Kekhawatiran Polisi Jika Ganjil Genap di Jakarta Kembali Diberlakukan Kendaraan melanggar aturan ganjil genap di kawasan jembatan layang Tomang, Jalan Letjen S Parman, Slipi, Jakarta Barat, Senin (10/8/2020). (ANTARA/Devi Nindy)

MerahPutih.com - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya membeberkan alasan belum memberlakukan sistem ganjil genap (gage) di Ibukota. Kebijakan ini diberlakukan karena penyebaran virus corona di Jakarta masih tinggi.

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar menerangkan, jika sistem ganjil genap diterapkan, maka masyarakat akan beralih kembali ke angkutan umum. Tentu saja akan ada penumpukan penumpang di angkutan umum

Baca Juga

Perilaku 3M di Jakarta Merosot Seiring Lonjakan Kasus Harian COVID-19

“Ada ganjil genap berarti otomatis ada penambahan masyarakat yang akan menggunakan angkutan umum,” kata Fahri saat dikonfirmasi wartawan, Senin (23/11).

Fahri menegaskan kepolisian berupaya mencegah klaster penyebaran COVID-19 di angkutan umum. Terlebih, ada peningkatan kasus positif 14,95 persen di DKI Jakarta dalam dua pekan ini.

“Makanya kami mengantisipai supaya tidak ada kasus penambahan positif lagi,” ungkap lulusan AKPOL tahun 2002 ini.

https://merahputih.com/media/e7/b8/04/e7b80426f47900de7a4de190f96220f3.jpg
Papan penanda kawasan ganjil-genap di Jalan Medan Merdeka Selatan yang mengarah ke Jalan Medan Merdeka Barat dan Jalan MH Thamrin, Senin (3/8/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

Disisi lain, kata Fahri, volume kendaraan di Ibukota juga berkurang. Ini dampak dari kebijakan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang membatasi aktivitas pekerja kantor dan pelajar selama masa PSBB ini.

“Karena kantor masih 50 persen dan anak sekolah masih libur, otomatis volume kendaraan berkurang dibandingkan kalau sebelum pandemi,” tutur Fahri.

Dirlantas Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya kembali belum memberlakukan sistem ganjil genap (gage) di Ibukota. Kebijakan ini buntut dari diperpanjangnya masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo menerangkan sistem gage ini belum diberlakukan pada Senin (23/11). (Knu)

Baca Juga

Kapolda Metro Jaya Tegaskan Masyarakat Jakarta Menantikan Pemimpin Tegas

LAINNYA DARI MERAH PUTIH
Sabu 1 Ton yang Diedarkan di Banten Berasal dari Timur Tengah
Indonesia
Sabu 1 Ton yang Diedarkan di Banten Berasal dari Timur Tengah

Komjen Listyo Sigit Prabowo membeberkan kronologi pengungkapan barang haram ini.

Update COVID-19 Sabtu (5/9): 190.665 Positif, 136.401 Sembuh
Indonesia
Update COVID-19 Sabtu (5/9): 190.665 Positif, 136.401 Sembuh

Wiku menyebut tren peningkatan besar dalam kasus konfirmasi baru itu cukup mengkhawatirkan

Panggung Upacara HUT Ke-75 RI Sudah Berdiri di Istana Presiden
Indonesia
Panggung Upacara HUT Ke-75 RI Sudah Berdiri di Istana Presiden

Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-75 berbeda dengan tahun sebelumnya karena masih masa pandemi COVID-19.

Pasien Positif COVID-19 di DKI Capai 440 Orang, 37 Meninggal Dunia
Indonesia
Pasien Positif COVID-19 di DKI Capai 440 Orang, 37 Meninggal Dunia

Data itu tercatat Rabu (25/3) sekitar pukul 12.00 WIB.

KPK Dapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK
Indonesia
KPK Dapat Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK

Ini adalah kerja keras dari seluruh pegawai KPK

Anggota DPRD DKI Diduga Terpapar Virus Corona Saat Kunker Luar Kota
Indonesia
Anggota DPRD DKI Diduga Terpapar Virus Corona Saat Kunker Luar Kota

Hal itu dibenarkan anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PDIP Gilbert Simanjuntak.

Aksi Heroik Bhabinkantibmas dan Babinsa Bantu Wanita Melahirkan di Semak-semak
Indonesia
Aksi Heroik Bhabinkantibmas dan Babinsa Bantu Wanita Melahirkan di Semak-semak

Hampur saja wanita itu memotong tali pusarnya menggunakan Carter berkarat

Optimisme Jokowi Tatap Ekonomi di 2021
Indonesia
Optimisme Jokowi Tatap Ekonomi di 2021

Pemerintah paling tidak mengalokasikan anggaran Rp356,5 untuk mendukung agenda Pemulihan Ekonomi Nasional, mulai dari bidang kesehatan hingga insentif usaha.

Ini Kata Kuasa Hukum Soal Langkah Rizieq Setelah Jadi Tersangka
Indonesia
Ini Kata Kuasa Hukum Soal Langkah Rizieq Setelah Jadi Tersangka

Imam Besar FPI Rizieq Shihab belum memutuskan terkait langkah yang akan ditempuh setelah penetapan tersangka dirinya.

Panglima TNI Terjunkan Pasukan Khusus ke Poso
Indonesia
Panglima TNI Terjunkan Pasukan Khusus ke Poso

Pasukan khusus TNI bakal diterjunkan ke Poso untuk mendukung operasi Polri pada Selasa (1/12) pagi.