Keluarga Bantah Kakek Legislator PDIP Arteria Dahlan Pendiri PKI Sumbar Anggota DPR yang juga politisi PDIP Arteria Dahlan. (Foto/Instagram @arteriadahlan)

MerahPutih.com - Keluarga besar Arteria Dahlan membantah kakek dari anggota DPR Fraksi PDI Perjuangan itu sebagai pendiri Partai Komunis Indonesia (PKI) di Sumatera Barat.

Penjelasan tersebut disampaikan adik dari ibu Arteria Dahlan, Auzal Halim yang juga Guru Besar Fakultas Farmasi Universitas Andalas Padang.

Penjelasan yang bersifat bantahan ini diberikan sehubungan dengan pernyataan wartawan senior Hasril Chaniago, pada sebuah acara diskusi televisi swasta di Jakarta (8/9).

Baca Juga:

Wakil Ketua KPK: Arteria Dahlan Bohong

Menurut Hasril Chaniago, kakek Arteria Dahlan yang bernama Bachtarudin adalah tokoh PKI yang ikut mendirikan partai tersebut di Sumatera Barat.

Auzal Halim menegaskan, tidak benar Arteria Dahlan mempunyai kakek bernama Bachtarudin. Menurut Auzul Halim, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu bernama H Wahab Syarif, seorang pedagang tekstil di Tanah Abang. Neneknya bernama Hj Lamsiar, ibu rumah tangga, dan melahirkan tujuh orang anak, dan salah satunya adalah ibu Arteria Dahlan bernama Hj Wasniar.

"Hj Wasniar adalah guru sekolah dasar perguruan Cikini dan kemudian menjadi guru tataboga di SMKN 30 Pakubuwono, Jakarta Selatan," kata Auzal dalam keterangan tertulisnya, Rabu (9/9).

Anggota Komisi III, Arteria Dahlan. (Foto/Instagram @arteriadahlan)
Anggota Komisi III Arteria Dahlan. (Foto:Instagram @arteriadahlan)

Sedangkan kakek Arteria Dahlan dari pihak bapak, bernama H Ahmad Dahlan bin H Ali, seorang pedagang di Sumatera Barat, dan istrinya bernama Hj Dahniar Yahya. Hj Dahniar Yahya yang biasa dipanggil Ibu Nian adalah seorang guru mengaji di Kukuban, Maninjau, sekaligus tokoh Masyumi.

Menurut Auzul Halim, Hj Dahniar Dahlan pernah ditahan oleh pemerintah Soekarno karena terlibat dengan pemberontakan PRRI.

“Jadi tidak benar kakek Arteria Dahlan adalah tokoh yang mendirikan partai PKI, karena tidak ada kakeknya yang bernama Bachtaruddin, seperti yang disebutkan Hasril Chaniago," ungkap Auzul Halim.

Salah seorang sepupu Arteria Dahlan, Harry Asmar, Ketua Dewan Pembina Ikatan Keluarga Maninjau membenarkan apa yang disampaikan Auzal Halim.

Menurut Harry Asmar, kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu yang bernama H Wahab Syarif dalah seorang pedagang Tanah Abang yang sukses.

Baca Juga:

Arteria Dahlan: Orang Minang Banyak Dibantu Taufiq Kiemas

H Wahab Syarif merantau ke Jakarta sekitar tahun 1950-an dan menjadi semacam tepatan dari perantau-perantau Sumatera Barat umumnya, dan Maninjau khususnya, yang ingin mengadu nasib di Jakarta.

"Jadi rumah kakek Arteria Dahlan dari pihak ibu ini adalah semacam tempat transit perantau yang baru datang di Jakarta, sebelum mereka mendapat rumah untuk tinggal”, ungkap Harry Asmar yang juga Perantau Ketua Dewan Pembina Salingka Danau Maninjau.

Menurut Harry Asmar, di Maninjau memang ada tokoh PKI yang bernama Bachtaruddin yang ikut mendirikan PKI di Sumatera Barat. Tetapi, itu pasti bukan kakek Arteri Dahlan.

Harry Asmar maupun Auzal Halim sangat menyesalkan pernyataan Hasril Chaniago yang kurang akurat dalam memberikan informasi sehingga sangat merugikan Arteria Dahlan secara pribadi dan PDIP secara umum. (Pon)

Baca Juga:

Jubir KPK: Tuduhan Arteria Dahlan Tidak Benar

Kredit : ponco


Zulfikar Sy

LAINNYA DARI MERAH PUTIH