Kemana Negara-Negara Kaya Arab Saat Pengungsi Suriah Menderita? heikhmohammed.co.ae

MerahPutih Internasional - Jika dilihat secara geografis Suriah dan Irak lebih dekat dengan negara-negara teluk alias negara-negara kaya Arab seperti Arab Saudi, Kuwait, Bahrain, Qatar, Oman dan Uni Emirat Arab, di banding Eropa, tapi mengapa sepertinya 'hati' negara-negara 'satu agama' itu justru tak terlalu terlihat saat saudara mereka dari Suriah dan Irak mencari tempat berlindung?

Seperti yang dilansir BBC, pemerintah negara-negara teluk mendapat ribuan kritik dari berbagai organisasi kemanusian soal hal ini.

Mereka lebih terlihat tak banyak bertindak secara eksplisit dan pasti prihal kebijakan untuk menampung para pengungsi, Jerman dan Swedia justru lebih nyata melakukan kebijakan politiknya dalam manangani masalah sosial internasional ini.

Menurut pengamat Timur Tengah dari The Middle East Insitute, Zuhairi Misrawi, salah satu alasan utama negara Arab tak membuka pintu mereka bagi pengungsi adalah konflik geopolitik yang terjadi di negara-negara Teluk sejak berabad-abad yang lalu.

"Di Timur Tengah, selalu ada konflik Sunni-Syiah. Ketika datang pengungsi dari Suriah yang mayoritas Syiah, negara-negara Arab, seperti Qatar, Mesir, Uni Emirat Arab, takut ada infiltrasi ideologi yang bergeser dari Syiah," ungkap Zuhairi seperti yang dilansir CNN.

Meski tak melakukan kebijakan politik secara eksplisit untuk menampung para pengungsi Suriah, Arab Saudi mengaku mempersilahkan warga Suriah untuk masuk kenegara mereka tanpa dokumen.

Kemudian Uni Emirat Arab mengaku telah menyumbang 530 juta USD dalam bentuk bantuan kemanusiaan kepada PBB untuk menangani pengungsi Suriah.

 

BACA JUGA:

Kejam, Wartawati Tendang Para Pengungsi Suriah

Beri Tanda Pada Imigran Suriah, Ceko Dianggap Meniru Nazi

Mantan Model Ini Selamatkan Imigran

Tolak Imigran di Negaranya, David Cameron Dikecam

 


Tags Artikel Ini

Ana Amalia