Kelalaian saat Tragedi Kanjuruhan, Pintu Keluar Tak Terbuka Penuh dan Tanpa Penjagaan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat konferensi pers terkait penetapan tersangka dalam peristiwa Kanjuruhan. (Foto: Dok Humas Polri)

MerahPutih.com - Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang terjadi diduga karena kelalaian dari panitia dan polisi yang bertugas.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan, panitia penyelenggara tidak menyiapkan rencana darurat untuk situasi khusus.

Sigit mengatakan, rencana darurat ini diatur dalam regulasi keselamatan dan keamanan PSSI tahun 2021. Namun, panitia tak mempersiapkannya.

Menurutnya, hal ini merupakan salah satu bentuk kelalaian.

Baca Juga:

Polisi Tersangka Kerusuhan Kanjuruhan Diduga Beri Perintah Tembakkan Gas Air Mata

"Sebagaimana diatur dalam pasal 8 regulasi keselamatan keamanan PSSI tahun 2021. Tentunya kelalaian tersebut menimbulkan pertanggungjawaban," tuturnya di Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10).

Ia juga menjelaskan soal kondisi para penonton laga Arema FC vs Persebaya yang kesulitan keluar dari Stadion Kanjuruhan.

Ternyata pintu stadion tidak terbuka sepenuhnya dan penjaga pintu tidak ada di tempat.

Dia menjelaskan bahwa penonton mengalami kendala saat hendak keluar dari stadion. Penonton panik keluar stadion saat gas air mata ditembakkan ke tribun.

"Penonton yang kemudian berusaha untuk keluar khususnya di pintu 3, 10, 11, 12, 13 dan 14 sedikit mengalami kendala. Karena ada aturan di tribun atau stadion ini ada 14 pintu," kata Sigit.

Bahwa pintu semestinya sudah dibuka lima menit sebelum pertandingan berakhir. Namun pintu tidak sepenuhnya terbuka.

Inilah yang menyebabkan banyak jatuh korban meninggal hingga mencapai 131 orang.

"Seharusnya, lima menit sebelum pertandingan berakhir, seluruh pintu tersebut dibuka. Namun saat itu, pintu dibuka namun tidak sepenuhnya. Hanya berukuran kurang 1,5 meter," ujarnya.

Baca Juga:

Jadi Tersangka Bersama Sejumlah Polisi, Dirut LIB Diduga Lalai saat Kerusuhan Kanjuruhan

Selain itu, para penjaga pintu stadion atau steward tidak berada di tempat. Hal ini melanggar regulasi keamanan PSSI.

"Berdasarkan pasal 21 regulasi keamanan PSSI, menyebutkan steward harusnya tetap berada di tempat selama penonton belum meninggalkan stadion," ungkapnya.

Sigit juga mengungkap ada besi melintang setinggi kurang lebih 5 cm yang dapat mengakibatkan penonton atau suporter menjadi terhambat pada saat harus melewati pintu tersebut.

"Apalagi kalau pintu tersebut dilewati oleh jumlah penonton dalam jumlah banyak," ucapnya.

Sehingga terjadi desak-desakan yang menyebabkan kemudian terjadi sumbatan di pintu-pintu tersebut hampir 20 menit.

Korban berjatuhan akibat sesak napas setelah menghirup gas air mata dan berdesakan.

Berdasarkan data, ada 131 orang yang tewas dalam tragedi Kanjuruhan, termasuk dua personel Polri.

"Dari situ lah kemudian banyak muncul korban yang mengalami patah tulang, trauma di kepala (thorax) dan sebagian besar yang meninggal mengalami afleksia," kata jenderal bintang empat itu.

Sebelumnya, polisi menetapkan enam tersangka dalam kasus kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, Malang, yang menewaskan ratusan jiwa. Tiga orang tersangka berasal dari kepolisian.

Mereka antara lain Kabagops Polres Malang Kompol Wahyu SS, anggota Brimob Polda Jawa Timur berinisial H, serta Kasat Samapta Polres Malang AKP BSA.

