Keluarga Jokowi Maju di Pilkada 2020, FPI: Jelas Itu Dinasti Politik, Enggak Ada Kata Lain Gibran Rakabuming Raka menyampaikan keterangan terkait spanduk dukungan yang muncul di Solo, Jawa Tengah, Senin (23/3). (MP/Ismail)

Merahputih.com - Juru Bicara Front Pembela Islam (FPI) Munarman mengkritik majunya dua keluarga Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Bobby Nasution di Pilkada serentak 2020. Ia menduga, Jokowi sedang membangun dinasti politik lewat keluarganya.

"Itu menunjukkan ada dinasti politik. Itu dinasti politik, jelas itu dinasti politik. Enggak ada kata lain itu," kata Munarman kepada wartawan, di Jakarta, Selasa (31/12).

Munarman menegaskan majunya Gibran dan Bobby itu merupakan upaya membangun dinasti politik, meskipun sudah dibantah oleh Jokowi yang menyebut hak warga negara untuk ikut dalam kontestasi lima tahunan itu.

Baca Juga:

Pengamat Nilai Warga Solo Ragukan Kualitas Gibran Lantaran Belum Berprestasi

Dia juga menyinggung sikap partai yang sempat berseberangan dengan pemerintah, kini berencana ikut mengusung anak dan mantu Jokowi itu.

Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution. (foto:Instagram/ayanggkahiyang)

Munarman menegaskan tidak akan lagi mendukung partai-partai yang mendukung dinasti politik Jokowi. "Ya, kami tinggalkan. Enggak ada urusan kami," ujarnya.

Munarman memandang PDIP sendiri sebenarnya punya jagoan di Pilwakot Solo sebelum Gibran masuk. Namun, tiba-tiba Gibran memutuskan maju.

Baca Juga:

Maju Pilwakot Solo, Gibran Tegaskan Tidak Butuh Diendorse Jokowi

Munarman menduga Gibran menggunakan kekuatan Jokowi agar dipilih oleh PDI Perjuangan.

"Kalau dia emang bukan dinasti politik, maka enggak boleh dong mestinya bay pass mekanisme parpol. Ini parpol juga bisa dikalahkan oleh power Bapak (Jokowi)," tuturnya. (Knu)



Angga Yudha Pratama

LAINNYA DARI MERAH PUTIH