Kelompok Bersenjata di Ethiopia Serang Bus Penumpang, 34 Orang Tewas Dokumentasi - Foto yang memperlihatkan sebuah jalan di Mekelle, daerah Tigray utara Ethiopia, pada Senin (10/12/2018). ANTARA FOTO/REUTERS/Maggie Fick/foc/cfo/am.

MerahPutih.com - Kelompok bersenjata di Ethiopia barat menewaskan sedikitnya 34 orang dalam serangan bus pada Sabtu (14/11) malam. Demikian menurut badan HAM nasional pada Minggu (15/11).

Serangan terjadi saat kekhawatiran ketidakamanan muncul di tengah kampanye militer di wilayah utara.

Komisi HAM Ethiopia mengatakan, jumlah korban tewas kemungkinan bertambah, setelah apa yang disebut serangan "mengerikan" terhadap bus penumpang di kawasan Benishangul-Gumuz.

Baca Juga:

ASEAN Diminta Tidak Terjebak Rivalitas Dua Kekuatan Dunia

Menurutnya, terdapat laporan serangan "serupa", dan masyarakat menyelamatkan diri dari kekerasan tersebut, di tempat lain di kawasan itu.

"Serangan terbaru itu merupakan penambahan suram dari korban jiwa yang kami tanggung secara kolektif," kata kepala Komisi HAM, Daniel Bekele, melalui pernyataan seperti dikutip Reuters.

Ilustrasi--peta negara Ethiopia (Antara/Istimewa)
Ilustrasi--peta negara Ethiopia (Antara/Istimewa)

Ia mendesak otoritas regional dan federal agar mengoordinasikan sebuah strategi untuk Benishangul-Gumuz terkait serangan "tiada akhir" di wilayah tersebut.

Baca Juga:

Ledakan Jeddah Lukai Empat Orang, Prancis Sebut Serangan Bom

Sejumlah pria bersenjata menewaskan 45 orang di kawasan yang sama pada September, menurut pemerintah Ethiopia.

Kekerasan itu terjadi di tengah perang 12 hari antara pemerintah Ethiopia dan kawasan Tigray di sebelah utara negara tersebut. Para pakar berpendapat bahwa konflik berpotensi memicu kelompok etnik lain untuk mengeksploitasi kekacauan guna mendorong otonomi yang lebih besar. (Knu)

Baca Juga:

Jelang Musim Dingin, Korban Tewas COVID-19 Eropa Capai 300.000

Penulis : Zulfikar Sy Zulfikar Sy
Kanal
LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Terungkap! Ini Provinsi Paling Banyak Selewengkan Dana Bansos COVID-19
Indonesia
Terungkap! Ini Provinsi Paling Banyak Selewengkan Dana Bansos COVID-19

Polri tidak menoleransi bentuk penyelewengan dana bansos COVID-19 dalam bentuk apapun

Bangun Museum Nabi di Reklamasi Ancol, DKI Jakarta Bantah Mainkan Isu Agama
Indonesia
Bangun Museum Nabi di Reklamasi Ancol, DKI Jakarta Bantah Mainkan Isu Agama

Reklamasi perluasan Ancol akan dijadikan salah satu taman rekreasi terbesar se-Asia Tenggara.

PN Jakarta Pusat Batalkan Rapat Sidang Pailit CNQC Mitra JO
Indonesia
PN Jakarta Pusat Batalkan Rapat Sidang Pailit CNQC Mitra JO

Rapat dalam persidangan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) CNQC Mitra Joint Operation yang sedianya digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (19/1), terpaksa dibatalkan.

Bank DKI Klaim Beri Relaksasi Debitur Terdampak Corona
Indonesia
Bank DKI Klaim Beri Relaksasi Debitur Terdampak Corona

Telaksasi yang diberikan kepada debitur di antaranya kredit mikro, kecil, dan konsumer.

Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19
Indonesia
Hari Ini, 6 Provinsi Laporkan Tidak Ada Kasus Baru COVID-19

Untuk jumlah spesimen, per hari ini, pemerintah memeriksa 23.947 dengan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) maupun Tes Cepat Molekuler.

Komnas HAM Temukan Fakta Baru Kasus Kematian 6 Laskar FPI
Indonesia
Komnas HAM Temukan Fakta Baru Kasus Kematian 6 Laskar FPI

Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung menuturkan, telah menemukan bukti baru sebagai titik terang investigasi kasus tewasnya 6 laskar FPI.

Melonjak Tajam, Pasien COVID-19 Bertambah 2.266
Indonesia
Melonjak Tajam, Pasien COVID-19 Bertambah 2.266

Kasus warga negara Indonesia (WNI) di luar negeri yang terpapar virus Corona (COVID-19) bertambah. Total hingga kini, ada 1.348 WNI yang positif COVID-19 di luar negeri.

Vaksin Akhiri Wabah Maut Hitam di Priangan Jabar
Indonesia
Vaksin Akhiri Wabah Maut Hitam di Priangan Jabar

Jauh sebelum pandemi COVID-19, sejumlah daerah di Indonesia pernah dilanda wabah sampar, penyakit yang dikenal juga dengan sebutan pes. Penyakit ini dipicu bakteri Yersinia pestis dari hewan pengerat seperti tikus.

Menhub Klaim New Normal Miliki Keuntungan Ekonomi dan Kesehatan
Indonesia
Menhub Klaim New Normal Miliki Keuntungan Ekonomi dan Kesehatan

Untuk itu, para pengguna dan penyelenggara/operator transportasi perlu beradaptasi dengan kebiasaan baru

KPK Korek 14 Pegawai Waskita Karya Terkait Korupsi Proyek Fiktif
Indonesia
KPK Korek 14 Pegawai Waskita Karya Terkait Korupsi Proyek Fiktif

Ke-14 saksi itu diperiksa untuk melengkapi berkas penyidikan tersangka mantan Kepala Divisi III/Sipil/II PT Waskita Karya yang juga mantan Dirut PT Jasa Marga Desi Arryani (DSA).