Kemarahan Kapolda Irjen Fadil Soal Anggotanya Tolak Laporan Korban Perampokan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran usai mengunjungi Iptu JM di RS Carolus Salemba, Jakarta Pusat, Senin (22/11/2021).(ANTARA/MENTARI DWI GAYATI)

MerahPutih.com - Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran tengah marah besar.

Kemarahan Fadil dipicu sikap mantan anggota SPKT Polsek Pulogadung Aipda RP yang tak berempati kepada korban perampokan berinisial MK (32).

Fadil menilai, perlakuan anggota SPKT Polsek Pulogadung tersebut menyakiti hati masyarakat.

Baca Juga:

Mabes Polri Tanggapi Viral #PercumaAdaPolri di Twitter

"Tadi malam kita dihebohkan lagi, karena ada anggota Polsek Pulogadung yang aneh-aneh. Masyarakat datang melapor bukannya dilayani tapi yang terjadi justru menyakiti hati masyarakat," ujar Fadil Imran dalam akun Instagram-nya, Selasa (14/12).

Fadil meminta agar RP segera disidang disiplin dan dipindah ke luar Polda Metro Jaya.

"Saya minta Provos segera sidang disiplin, tuntut dia untuk mutasi tour of area, keluar dari Polda Metro Jaya," tegas Fadil dengan mimik wajah serius dan nada tinggi.

Mantan Kapolda Jatim ini meminta Inspektorat Daerah (Irwasda) dan Kabid Propam turun melakukan pengawasan di SPKT.

Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) merupakan loket pelayanan pengaduan masyarakat.

"Saya minta Pak Irwasda, Propam, ini SPKT-SPKT ini tolong ditertibkan ini, para kapolres ini juga," kata Fadil dengan nada tinggi dan sedikit emosi.

Fadil Imran mewanti-wanti agar kejadian serupa tidak terulang.

"Saya sayang sama Anda (polisi), tapi kalau Anda tidak sayang sama dirimu sendiri, saya akan perlakukan Anda seperti itu," lanjutnya.

Baca Juga:

Kapolda Metro Jaya: Wartawan Sakit, Negara Ini Bahaya

Fadil juga meminta Propam menerapkan hukuman tour of area jika kejadian serupa terulang.

"Catat betul ini ya, ke depan jika ada anggota yang masih menodai kemurnian profesi, saya minta Kabid Propam (Kombes Bhirawa Braja Paksa) dan jajaran (untuk) tuntut dengan hukuman mutasi tour of area," tutur Fadil dengan jengkelnya.

Sebelumnya, curhat korban perampokan berinisial MK (32) viral di media sosial. Korban mendapat perlakuan kurang mengenakkan dari anggota Polsek Pulogadung saat melaporkan perampokan.

Oknum polisi tersebut tidak menunjukkan sikap empati ketika ia melaporkan soal perampokan.

RP juga disebut bernada tinggi ketika berbicara.

"Setelah itu, polisi tersebut justru ngomelin saya, 'Lagian ibu ngapain sih punya ATM banyak-banyak, kalau begini jadi repot. Apalagi banyak potongan biaya admin juga,' dengan nada bicara tinggi," sambungnya. (Knu)

Baca Juga:

Respons Polda Metro Soal Hoaks Empat Warga Terpapar COVID-19 Varian Omicron

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
98 Tenaga Kesehatan Diminta Bisa Tekan Angka Kematian Jamaah Haji
Indonesia
98 Tenaga Kesehatan Diminta Bisa Tekan Angka Kematian Jamaah Haji

Petugas haji itu akan mendampingi sekitar 100.051 jamaah di Tanah Suci. Jumlah ini separuh dari kuota haji sebelum COVID-19.

Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan Ibu Kota Baru
Indonesia
Pemerintah Tidak Bisa Gunakan Dana PEN untuk Pembiayaan Ibu Kota Baru

Pemindahan ibu kota negara (IKN) ke Kaltim tidak bisa menggunakan dana program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Bank Panin Bantah Lobi dan Suap Eks Pejabat Pajak
Indonesia
Bank Panin Bantah Lobi dan Suap Eks Pejabat Pajak

Veronika tidak pernah melakukan negosiasi dengan tim pemeriksa pajak pada Ditjen Pajak

Kasatpol PP Bunuh Pegawai Dishub, Polrestabes Makassar: Sudah Terencana
Indonesia
Kasatpol PP Bunuh Pegawai Dishub, Polrestabes Makassar: Sudah Terencana

Kepolisian berhasil mengungkap kasus pembunuhan Najamuddin Sewang (NS), pegawai Dinas Perhubungan atau Dishub Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Najamuddin tewas di tangan temannya sendiri, M Iqbal Asnan yang menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Makassar.

Luncurkan OSS, Jokowi: Mudahkan Pengusaha dan Hapus Calo
Indonesia
Luncurkan OSS, Jokowi: Mudahkan Pengusaha dan Hapus Calo

Presiden Jokowi meresmikan sistem Online Single Submission (OSS) Berbasis Risiko.

Korban Meninggal Akibat Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah Jadi 44 Orang
Indonesia
Korban Meninggal Akibat Kebakaran Lapas Tangerang Bertambah Jadi 44 Orang

Tiga orang napi yang dirawat di RSUD Tangerang itu sebelumnya menderita luka bakar bersama lima orang lainnya.

Polisi Tangkap Pengedar 20 kg Sabu Disimpan Dalam Sound System Mobil
Indonesia
Polisi Tangkap Pengedar 20 kg Sabu Disimpan Dalam Sound System Mobil

Aksi para bandar narkoba makin menjadi-jadi. Kali ini, sabu 20,9 kilogram bakal dikirim ke Jakarta dari Sumatera. Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Pusat menangkap lima kurir narkoba ditangkap dalam operasi tersebut.

Penerapan Pajak Digital Global Alami Jalan Buntu
Dunia
Penerapan Pajak Digital Global Alami Jalan Buntu

Saat ini, pemerintahan Biden dan Uni Eropa sedang berjuang untuk meloloskan undang-undang yang mengimplementasikan kesepakatan pajak minimum global

291 Kasus Baru COVID-19, Satgas Minta Prokes Jangan Sampai Dilalaikan
Indonesia
291 Kasus Baru COVID-19, Satgas Minta Prokes Jangan Sampai Dilalaikan

Terkini, Indonesia melaporkan 291 kasus baru virus corona pada Jumat (17/12).

Jadi Komut TransJakarta, Sudirman Said Punya Harta Rp 4,6 Miliar
Indonesia
Jadi Komut TransJakarta, Sudirman Said Punya Harta Rp 4,6 Miliar

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengangkat Sudirman Said sebagai Komisaris Utama PT Transportasi Jakarta (Komut TransJakarta).