Kembali Gelar OTT, KPK Tangkap Bupati Purbalingga Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah. (MP/Ponco)

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap kepala daerah. Kali ini tim penindakan lembaga antirasuah dikabarkan menangkap tangan Bupati Purbalingga Tasdi (T).

"Ada tim yang ditugaskan di Purbalingga, ada kepala daerah, pejabat daerah dan swasta," kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat dikonfirmasi lewat pesan singkat, Senin (4/6) malam.

Menurut Febri, dalam operasi senyap ini tim penindakan KPK mengamankan sekitar 4 orang. Selain itu KPK juga turut mengamankan sejumlah uang.

Ilustrasi OTT
Ilustrasi. (Pixabay)

"Tadi saya dapat infonya, sekitar empat orang diamankan di sana dan sejumlah uang," jelas Febri.

Meski demikian, belum diketahui pasti OTT terhadap Ketua DPC PDI Perjuangan Purbalingga periode 2015-2020 ini terkait kasus apa.

Keempat orang yang diciduk tersebut telah dibawa ke Polres Purbalingga untuk menjalani pemeriksaan awal.(Pon)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Direktur Gratifikasi KPK: Presiden Jokowi Paling Banyak Terima Gratifikasi

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
2 Anak Buah Anies Positif Corona, Gedung Blok G Balai Kota Disemprot Disinfektan
Indonesia
2 Anak Buah Anies Positif Corona, Gedung Blok G Balai Kota Disemprot Disinfektan

Penyemprotan disinfektan ini dilakukan menyusul ada 2 anak buah Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang berkantor di Blok G terpapar COVID-19.

Masyarakat Adat Terancam Kehilangan Hak Suara saat Pilkada Serentak
Indonesia
Masyarakat Adat Terancam Kehilangan Hak Suara saat Pilkada Serentak

Kesetaraan dalam hak pemilih saat Pilkada Serentak 2020 masih menjadi masalah.

Telkom Pastikan Karyawannya Meninggal, Diduga Terinfeksi Corona
Indonesia
Telkom Pastikan Karyawannya Meninggal, Diduga Terinfeksi Corona

Perusahaan akan lebih mengintensifkan upaya-upaya preventif

Aksi Terorisme di Indonesia Didominasi Lone Wolf, Ini Alasannya
Indonesia
Aksi Terorisme di Indonesia Didominasi Lone Wolf, Ini Alasannya

Pasca ISIS kalah dan kehilangan wilayahnya di Suriah pada awal tahun lalu, simpatisan yang ada di Indonesia mulai menggencarkan serangan di dalam negeri.

Konsep Kartu Prakerja Seperti Bagi-bagi Uang ke Perusahaan Digital
Indonesia
Konsep Kartu Prakerja Seperti Bagi-bagi Uang ke Perusahaan Digital

Dana pelatihan bisa langsung diberikan kepada rakyat

Mal dan Pasar Tradisional Mulai Dipadati Pengunjung, Pemkot Solo Sediakan Rapid Test
Indonesia
Mal dan Pasar Tradisional Mulai Dipadati Pengunjung, Pemkot Solo Sediakan Rapid Test

Rapid test dilakukan sebagai upaya pencegahan penularan COVID-19 di pusat perbelanjaan dan pasar tradisional.

Istana Ungkap Alasan Jokowi tak Pakai Masker Saat Ratas Bahas COVID-19
Indonesia
Istana Ungkap Alasan Jokowi tak Pakai Masker Saat Ratas Bahas COVID-19

Pada ratas tersebut, Kepala Negara terlihat tidak menggunakan masker.

Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Peninggalan Sri Sultan HB II
Indonesia
Keraton Yogyakarta Gelar Pameran Peninggalan Sri Sultan HB II

Meski telah lebih dari 20 dasawarsa, bentuk legitimasi Sultan kedua masih dapat disaksikan seperti bangunan benteng baluwarti, pesanggrahan Rejawinangun, Cendanasari, dan Gua Siluman, serta manuskrip pusaka.

3 Penumpang Positif COVID-19, Ini Langkah Ketat PT KCI
Indonesia
3 Penumpang Positif COVID-19, Ini Langkah Ketat PT KCI

"Kereta tidak akan diberangkatkan kembali hingga para pengguna mengikuti aturan kapasitas maksimum sejumlah 60 orang per kereta," kata Anne

Pesta Diskon Demi Selamatkan Produk Lokal UMKM
Indonesia
Pesta Diskon Demi Selamatkan Produk Lokal UMKM

Pesta diskon produk lokal UMKM ini, mulai digelar 16 Desember sampai 31 Desember 2020 di www.festivaldiskonnasional.com.