Kembali Terjadi, Twitter Tandai Video Trump sebagai Manipulasi Media Twitter kembali menandai unggahan Trump. (Foto: The Verge)

TWITTER kembali menandai unggahan Presiden AS Donald Trump sebagai manipulasi media. Sebelumnya pada 7 Juni 2020, Twitter telah menghapus video penghormatan kepada mendiang George Floyd yang diunggah oleh akun kampanye Trump. Hal itu dilakukan karena telah menerima klaim pelanggaran hak cipta atas konten tersebut.

Melansir laman The Verge, Twiter menambahkan label ‘media yang dimanipulasi’ pada video yang diunggah di akun Twitter resmi Donald Trump, @realDonaldTrump pada Kamis (18/6). Video tersebut menampilkan penggalan seorang balita berlari di depan temannya dan memuat tulisan “bayi rasis itu mungkin pemilih Trump”.

Baca juga:

Kecerdasan Emosional Bisa Buat Kamu Dilirik Perusahaan

Video lengkap yang viral di media sosial pada 2019 itu menunjukkan seorang balita kulit hitam dan balita kulit putih berlari ke arah satu sama lain dan berpelukan. “Tweet ini telah diberi label sesuai dengan kebijakan media sintesis dan manipulasi kami untuk memberi orang lebih banyak konteks,” kata juru bicara Twitter Katie Rosborough.

Dalam versi yang dibagikan Trump ternyata telah diedit dengan musik yang tidak menyenangkan dengan tajuk palsu yang mengatakan “Balita yang ketakutan lari dari bayi rasis.” Video yang diunggah Trump ini adalah buatan akun @CarpeDonktum yang merupakan pendukung Trump dan kerap membagiakn meme dan video parodi untuk mendukung Trump. Bahkan, akun ini seringkali ditangguhkan oleh Twitter.

Menampilkan video hoaks. (Foto: ABC News)
Menampilkan video hoaks. (Foto: ABC News)

Video yang telah dicuit lebih dari 20,5 juta kali dan 220 ribu retweet itu kemudian menampilkan video asli yang menyimpulkan “Amerika bukan masalahnya. Berita palsu penyebabnya.”

Twitter memang sudah berada di bawah pengawasan ketat dari pemerintahan Trump. Ini adalah kali kedua Twitter menandai cuitan Trump dalam sebulan terakhir. Pada 28 Mei 2020, Twitter memberi label pada klaim tentang pemungutan suara menggunakan yang berpotensi menyesatkan dan menyebabkan pembalasan yang signifikan, termasuk perintah eksklusif dalam moderasi media sosial.

Dalam cuitan tersebut, Twitter memberikan label ‘Get the facts about mail-in ballots’. Jika diklik, label tersebut akan mengarah pada informasi dari pengecek fakta bahwa klaim ini tidak memiliki bukti apapun. (and)

Baca juga:

[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Dielu-elukan Warga Amerika saat Unjuk Rasa George Floyd

Twitter Bikin Layanan Berbayar?
Fun
Twitter Hadirkan Foto Utuh
Fun
Twitter Bikin Layanan Berbayar?
Fun
Twitter Hadirkan Foto Utuh
Fun
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Kemenkumham Bakal Buat Pusat Data Lagu dan Musik
ShowBiz
Kemenkumham Bakal Buat Pusat Data Lagu dan Musik

Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia RI berupaya untuk ....

Masih Bisa Langsing, 3 Langkah Sukses Diet untuk Usia 40 Tahun ke Atas
Hiburan & Gaya Hidup
Masih Bisa Langsing, 3 Langkah Sukses Diet untuk Usia 40 Tahun ke Atas

Meski lebih susah daripada ketika masih muda.

Hindari Eksploitasi, Robot Lumba-Lumba akan Hibur Manusia
Fun
Hindari Eksploitasi, Robot Lumba-Lumba akan Hibur Manusia

Lumba-lumba elektronik terbaru telah dirancang untuk berenang bersama manusia.

Jangan Jadi Mpok Minah, Pahami Rambu-Rambu Minta Maaf
Hiburan & Gaya Hidup
Jangan Jadi Mpok Minah, Pahami Rambu-Rambu Minta Maaf

Saking halusnya, sampai-sampai Mpok Minah jadi bahan eksploitasi si Emak.

Prediksi Para Ahli, 2030 Ada Obrolan Video Melalui Hologram
Fun
Prediksi Para Ahli, 2030 Ada Obrolan Video Melalui Hologram

Prediksi ini didasari dengan penelitian terhadap 2.000 orang Inggris.

Waspada Aplikasi Clubhouse Palsu untuk Android
Fun
Waspada Aplikasi Clubhouse Palsu untuk Android

Para pengguna Android sebaiknya tak asal mengunduh aplikasi, karena tengah banyak beredar aplikasi 'fake' Clubhouse untuk Android

Widget Baru Spotify Telah Tersedia di iOS 14
Fun
Widget Baru Spotify Telah Tersedia di iOS 14

iOS 14 membuat banyak pengembang aplikasi beradaptasi.

Pengguna Facebook Messenger Kini Bisa Gunakan Fitur 'Face ID'
Fun
Pengguna Facebook Messenger Kini Bisa Gunakan Fitur 'Face ID'

Berbalas pesan semakin aman dengan fitur 'Face ID'.

[HOAKS atau FAKTA]: Makan Buah saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker
Fun
[HOAKS atau FAKTA]: Makan Buah saat Perut Kosong Sembuhkan Kanker

Mari kita pastikan apakah buah benar-benar bisa menyembuhkan kanker.