protein hewani terbesar, jika kita memiliki teknologi dan lahan subur yang luas, jika kita dapat mengekspor ke seluruh dunia, kita memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa setiap warga Brazil bisa sarapan, makan siang, dan makan malam setiap hari,” kata dia.

Baca Juga:

Korsel Tetapkan Masa Berkabung Nasional Atas Tragedi Pesta Helloween di Itaewon

Lula, yang selama masa jabatan sebelumnya sebagai presiden pada 2003-2010 membantu mengurangi kemiskinan ekstrem melalui program kesejahteraan Bolsa Familia yang terkenal dan mendorong peluang ekonomi, berbicara tentang perlunya memperkuat kembali program sosial.

Selama masa jabatan Bolsonaro, banyak pemerhati lingkungan dan pembela masyarakat adat dan hak atas tanah mereka mencela kebijakan pemimpin sayap kanan itu.

Mereka menegaskan bahwa Bolsonaro telah menghapus perlindungan lingkungan di Amazon, yang mengakibatkan kerusakan ekologis yang luas.

Lula berjanji untuk mengurangi deforestasi di Amazon hingga 80 persen dan "berjuang untuk nol deforestasi" di hutan tersebut.

"Brazil dan planet ini membutuhkan Amazon yang hidup. Sebuah pohon yang berdiri lebih berharga daripada berton-ton kayu yang ditebang secara ilegal oleh mereka yang hanya memikirkan keuntungan mudah dengan mengorbankan kerusakan kehidupan di bumi," kata Lula.

Dengan 99,99 persen surat suara telah dihitung, Lula telah mengumpulkan 50,9 persen dengan 60.345.421 suara, menurut data dari Mahkamah Agung Pemilihan.

Sementara itu, Bolsonaro memperoleh 49,1 persen atau 57.976.538 suara. (*)

Baca Juga:

149 Orang Meninggal di Pesta Halloween Itaewon, Termasuk 2 Warga Asing

Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Ivana Marie Mantan Istri Donald Trump Meninggal Dunia
Indonesia
Ivana Marie Mantan Istri Donald Trump Meninggal Dunia

Ivana Marie, mantan istri Donald Trump dan ibu dari tiga anak tertuanya, meninggal pada usia 73 tahun, Kamis, 14 Juli 2022. Kabar itu dikonfirmasi Trump lewat pernyataan yang dirilisnya.

Berbagai Temuan Luhut Atas Kondisi Langka dan Mahalnya Minyak Goreng
Indonesia
Berbagai Temuan Luhut Atas Kondisi Langka dan Mahalnya Minyak Goreng

Pemerintah tidak segan menindak pihak-pihak yang melakukan pelanggaran serta memainkan harga dan melakukan monopoli minyak goreng.

Demokrat Bongkar Upaya PDIP Jegal SBY Maju Pilpres 2009
Indonesia
Demokrat Bongkar Upaya PDIP Jegal SBY Maju Pilpres 2009

Demokrat membongkar upaya PDIP menjegal langkah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk kembali maju pada gelaran Pilpres 2009.

BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25 Persen
Indonesia
BI Naikkan Suku Bunga Acuan 50 Bps Jadi 5,25 Persen

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) pada November 2022 memutuskan untuk menaikkan suku bunga acuan sebesar 50 basis poin (bps) dari 4,75 persen menjadi 5,25 persen.

Kunjungan ke Medan, Anies Bakal Diterima secara Adat di Istana Maimun
Indonesia
Kunjungan ke Medan, Anies Bakal Diterima secara Adat di Istana Maimun

Anies Baswedan akan diterima secara adat Melayu saat kunjungan ke Istana Maimun.

Kemendagri Diminta Susun Aturan Teknis Penunjukan Penjabat Kepala Daerah
Indonesia
Kemendagri Diminta Susun Aturan Teknis Penunjukan Penjabat Kepala Daerah

"Pemerintah sebaiknya membuat turunan dari pertimbangan MK dalam bentuk peraturan tertulis secara formal agar proses penunjukkan ini bisa dilakukan secara transparan prinsip-prinsip demokrasinya bisa dikedepankan," ucap Saan di Jakarta, Selasa (24/5).

Sesi Retreat KTT ke-40 dan ke-41 ASEAN Bahas Kondisi Myanmar
Indonesia
Sesi Retreat KTT ke-40 dan ke-41 ASEAN Bahas Kondisi Myanmar

Diharapkan para pemimpin ASEAN dapat mengambil sikap dan langkah dalam merespons situasi di Myanmar terutama tidak adanya komitmen dari militer Myanmar.

Hari Ini, JPU akan Tanggapi Eksepsi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi
Indonesia
Hari Ini, JPU akan Tanggapi Eksepsi Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Hari ini, agenda tanggapan jaksa penuntut umum (JPU) atas nota keberataan (eksepsi) terdakwa Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi, Kamis.

Kaget Izinnya Dicabut Kemensos, ACT Klaim Selalu Kooperatif
Indonesia
Kaget Izinnya Dicabut Kemensos, ACT Klaim Selalu Kooperatif

Presiden ACT, Ibnu Khajar menyayangkan, keluarnya keputusan Mensos tentang Pencabutan Izin Yayasan ACT. Dia menegaskan pihaknya selalu berusaha bersikap kooperatif untuk membuka transparansi pengelolaan keuangan.

Menag Yaqut Harap Pers Jadi Pilar Moderasi dan Toleransi Beragama
Indonesia
Menag Yaqut Harap Pers Jadi Pilar Moderasi dan Toleransi Beragama

Yaqut menyatakan, kontribusi positif pers terhadap penguatan moderasi beragama sangatlah tinggi. Melalui pemberitaan yang jernih dan berperspektif luas, pers Indonesia mampu menempatkan sebagai pilar kekuatan bangsa.