Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Januari 2026
Kelapa Gading hingga Koja Rawan Banjir, Pemprov DKI Fokus Benahi Kali Cakung Lama

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan normalisasi Kali Cakung Lama sebagai bagian dari upaya penanganan banjir di ibu kota.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, Kali Cakung Lama mengalami penyempitan signifikan yang menimbulkan bottleneck atau hambatan aliran air sebelum menuju laut. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap banjir di sejumlah wilayah, seperti Kelapa Gading, Sukapura, Cilincing, Pegangsaan Dua, hingga Koja.

“Saya baru saja meninjau dan mengecek langsung. Memang di Kali Cakung Lama ini terjadi bottleneck yang menjadi penyebab utama banjir di sejumlah wilayah,” kata Pramono di Jakarta, Jumat (23/1).

Berdasarkan data Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Kali Begog yang merupakan bagian dari Kali Cakung Lama mengalami penyempitan sehingga lebar efektif saluran hanya tersisa sekitar 2–3 meter, dari kondisi awal yang mencapai sekitar 20 meter.

Penyempitan tersebut diperparah oleh tingginya endapan sedimen serta okupasi bangunan di bantaran kali, yang menyebabkan pendangkalan dan berkurangnya daya tampung aliran, terutama saat debit air meningkat akibat hujan deras.

Kondisi ini dinilai sangat rentan memicu genangan hingga banjir di wilayah Kecamatan Cilincing (Semper Barat dan Semper Timur), Kelapa Gading (Pegangsaan Dua), serta Koja (Tugu Selatan).

Baca juga:

Pemprov DKI Tambah Durasi Operasi Modifikasi Cuaca, Dilakukan hingga 3 Kali Sehari

Melihat kondisi tersebut, Pramono menegaskan Pemprov DKI Jakarta akan melakukan penanganan terpadu melalui normalisasi Kali Cakung Lama. Saat ini, Suku Dinas SDA Jakarta Utara telah melakukan pengerukan sedimen serta penertiban bangunan di badan dan sempadan kali dari Segmen Sedayu hingga Simpang Lima Koja, yang akan dilanjutkan hingga kawasan Kampung Begog, Cilincing.

“Saya sudah memberikan persetujuan secara langsung untuk dilakukan normalisasi, kurang lebih sepanjang dua kilometer. Minggu depan akan segera kami rapatkan agar pelaksanaannya bisa segera berjalan,” ujar Pramono.

Selain normalisasi, Dinas SDA DKI Jakarta juga akan melakukan pembebasan lahan di kawasan Kampung Begog guna mengembalikan fungsi saluran air sesuai kapasitas rencana. Langkah ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir berulang di wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Cakung Lama.

Baca juga:

Banjir Meluas di Jakarta, 143 RT dan 16 Ruas Jalan Terendam

Berdasarkan peta sebaran genangan tahun 2020–2025, kawasan Pegangsaan Dua, Kelapa Gading, tercatat mengalami genangan hampir setiap tahun dengan ketinggian berkisar 15–40 sentimeter.

“Secara sistem DAS, wilayah genangan ini masuk ke dalam DAS Cakung Lama. Permasalahan utama antara lain tingginya endapan sedimen yang menyebabkan pendangkalan kali, serta penyempitan akibat okupasi warga dan banyaknya bangunan di bantaran kali,” jelas Pramono.

Selain penanganan di Kali Cakung Lama, Pemprov DKI Jakarta juga akan menambah jumlah pompa air serta melakukan normalisasi sungai strategis lainnya, seperti Kali Krukut dan Sungai Ciliwung, untuk memperkuat sistem pengendalian banjir di tengah potensi cuaca ekstrem yang masih berlanjut. (Asp)

#Banjir Jakarta #Pramono Anung #Cuaca Ekstrem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, merespons spanduk raksasa Greenpeace Indonesia di Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa (20/10).
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Pramono Buka Suara soal Spanduk Raksasa Greenpeace di Bundaran HI, Ingatkan Ketertiban
Indonesia
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Pemprov DKI menyiapkan dan mengaktifkan penyemprotan water must (kabut air) yang terpasang di 179 perangkat pada 145 gedung di berbagai lokasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
DKI Lakukan Pemantauan Real Time Hadapi Dampak Asap Karhutla Masuk Jakarta
Indonesia
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
31 rumah sakit yang dimiliki Pemda DKI, 44 Puskesmas, serta 292 Puskesmas Pembantu untuk disiagakan bagi warga yang membutuhkan pertolongan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Terpapar Asap Karhutla, Warga Non DKI Bisa Gunakan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Indonesia
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
BMKG ungkap penyebab cuaca panas ekstrem dan gerah di Jakarta dan Pulau Jawa yang tembus 37 derajat Celsius. Simak 4 faktor utama & tipsnya di sini!
Wisnu Cipto - Senin, 19 Oktober 2026
Sumuknya Jakarta dan Pulau Jawa Hari Ini Terjawab, 4 Faktor Combo Picu Suhu di Atas 37 Derajat Celsius!
Indonesia
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Dinkes DKI Jakarta telah diinstruksi untuk membantu penanganan warga yang mengeluhkan gangguan pernapasan akibat udara Jakarta yang tak baik.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ungkap Kualitas Udara Jakarta Buruk dalam 3 Hari
Indonesia
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Pemprov DKI masih berupaya menekan angka gini ratio di Jakarta yang sebesar 0,435. Angka ketimpangan ini masih menjadi 'pekerjaan rumah' bagi Jakarta untuk diselesaikan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Angka Kemiskinan Jakarta di Bawah 4 Persen, Tapi Ketimpangan Masih Jadi Masalah
Indonesia
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Pramono memiliki keinginan agar para peserta LPDP ala Jakarta tak hanya belajar mata kuliah yang umum tetapi juga belajar keterampilan yang dibutuhkan saat ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penerima Beasiswa LPDP Jakarta Bisa Kuliah di Kampus Top Dunia
Indonesia
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Para pencari kerja bisa memanfaatkan bursa kerja itu mendapatkan pekerjaan, meningkatkan keterampilan, hingga mengembangkan karier.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Gubernur Pramono Ajak Warga Manfaatkan Bursa Kerja Expo 2026, Ada Ribuan Lowongan Kerja
Indonesia
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Tarif Transjakarta bakal naik mulai 1 Januari 2027. Lalu, ada enam golongan masyarakat yang bisa naik gratis.
Soffi Amira - Rabu, 14 Oktober 2026
Tarif Transjakarta Naik Mulai Januari 2027, Pramono Belum Umumkan Besarannya
Bagikan