Sedangkan tiga tersangka lainnya adalah Direktur Utama PT LIB AHL, Ketua Panpel Arema FC AH, dan security officer Arema SS.

Para tersangka dari oknum Polisi dijerat Pasal 359 dan 360 KUHP. Sementara dari panpel ditambah pasal 103 jo 52 UU No 11 Tahun 2022.

Dalam kasus ini, tim investigasi telah memeriksa sebanyak 48 saksi.

Dari jumlah tersebut, 31 orang adalah anggota Polri. Sisanya adalah pengurus PSSI, PT LIB, hingga pihak Arema. (Knu)

Baca Juga:

Terinspirasi Tragedi Kanjuruhan, Iwan Fals Lahirkan Lagu Sarat Makna

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 1443 Hijriah Jatuh Pada 3 April
Indonesia
Peneliti BRIN Prediksi Awal Ramadan 1443 Hijriah Jatuh Pada 3 April

Dengan demikian, kata Thomas, bisa diperkirakan pada saat sidang isbat nanti itu akan memutuskan awal Ramadhan jatuh pada tanggal 3 April 2022.

Mahfud Sebut Kasus Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo Banyak Kejanggalan
Indonesia
Mahfud Sebut Kasus Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo Banyak Kejanggalan

Mahfud MD menyebutkan, kasus penembakan antaranggota propam di kediaman Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo tersebut banyak kejanggalan.

Waspada, Penambahan Kasus Harian COVID-19 Lebih dari Seribu Orang
Indonesia
Waspada, Penambahan Kasus Harian COVID-19 Lebih dari Seribu Orang

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan kasus baru positif harian bertambah 1.242 hari ini. Dengan penambahan hari ini, maka total kasus konfirmasi positif COVID-19 di Indonesia telah mencapai 6.063.251, sejak kasus pertama diumumkan pemerintah pada Maret 2020.

Lagi, Polisi Amankan Suporter Nekat Bawa Miras saat Piala Presiden
Indonesia
Lagi, Polisi Amankan Suporter Nekat Bawa Miras saat Piala Presiden

Anggota Polresta Surakarta Jawa Tengah mengamankan sedikitnya tiga suporter yang nekat membawa miras di area luar Stadion Manahan.

 PDIP dan Demokrat Punya Pemilih Loyal
Indonesia
PDIP dan Demokrat Punya Pemilih Loyal

Pemilih PDIP pada 2019 yang menyatakan akan kembali memilih PDIP sekarang sebanyak 73,9 persen. Lalu, terdapat 2,7 persen pemilih PDIP yang pindah ke Golkar.

Satgas COVID-19 Investigasi Sumber Penularan Kasus Omicron di Wisma Atlet
Indonesia
Satgas COVID-19 Investigasi Sumber Penularan Kasus Omicron di Wisma Atlet

Satuan Tugas COVID-19 melakukan investigasi terhadap sumber penularan mutasi virus varian Omicron.

Hujan Sedang dan Lebat Landa Berbagai Wilayah Sampai 15 Oktober
Indonesia
Hujan Sedang dan Lebat Landa Berbagai Wilayah Sampai 15 Oktober

BMKG memprediksi potensi curah hujan dengan intensitas sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di 34 provinsi kecuali Sumatra Barat dan Nusa Tenggara Timur.

RSU dr Soetomo Tidak Rawat Pasien Terpapar Omicron
Indonesia
RSU dr Soetomo Tidak Rawat Pasien Terpapar Omicron

Indonesia per tanggal 2 Januari 2022, sudah mencatatkan 152 kasus varian Omicron yang mayoritas berasal dari pelaku perjalanan luar negeri.

Kritik Desmond soal MA Sarang Koruptor Dinilai Berlebihan
Indonesia
Kritik Desmond soal MA Sarang Koruptor Dinilai Berlebihan

Kritik yang dilontarkan Wakil Ketua Komisi III DPR RI Desmond J Mahesa yang menyebut Mahkamah Agung (MA) sarang koruptor dinilai berlebihan. Kendati demikian, MA tidak berniat memproses Desmond secara hukum