Kembali ke Jakarta, Pemudik Bawa Barang Bawaan Unik dari Kampung Halamannya Pemudik. Foto: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf

MerahPutih.com - Para pemudik yang mulai kembali ke Jakarta pada H+2 Lebaran dengan sejumlah barang bawaan yang unik khas di daerah asal mereka.

Pantauan arus balik di terminal bus antarkota antarprovinsi Kampung Rambutan, Jakarta Timur, Jumat (7/6), rombongan keluarga membawa beragam barang yang tergolong unik dan tidak biasa dari kampung halaman mereka.

Berikut beberapa barang bawaan warga yang tergolong unik dari kampung halaman kembali ke Jakarta seperti dilansir Antara:

1. Beras

Warga asal Garut, Jawa Barat, Nurhuddin membawa sekarung beras dari kampung halamannya ke Jakarta, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)
Warga asal Garut, Jawa Barat, Nurhuddin membawa sekarung beras dari kampung halamannya ke Jakarta, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)

Meskipun sebenarnya sangat mudah didapatkan di Jakarta, sejumlah pemudik, salah satunya Nurhuddin, membawa sekarung beras dari kampung halamannya, Garut, Jawa Barat. Kata Nurhuddin, ibu dan ayahnya adalah petani, sehingga ia diminta membawa sekarung beras sebagai oleh-oleh dan ungkapan cinta kedua orang tuanya.

2. Alat memancing

Warga asal Cianjur, Jawa Barat, membawa alat pancing untuk memancing di kampung halamannya, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)
Warga asal Cianjur, Jawa Barat, membawa alat pancing untuk memancing di kampung halamannya, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)

Salah satu warga bernama Asep sengaja membawa alat pancing dari Jakarta untuk memancing di kampung halamannya Cianjur, Jawa Barat. Asep punya kerinduan memancing di kampung halaman, maka ia pun membawa serta alat pancingnya.

“Saya kerja di Jakarta sudah 30 tahun, saya rindu sekali suasana memancing di kampung (Cianjur), alamnya indah dan sejuk, sehingga saya bawa alat pancing ini,” katanya yang telah kembali ke Jakarta.

3. Kerupuk anclop

Nining, warga asal Banjaran, Bandung, Jawa Barat, membawa tiga bungkus kerupuk Anclop dari kampung halamannya ke Jakarta, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)
Nining, warga asal Banjaran, Bandung, Jawa Barat, membawa tiga bungkus kerupuk Anclop dari kampung halamannya ke Jakarta, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)

Nining, warga Jakarta asal Banjaran, Bandung, Jawa Barat ini membawa beberapa bungkus besar kerupuk yang disebutnya kerupuk anclop asli dari daerahnya.

Menurutnya, kerupuk ini sangat nikmat dan tidak pernah ia temukan di Jakarta, sehingga saat mudik ia tidak lupa membawa pulang kerupuk tersebut untuk disantap di Jakarta.

4. Pohon jeruk nipis

Warga asal Sumedang, Jawa Barat, Andri membawa pohon jeruk nipis dari kampung halamannya ke Jakarta, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)
Warga asal Sumedang, Jawa Barat, Andri membawa pohon jeruk nipis dari kampung halamannya ke Jakarta, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)

Seorang warga asal Sumedang, Jawa Barat, bernama Andri bercerita bahwa di kampungnya sang ibu sangat gemar menanam pohon jeruk nipis di halaman rumahnya, sehingga ia juga ingin menanam pohon tersebut di rumahnya di Jakarta.

“Untuk istri supaya enggak usah beli jeruk nipis lagi, terus supaya ingat ibu saja suka nanam jeruk di belakang rumah,” kata Andri.

5. Bihun mentah

Warga asal Serang, Banten, membawa satu kardus bihun mentah dari kampung halamannya, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)
Warga asal Serang, Banten, membawa satu kardus bihun mentah dari kampung halamannya, Jumat (7/6/2019). (ANTARA/Pamela Sakina)

Warga asal Serang, Banten, Titik, membawa satu kardus bihun mentah, menurutnya bihun ini adalah sisa dari acara keluarga di sana, karena banyak, ia berinisiatif untuk membawanya pulang dan diolah di rumahnya.

“Sayang ada sisa banyak sekali dari sana, lagian anak dan suami saya juga suka sekali bihun,” kata Titik. (*)

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Rizieq Shihab Jadi Penghuni Rutan Polda Metro Jaya
Indonesia
Rizieq Shihab Jadi Penghuni Rutan Polda Metro Jaya

Pimpinan Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab, resmi menjadi penghuni penjara Polda Metro Jaya setelah diperiksa lebih dari 12 jam

Rizieq Shihab Dituntut 10 Bulan Penjara Kasus Kerumunan Megamendung
Indonesia
Rizieq Shihab Dituntut 10 Bulan Penjara Kasus Kerumunan Megamendung

Rizieq Shihab yang menjadi terdakwa dalam kasus kerumunan di Megamendung, Puncak, Jawa Barat, dituntut 10 bulan penjara oleh Jaksa Penuntut Umum.

RS Rujukan COVID-19 Penuh, Pasien Dirawat di Halaman
Indonesia
RS Rujukan COVID-19 Penuh, Pasien Dirawat di Halaman

DKI pun sudah menambah fasilitas penanganan COVID-19 seiring bertambahnya pasien corona secara drastis.

Sejumlah Peserta Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq Dijadikan Tersangka
Indonesia
Sejumlah Peserta Aksi Tuntut Pembebasan Rizieq Dijadikan Tersangka

Beberapa orang peserta Aksi 1812 menjalani proses pidana setelah diamankan kepolisian.

DPR Gelar Rapat Paripurna Penetapan Komjen Listyo Jadi Kapolri Siang Ini
Indonesia
DPR Gelar Rapat Paripurna Penetapan Komjen Listyo Jadi Kapolri Siang Ini

DPR akan menggelar rapat paripurna tentang hasil fit and proper test terhadap calon Kapolri Komjen Listyo Sigit Prabowo.

UU Cipta Kerja Jadi Materi yang Disiapkan Anies dalam RPP Belajar Online
Indonesia
UU Cipta Kerja Jadi Materi yang Disiapkan Anies dalam RPP Belajar Online

"UU Cipta Kerja sebagai materi pembelajaran, makanya kita berikan bahan ajarnya, kalau tidak ada RPP justru guru akan kesulitan," ujar Anies

Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, Penyintas COVID-19 Bisa Donor  Per 14 Hari
Indonesia
Permintaan Plasma Konvalesen Meningkat, Penyintas COVID-19 Bisa Donor Per 14 Hari

Mengingat donor yang diambil berupa plasma, khusus donor konvalesen ini bisa dilakukan per dua minggu.

Anies Kembali Dapat Dukungan Maju di Pilpres 2024
Indonesia
Anies Kembali Dapat Dukungan Maju di Pilpres 2024

Dukungan kepada Anies Baswedan untuk maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 semakin menguat. Kini, sokongan itu diberikan oleh Komunitas Mileanies.

DPR Kritisi Penangkapan Jurnalis saat Meliput Aksi Demo UU Cipta Kerja
Indonesia
DPR Kritisi Penangkapan Jurnalis saat Meliput Aksi Demo UU Cipta Kerja

Kasus dugaan pengamanan terhadap beberapa peserta aksi jurnalis saat demo menolak UU Cipta Kerja menui polemik.

DKPP Berhentikan Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU RI
Indonesia
DKPP Berhentikan Arief Budiman dari Jabatan Ketua KPU RI

DKPP menjatuhkan sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan ketua kepada Arief Budiman selaku Ketua KPU.