Keluhan Nyeri Kaki Jamaah Haji Indonesia Karena Kaki Datar Kaki nyeri salah satunya disebabkan karena kelainan yang disebut pes planus. (Foto: Pixabay/andreas160578)

UMAT muslim dari berbagai belahan dunia termasuk Indonesia yang cukup beruntung kini sedang menjalani ibadah haji. Dalam melakukan rangkaian ibadah haji, jemaah harus memiliki kondisi fisik yang prima. Salah satunya adalah kaki yang kuat. Hal tersebut karena berbagai rangkaian ibadah haji seperti tawaf, sa'i dan lain-lain harus dilakukan dengan berjalan puluhan kilometer.

Namun ternyata, dari ribuan jemaah asal Indonesia ditemukan fakta bahwa 20 persen dari mereka mengalami kelainan pes planus atau kaki bebek. Sesuai namanya, mereka yang memiliki kaki bebek memiliki permukaan telapak kaki mirip bebek, datar. Fakta tersebut diungkapkan oleh Direktur Rumah Sakit Haji, Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Sp. KFR (Spesialis Ilmu Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi).

Baca Juga: Makanan yang Berikan Kekuatan untuk Pertumbuhan Kaki Buah Hati

syarief hasan lutfie
Direktur Rumah Sakit Haji, Dr. dr. Syarief Hasan Lutfie, Sp. KFR, 20% jamaah haji Indonesia menderita kelainan pes planus. (Foto: MP/Iftinavia Pradinantia)


Sejak menjalani kariernya sebagai pegawai Kementerian Kesehatan di sub direktorat haji hingga menjabat sebagai Direktur Rumah Sakit Haji Pondok Gede, dokter Syarief melihat tingginya angka keluhan nyeri kaki pada jemaah haji. Setelah diteliti terungkap bahwa beberapa yang mengeluh sakit kaki memiliki anatomi telapak kaki yang datar.

"Berdasarkan penelitian yang saya lakukan dengan melibatkan 9 kloter jemaah haji atau setara 4500 orang ditemukan fakta bahwa 20% dari mereka memiliki kaki datar," jelasnya saat ditemui Rabu (14/8) di Menteng, Jakarta Pusat.

Dokter Syarief juga melihat bahwa jemaah dengan kaki datar tak seaktif jemaah dengan bentuk kaki normal. Itu terjadi karena kaki datar mempengaruhi kemampuan kaki untuk berjalan. "Ketika kaki melakukan toe off (gerakan mengungkit), pemilik kaki datar akan menggeser berat badan ke jempol kakinya sehingga kontraksi otot-otot tungkai akan bertambah," urainya. Akibatnya mereka cepat mengalami capek otot atau fatigue. Fatigue muscle sendiri biasanya ditimbulkan oleh gesekan dan gerakan yang berlebih.

Baca Juga: Perlukah Membersihkan Kaki Saat Mandi?

kaki
Pes planus masih dapat diatasi. (Foto: Pexels/Pixabay)

"Jadi kalau diperhatikan jemaah haji pemilik kaki datar kurang aktif. Kasihan mereka sering ketinggalan rombongan karena sedikit sedikit duduk," ucapnya.

Yang lebih menghawatirkannya lagi, keluhan tersebut tidak dilakukan upaya preventif yang maksimal. "Banyak hal yang bisa dilakukan sebagai upaya preventif bukan hanya kondisi klinis penyakitnya tetapi juga terkait dengan anatomi dan fisiologi calon jemaah tersebut. Anatomi itu termasuk anatomi kaki, anatomi tungkai," ucapnya.

Untuk mengurangi efek fatigue muscle, dokter Syarief menyarankan para jemaah dengan kaki datar menambahkan insole pada sepatu bagian dalam. "Sebelum berangkat pun bisa melatih kekuatan kaki dengan jinjit atau jalan santai," tukasnya. (avia)

Baca Juga: Pakai Kaus Kaki Basah Saat Tidur Bisa Sembuhkan 4 Penyakit Ini

Kredit : iftinavia


Paksi Suryo Raharjo

LAINNYA DARI MERAH PUTIH