Keluar Penjara, Ahmad Dhani Akui Masih 'Cek Ombak' Terkait Sikap Politiknya Politisi Gerindra Ahmad Dhani seusai keluar dari penjara Cipinang (Foto: ANTARA)

MerahPutih.Com - Politisi Gerindra yang juga musisi Ahmad Dhani resmi bebas dari penjara di LP Cipinang, Jakarta Timur.

Menurut Dhani, sikapnya kelak tergantung situasi dan kondisi perpolitikan di masa mendatang.

Baca Juga:

Ahmad Dhani Tetap Dukung Prabowo Jadi Presiden

Saya membaca geopolitiknya dulu," ujar Dhani kepada wartawam di kawasan Jakarta Selatan, Senin (30/12).

Dhani menuturkan, selama menjalani masa tahanan akibat kasus ujaran kebencian lewat cuitan di akun Twitter, dia selalu mendapat informasi terkait perkembangan politik nasional.

"Ya kan saya sering dikunjungi. Setiap dikunjungi saya selalu dapat info kan, Fadli mengunjungi saya dapat info gini-gini, jadi selalu update kalau ada yang mengunjungi," katanya.

Ahmad Dhani tegaskan sikap politiknya sebagai loyalis Prabowo
Ahmad Dhani sesaat setelah vonis pengadilan terkait kasus 'vlog idiot' (Foto: ANTARA)

Dhani mengatakan bahwa dirinya akan tetap berada di jalur politik dalam kehidupan selanjutnya pasca keluar dari penjara Cipinang, Jakarta Timur.

“Langkah ke depan, saya tetap di dunia politik,” kata Dhani.

Bahkan ia menyatakan siap menjadi loyalis Prabowo Subianto.

“Mendukung bapak Prabowo menjadi presiden di masa depan,” ujarnya.

Meskipun begitu, ia menyatakan tak ingin masuk ke dalam pemerintahan bersama dengan Prabowo Subianto saat ini yang sedang bertugas sebagai Menteri Pertahanan. Ia akan tetap berada di barisan oposisi pemerintahan Joko Widodo dan KH Maruf Amin.

“Saya akan timbul dan tenggelam bersama rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, menurut pengakuan Ahmad Dhani, relawan yang menjemputnya bukan merupakan massa bayaran, melainkan massa yang datang dari inisiatif diri sendiri.

"Artinya ini menepis beberapa orang yang selalu mencibir bahwa 212 itu dibiayai. Tadi tuh hampir 1.000 orang itu enggak dibiayai, itu biaya sendiri-sendiri," kata Dhani.

Pentolan Dewa 19 itu pun mengungkapkan, ada teman narapidananya yang menawarkan massa untuk penyambutannya.

Namun, ia pun menolak dengan alasan massa tersebut dibayar dengan temannya.

"Takutnya itu kan massa bayaran, justru saya tolak, bayaran enggak mau," ungkap Dhani.

Baca Juga:

Baru Keluar LP Cipinang, Ahmad Dhani Langsung Jalani Pidana Keduanya

Adapun pagi tadi, 30 Desember 2019, Dhani telah bebas dari Lapas Cipinang, Jakarta Timur setelah menjalani hukuman kurang lebih satu tahun atas kasus ujaran kebencian.

Pada kasus ini, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, menjatuhkan hukuman satu tahun enam bulan penjara pada 31 Januari 2019.

Setelah banding ke PT DKI Jakarta, hukumannya menyusut menjadi satu tahun. Dhani juga mendapatkan remisi satu bulan atas kasus ini.(Knu)

Baca Juga:

Para Pendukung Prabowo-Sandi Bakal Sambut Kebebasan Ahmad Dhani

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Pemkot Buka Tempat Ibadah, Umat Katolik Solo Tunggu Keputusan Keuskupan Agung Semarang
Indonesia
Pemkot Buka Tempat Ibadah, Umat Katolik Solo Tunggu Keputusan Keuskupan Agung Semarang

Umat Katolik Solo masih menunggu Keuskupan Agung Semarang (KAS) untuk bisa kembali beribadah di gereja.

Cegah Resiko Virus Corona, Bank DKI Imbau Warga Pakai Transaksi Non Tunai
Indonesia
Cegah Resiko Virus Corona, Bank DKI Imbau Warga Pakai Transaksi Non Tunai

uang tunai kuat menjadi sarang bakteri dan virus karena sering berpindah tangan

Hotel dan Balai Pemerintah di Yogyakarta Bakal Disulap Jadi Tempat Karantina
Indonesia
Hotel dan Balai Pemerintah di Yogyakarta Bakal Disulap Jadi Tempat Karantina

Sri Sultan Hamengkubuwono X menjelaskan tengah mempersiapkan dua gedung sebagai tempat karantina tahap awal.

Diskusi UGM Diteror, Pengamat: Kejahatan Demokrasi
Indonesia
Diskusi UGM Diteror, Pengamat: Kejahatan Demokrasi

pemerintah harus memastikan bahwa jaminan kebebasan berpendapat dan mengemukakan pikiran itu terlindungi dan terawat baik.

Ketua FPI Pastikan Rizieq Shihab Sudah Tahu soal Status Tersangka
Indonesia
Ketua FPI Pastikan Rizieq Shihab Sudah Tahu soal Status Tersangka

"Sudah (tau Rizieq sebagai tersangka)," ujar Ketua DPP Front Pembela Islam (FPI), Slamet Maarif

Di Jatim, Ketahuan Suhu Badan Tinggi Wajib Masuk Rumah Sakit Jiwa
Indonesia
Di Jatim, Ketahuan Suhu Badan Tinggi Wajib Masuk Rumah Sakit Jiwa

Penyebaran COVID-19 bisa ditekan semaksimal mungkin selama PSBB.

Warga DKI Diperingatkan Kembali dari Liburan sebelum Tanggal 1 November
Indonesia
Warga DKI Diperingatkan Kembali dari Liburan sebelum Tanggal 1 November

Dishub Provinsi DKI Jakarta memprediksi puncak arus balik liburan panjang akan terjadi pada Minggu 1 November 2020.

Mahfud MD Ingatkan Korupsi Tak Sebatas Rugikan Keuangan Negara
Indonesia
Mahfud MD Ingatkan Korupsi Tak Sebatas Rugikan Keuangan Negara

Kemenko Polhukam diberikan mandat melalui Perpres Nomor 87/2016 itu membentuk dan memimpin serta mengkoordinasi Satuan Tugas Saber pungli

Bahas Vaksin COVID-19, Erick dan Retno Terbang ke Tiongkok
Indonesia
Bahas Vaksin COVID-19, Erick dan Retno Terbang ke Tiongkok

Sejumlah hal yang menjadi target pemerintah dalam penguatan penanganan COVID-19 dibahas dalam pertemuan itu

Yuri Akui Banyak Kasus Positif Corona tak Terungkap ke Publik
Indonesia
Yuri Akui Banyak Kasus Positif Corona tak Terungkap ke Publik

"Kita menyadari sepenuhnya bahwa belum seluruhnya bisa kita temukan. Kemungkinan masih ada yang kasus positif belum teridentifikasi dan berada di tengah kita," kata Yurianto