Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Jumat, 23 Januari 2026
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun

Logo Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). (FOTO: ANTARANEWS/Anadolu/py) Ukuran text: 17

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Amerika Serikat (AS) resmi mengumumkan telah menyelesaikan proses pengunduran diri dari keanggotaan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

Alasannya, Pemerintahan Presiden Donald Trump menuding WHO salah urus pandemi COVID-19, gagal melakukan reformasi internal, serta rentan terhadap pengaruh politik sejumlah negara anggota.

Baca Juga:

Trump Mulai Pertimbangkan Ulang Putusan Amerika Serikat Keluar dari WHO

Keputusan AS mundur dari WHO ini berdasarkan Keputusan Presiden bernomor 14155. Langkah ini sesuai dengan janji kampanye Presiden Donald Trump.

Dalam pidato pertamanya usai dilantik 20 Januari 2025, Trump langsung memerintahkan AS keluar dari WHO. Dia juga mengumumkan pengunduran diri AS dari Kesepakatan Paris

AS Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun

Imbah dari kebijakan AS keluar dari WHO ini mengharuskan negeri Paman Sam itu untuk membayar badan kesehatan PBB itu sebesar US$ 260 juta (sekitar Rp 4,3 triliun) dalam bentuk biaya yang terutang tahun 2024 dan 2025.

Berdasarkan hukum AS, Gedung Putih harus mengeluarkan pemberitahuan satu tahun sebelum keluar dan membayar semua biaya yang belum diselesaikan dengan WHO.

Baca Juga:

WHO Akui AS Donor Tunggal Terbesar, Minta Trump Batalkan Putusan Keluar

Respons WHO

Atas tunggakan utang US$ 260 juta itu, WHO akan membahas sah atau tidaknya pengunduran diri AS dalam rapat organisasi pada Februari mendatang.

“Keluar dari WHO adalah kerugian bagi Amerika Serikat, dan itu adalah kerugian bagi seluruh dunia,” kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dilansir Antara, Jumat (23/1). (*)

#WHO #Amerika Serikat #Donald Trump
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Penampilan perdananya di hadapan media dan publik disorot tidak meyakinkan, menimbulkan kontroversi seputar keabsahan status advokatnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Sekretaris Pers Gedung Putih Katie Zacharia Mengundurkan Diri, cuma Bertahan Kurang dari Lima Hari
Dunia
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Saksi mata memberi tahu media lokal bahwa mereka melihat seorang pria terlempar dari wahana tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Oktober 2026
Insiden Rollercoaster di Amerika Serikat, 1 Orang Tewas
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Nidal Malik Hasan divonis bersalah karena telah membunuh 13 rekannya sesama tentara AS di sebuah pangkalan militer di Texas pada 2009.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
Eksekusi Tembak Mati Tentara AS Pembunuh 13 Rekannya Bakal di Siarkan Langsung
Indonesia
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
"Mereka juga telah melakukan PHK terhadap 6.000 pekerja Amerika dan menggantinya dengan 6.300 pekerja pemegang visa H-1B," kata Vance.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Oktober 2026
PHK 6.000 Warga AS, Karyawan Asing di Microsoft Ditolak Jadi Residen
Dunia
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Gubernur New York Kathy Hochul resmi menetapkan status darurat bencana akibat ledakan wabah campak hingga 4 November 2026. Simak peringatan penting ini!
Wisnu Cipto - Selasa, 06 Oktober 2026
Jangan Liburan ke New York Dulu, Gubernur Terbitkan Dekrit Darurat Campak Hingga 4 November
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Rektor Cornell University menggambarkan dugaan yang disampaikan perempuan tersebut, yang diidentifikasi sebagai Jane Doe, sebagai hal yang ‘sangat meresahkan’.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Rektor Cornell University Tegaskan Kampus Harus Berbenah setelah Kasus Pemerkosaan
Dunia
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Korban mengklaim ia dicekoki ketamin, dianiaya, dan diperkosa tujuh anggota fraternity Chi Phi.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Kasus Pemerkosaan Cornell University, Rektor Dukung Pemeriksaan Eksternal
Dunia
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Amerika Serikat (AS) dikabarkan tengah menyiapkan pengerahan tambahan pasukan dan pesawat militer ke Israel.
Yusuf Abdillah - Senin, 05 Oktober 2026
AS Siapkan Tambahan Pasukan dan Pesawat Militer ke Israel, Ada Apa?
Bagikan